![]() |
|
Mblusukan di jalur aktip dan yg tidak aktip - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Hobby (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=6) +--- Forum: Mblusukan (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=24) +--- Thread: Mblusukan di jalur aktip dan yg tidak aktip (/showthread.php?tid=3498) |
Mblusukan di jalur aktip dan yg tidak aktip - BAMBANG EKO - 23-01-2010 Salam Semboyan 35. Para RF,Cendekiawan , Begawan , dan Pemerhati persepuran di tanah air yg terhormat. Mohon dukungannya tread baru saya tentang mblusukan di jalur aktip tetapi membahas yang sudah tidak aktip Misalnya tentang Sepur belok yang pernah digunakan untuk bongkar-muat barang tapi sekarang sudah tidak di pakai lagi atau tentang pembalik wesel manual yang masih pakai bandul dll., mungkin agak menyimpang dari koridor tapi masih dalam jalur, atau bagaimana upaya kita untuk menghadirkan hasil liputan ke forum S 35 tercinta , bagaimana upaya serta mensiasati kesulitan medan yang harus ditempuh .yang berkaitan dengan kondisi alam ,cuaca dan alat bantu yg diperlukan . melalui forum ini mari kita bahas bersama , karena dengan kebersamaan ,pasti akan terasa lebih indah.
![]() Jalan setapak yang tertutup ilalang ini kalau malam tak ada yang berani lewat , karena ilalang dan rumput yang menjulur menyentuh kulit seakan tangan-tangan dari dunia lain yang menyapa dan mengajak bercanda ![]() Jalan setapak yang lembek , basah , licin dan becek adalah tantangan tersediri saat hunting di tempat yang jauh dari jalan raya. ![]() Sepeda Motor 2 Tax merek Suzuki " Bravo " sangat menjadi andalan juga menjadi teman setia dan alat bantu dalam meliput dan mencari sesuatu yang unik.
RE: MBLUSUKAN DI JALUR AKTIP YANG SUDAH TIDAK AKTIP - Semutsdt - 23-01-2010 Ini dimana kang bambang RE: MBLUSUKAN DI JALUR AKTIP YANG SUDAH TIDAK AKTIP - BAMBANG EKO - 23-01-2010 Semua foto di atas masih di petak Tambun - Cikarang tapi memang tempatnya sulit di jangkau karena tidak ada jalan aspal Cak . dan yang di bawah ini adalah " Asset " Kereta Api yang dibangun dengan biaya mahal tapi terbengkelai dan tidak difungsikan padahal umurnya belum tua-tua amat ![]() Jalur yang tertutup semak ini dulu berfungsi sebagai parkiran gerbong barang untuk bongkar-muat .Menurut cerita sih kadang untuk gerbong ternak dan kayu jati. ![]() Tampak pada gambar bentangan Rel ( Keknya R 42 ) yang sebenernya masih muda tertutup semen karena sudah tak difungsikan lagi oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang merupakan wajah Depan Stasiun KA Tambun di Bekasi RE: MBLUSUKAN DI JALUR AKTIP YANG SUDAH TIDAK AKTIP - BAMBANG EKO - 23-01-2010 Inilah medan yang sering ane lintasi saat mblusukan agar dapat "View " yang diinginkan , terkadang belok bin becek penuh dengan genangan air , maklum namanya juga musim hujan. ![]() Kiri dan kanan Rel KA terkadang hamparan sawah yang sangat luas dan tidak dapat ditempuh roda 4 karena memang ga ada akses ke sini ![]() Dan yang ini ada di areal Halte Cibitung tampak terlihat jalan setapak ke arah timur yang jarang dilewati namun saat bertemu dengan KA yang melintas ,hati serasa terhibur dan semangatpun tumbuh kembali. ![]() Saat mblusukan kadang 2 nemu persambungan dari 2 type rel yang berbeda type/ukuran misal R 42 disambung dengan R 33 seperti pada foto di bawah ini ,yang berda di jalur super aktip di area DI JNG ![]() Wesel Rel yang kondisinya sangat " Sepuh " yang dilalui lokomotip yang mau ngandang atau sekedar langsir keknya belum dianggarkan untuk perbaikannya.
RE: MBLUSUKAN DI JALUR AKTIP YANG SUDAH TIDAK AKTIP - bonbon - 23-01-2010 hhmmm...coba deh Stasiun kranji, kalo ngga salah dulu ada 4 jalur sepur, skrg cmn 2, msh ada sisa2 jembatan kecil RE: MBLUSUKAN DI JALUR AKTIP YANG SUDAH TIDAK AKTIP - Taufik GM-MarKA - 23-01-2010 Kalo yang gini saya pernah diceritain sama PJL d lintas Batutulis-Maseng itu ada tempat penyimpanan gerbong, di stasiun Batutulis ada spoor badug, dan stasiun Ciomas yang memiliki banyak jalur untuk sepur simpan, dll. tapi saya sendiri blom pernah mblusukan ke tempat yang saya beri tau tadi RE: MBLUSUKAN DI JALUR AKTIP YANG SUDAH TIDAK AKTIP - BAMBANG EKO - 23-01-2010 Betul Mas Bon bon en Mas Taufik GM .antara Jatinegara - Bekasi dulu memang ada stasiun yang jalurnya 4 yaitu ,Kranji , dan Klender ( sekarang hanya 2 jalur ) . Memang saat itu berfungsi untuk bongkar-muat barang terutama Kayu jati ( Klender ) serta ternak di Cipinang, juga untuk susul-menyusul KA di Kranji. KRD Bekasi -Jakarta sering disusul KA Jarak-jauh di Stasiun Klender. RE: MBLUSUKAN DI JALUR AKTIP YANG SUDAH TIDAK AKTIP - eko winarno - 23-01-2010 Kalau di perhatikan jalur yang tidak aktif itu sebagian masih ada rel R.42 kalau PT.KAI tidak memakai lagi jalur tersebut apa ndak sebaiknya rel diambil dan di pakai tempat lain atau kemungkinan masih akan diaktifkan lagi kedepannya, sayang material mahal2 dimubadirkan. dan gudang yang kelihatan itu sekarang berfungsi untuk apa kang? RE: MBLUSUKAN DI JALUR AKTIP YANG SUDAH TIDAK AKTIP - BAMBANG EKO - 23-01-2010 Padahal Asset tersebut dibangun dengan biaya yang tidak sedikit ya Mas , sayang memang R 42 kok banyak yang ga berfungsi, padahal di jawa-tengah , masih ada program penggantian rel dari type 25 / 33 menjadi R 42. misalnya di jalur Purwosari - Solo Kota - Wonogiri. RE: MBLUSUKAN DI JALUR AKTIP YANG SUDAH TIDAK AKTIP - eko winarno - 23-01-2010 Memang gitu keadaanya didaerah masih banyak yang menggunakan R.25/33 terutama di jalur emplasemen, langsir dan simpan yang pakai R.42/54 baru jalur utama, wah pemborosan namanya. OOT sedikit: Terusterang kalau naik kereta atau blusukan yang pertama tak perhatikan adalah jalurnya pakai rel ukuran berapa, disinilah keasikannya mas. |