Semboyan35 Indonesian Railfans
susunan tempat duduk 2+3 - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12)
+--- Thread: susunan tempat duduk 2+3 (/showthread.php?tid=7371)



susunan tempat duduk 2+3 - antonius_123 - 05-05-2012

Hallo semua mau tanyak ada yang tahu mulainya susunan tempat duduk yang seperti sekarang 2 gang 2 itu kapan. Sebab dulu tahun 50an susunannya 2 gang 3.
Salam


RE: susunan tempat duduk 2+3 - CC-201-23 - 05-05-2012

(05-05-2012, 04:14 PM)antonius_123 Wrote: Hallo semua mau tanyak ada yang tahu mulainya susunan tempat duduk yang seperti sekarang 2 gang 2 itu kapan. Sebab dulu tahun 50an susunannya 2 gang 3.
Salam

Susunan kursi 2-3 msh ada kok di K3,klo KA Komersial kursinya 2-2 demi kenayaman ajaTersenyuum


RE: susunan tempat duduk 2+3 - nurcahyoms - 09-05-2012

(05-05-2012, 04:14 PM)antonius_123 Wrote: Hallo semua mau tanyak ada yang tahu mulainya susunan tempat duduk yang seperti sekarang 2 gang 2 itu kapan. Sebab dulu tahun 50an susunannya 2 gang 3.
Salam

Yang tahun 50-an memang pakai susunan seat 2-3, waktu itu kodenya CL-95xx (mohon dikoreksi). Yang pasti, setelah penomoran bari tahun 1996, seri-nya berubah menjadi K3-542xx. Waktu itu tempat barangnya memanjang di pinggir seperti bentuk tempat barang sekarang.
Setelah model CW-9000 masuk dimulai dengan CW-90xx, selanjutnya CW-91xx, CW-92xx susunan seat menjadi 2-2 dengan tempat barang tepat diatas kursi. Kalau dilihat dari kode versi 1986, berarti mulainya susunan seat ini tahun 1964, karena tidak ada nomor kereta dengan kode tahun 56 sampai 63.
Pada tahun 1979 kita mengimpor kereta dari Nippon-Sharyo Jepang, kodenya CW-94xx. Mulailah tempat barang kembali memanjang di pinggir, dengan susunan seat tetap 2-2. Model ini berlanjut ketika datang CW-98xx Kinki-Sharyo.
Nah, pada tahun 1985 mulailah bangsa kita mampu memproduksi kereta penumpang sendiri dengan hadirnya CW-99xx produksi INKA. Dari sinilah tempat duduk dengan susunan 2-3 diaplikasikan kembali. Setahun kemudian kereta INKA ini diberi nomor baru K3-855xx.
Terjadi juga pertubahan lain.
Kalau sebelumnya bahan jok berupa anyaman rotan, maka saat itu diubah menjadi kulit sintetik warna hijau dengan busa tipis.
Nah, pada tahun 1993 PT INKA berkemampuan untuk melakukan retrofit terhadap kereta lama. Mulai saat itulah semua kereta dikonversi jadi bersusunan 2-3, dengan sandaran dari busa berlapis kulit sintetik sampai ke atas (tadinya bagian atas masih berupa triplex). Kereta seperti ini dulunya disebut "ekonomi plus".

Sekalian numpang tanya, maaf agak out of topic.
Kereta dengan kode CW-93xx, 96xx, dan 97xx kok tidak pernah saya lihat? Adakah rekan2 yang bisa menerangkan?

Salam kami
Nurcahyo
*******


RE: susunan tempat duduk 2+3 - januar ari - 09-05-2012

(09-05-2012, 10:13 AM)nurcahyoms Wrote:
(05-05-2012, 04:14 PM)antonius_123 Wrote: Hallo semua mau tanyak ada yang tahu mulainya susunan tempat duduk yang seperti sekarang 2 gang 2 itu kapan. Sebab dulu tahun 50an susunannya 2 gang 3.
Salam

Yang tahun 50-an memang pakai susunan seat 2-3, waktu itu kodenya CL-95xx (mohon dikoreksi). Yang pasti, setelah penomoran bari tahun 1996, seri-nya berubah menjadi K3-542xx. Waktu itu tempat barangnya memanjang di pinggir seperti bentuk tempat barang sekarang.
Setelah model CW-9000 masuk dimulai dengan CW-90xx, selanjutnya CW-91xx, CW-92xx susunan seat menjadi 2-2 dengan tempat barang tepat diatas kursi. Kalau dilihat dari kode versi 1986, berarti mulainya susunan seat ini tahun 1964, karena tidak ada nomor kereta dengan kode tahun 56 sampai 63.
Pada tahun 1979 kita mengimpor kereta dari Nippon-Sharyo Jepang, kodenya CW-94xx. Mulailah tempat barang kembali memanjang di pinggir, dengan susunan seat tetap 2-2. Model ini berlanjut ketika datang CW-98xx Kinki-Sharyo.
Nah, pada tahun 1985 mulailah bangsa kita mampu memproduksi kereta penumpang sendiri dengan hadirnya CW-99xx produksi INKA. Dari sinilah tempat duduk dengan susunan 2-3 diaplikasikan kembali. Setahun kemudian kereta INKA ini diberi nomor baru K3-855xx.
Terjadi juga pertubahan lain.
Kalau sebelumnya bahan jok berupa anyaman rotan, maka saat itu diubah menjadi kulit sintetik warna hijau dengan busa tipis.
Nah, pada tahun 1993 PT INKA berkemampuan untuk melakukan retrofit terhadap kereta lama. Mulai saat itulah semua kereta dikonversi jadi bersusunan 2-3, dengan sandaran dari busa berlapis kulit sintetik sampai ke atas (tadinya bagian atas masih berupa triplex). Kereta seperti ini dulunya disebut "ekonomi plus".

Sekalian numpang tanya, maaf agak out of topic.
Kereta dengan kode CW-93xx, 96xx, dan 97xx kok tidak pernah saya lihat? Adakah rekan2 yang bisa menerangkan?

Salam kami
Nurcahyo
*******

wah ilmu saya bertambah lagi tentang kereta api, klo menurut saya lebih lengkap lagi ada fotonya pas masih 2-3 dijajarin sama 2-2 Ngiler


RE: susunan tempat duduk 2+3 - Joe_cn - 09-05-2012

Yang saya tau Bima dulu pernah susunan kursinya 1+2, tapi ga pernah tau ada kereta yang 2+3.
Emang dulu kereta apa saja yang pernah kursinya 2+3?


RE: susunan tempat duduk 2+3 - antonius_123 - 09-05-2012

(09-05-2012, 12:34 PM)Joe_cn Wrote: Yang saya tau Bima dulu pernah susunan kursinya 1+2, tapi ga pernah tau ada kereta yang 2+3.
Emang dulu kereta apa saja yang pernah kursinya 2+3?
Kereta tahun 57an gak pakai nama. Di rangkaian jarak pendek cuman ada K3, yang jarak jauh K3 5 ato 6 gerbong dan 1 K2. Yang K3 susunannya 2+3 kurtienya tengahnya rotan. Yang K2 plastiek dan kadang2 pakai AC tapi tidak selalu. Lo Bima yang mana yang 1+2? Sesudah gerbong tidur dihapus?