Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Stasiun TEGAL +4M
Semua tanah yang berada didalam garis merah tersebut merupakan (tanah atau tanah + bangunan) masih aset PT.KAI.
Tetapi untuk tanah (dan bangunan) yang sekarang ini ditempati sebagai SMA Negeri 1 Kota Tegal dan tanah (beserta sebagian bangunan) yang sekarang ditempati SMP Negeri 1 Kota Tegal, tanah tersebut statusnya kini sudah dinasionalisasikan kepada pihak lain (Pemerintah Kota Tegal).

Tetapi untuk tanah yang sekarang ini ditempati sebagai Pasar Malam Tegal dan tanah yang kini dikenal sebagai Bundaran Taman Poci, sampai saat ini statusnya belum jelas oleh publik, entah tanah itu masih hak PT.KAI atau sudah (diserahkan) kepada Pemkot Tegal. Hal ini yang masih membuat publik bertanya-tanya.

Untuk beberapa bangunan tua yang berada didalam daerah yang bergaris merah tersebut statusnya akan direvitalisasi.

Untuk bangunan eks kantor (biro) Semarang-Cheribon Stoomtram (SCS) Maatschappij yang merupakan bekas kantor maskapai perkeretaapian pada era Hindia Belanda di Tegal pada saat itu, kedepannya akan difungsikan sebagai museum KAI.
Bangunan tua lain yang sekarang ini ditempati sebagai rumah dinas 'griya' KAI nantinya akan dikonservasi dengan tidak mengubah fungsi sebelumnya, sedangkan sebagian lahan yang ditempati sebagai lapangan bulutangkis PJKA serta lahan kosong disamping lapangan tersebut yang kini dijadikan lapak pedagang bunga dan beberapa usaha warung makan Warteg serta usaha warung internet. Nantinya kedepannya tempat tersebut akan dibangun kompleks apartemen.

HeranHeran

"Sumber Berita"
Stasiun Tegal awalnya mulai dibangun pada tahun 1885 difungsikan sebagai stasiun trem JSM (Java Spoorweg Maatschappij).

Kemudian pada tahun 1897, Stasiun Tegal dibeli oleh maskapai perkeretaapian SCS (Semarang-Cheribon Stoomtram Maatschappij) dan saat itu stasiun ini dilengkapi dengan atap besar yang berbahan kayu dengan mengatapi tiga sepur (jalur). Pada tahun 1918, sebagian dari bangunan direnovasi berdasarkan karya arsitek Henri Maclaine Pont (1885-1971), tetapi atap stasiun yang dibuat pada tahun 1897 tidak banyak berubah.

UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
Stasiun Tegal,  Bye Bye

[Spoiler=Didalam Emplasemen]
Langsiran persiapan rangkaian KA 191 Tegal Ekspress TG-PSE

[Image: WartegStasiunTegal_zps971d30cb.jpg][/Spoiler]

[Spoiler=Peron]

[Image: WartegStasiunKATegal_zps83387be3.jpg][/Spoiler]
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
Peristiwa Heroik Kereta Api Terakhir Tegal


Merdeka Ataoe Mati


Kota Tegal hampir jatuh ke tangan agresor Belanda. Ribuan warga Tegal bersama pejuang mengungsi dengan kereta api. Letnan Maksudi, yang diberi tugas mengawal pengungsian, memerintahkan agar kereta api yang sudah penuh penumpang itu segera berangkat mengingat gencarnya serangan Belanda. Inilah kereta api terakhir yang bisa dinaiki mereka dan akhirnya melahirkan aksi-aksi heroik  pada tanggal 26 Juli 1947. Dalam perjalanannya, kereta api ini dikejar dan ditembaki pesawat tempur Belanda. Di dekat stasiun Kesambi, kereta api terpaksa berhenti karena dihadang sepasukan tank Belanda. Wajah ketakutan tampak pada semua penumpang, seberapa berani pun orang itu. Maut menunggu di depan mata. Bagaimana upaya Letnan Maksudi dan kawan-kawan menyelamatkan pejuang dan warga sipil dari ancaman maut Belanda ?

Dengan membabi buta, tak perduli tangisan anak-anak dan jerit ketakutan wanita, tentara Belanda menembaki kereta. Letnan Maksudi, komandan pejuang yang ikut naik kereta, melarang membalas serangan tsb. “Banyak rakyat sipil di sini, kalau kita membalas serangan bisa-bisa peluru Belanda mengenai banyak penumpang,” dalihnya.  Yang aneh, tentara Belanda takut keluar dari tank (Belanda baru turun dari tank satu jam kemudian setelah benar-benar aman). “Ingat, jangan sampai Belanda menembaki kereta, Kasihan penumpangnya !”  perintah Letnan Maksudi.

Semua pejuang di dalam kereta api pasti ditangkap Belanda, lebih baik mereka meninggalkan kereta. Tapi bagaimana cara keluar dari kereta api yang dikepung tank-tank musuh ? Pejuang dibagi menjadi dua kelompok, ketika satu kelompok berusaha menarik perhatian Belanda (artinya, membiarkan dirinya ditembaki) maka kelompok lain lari, dan sebaliknya. Pejuang dari kesatuan ALRI meloncat keluar dari kereta dan berlari secepat kilat. Sayang, pasukan ALRI salah memilih arah lari. Mereka berlari menuju bukit padahal tempat yang tinggi itu mudah dilihat oleh tentara Belanda. Jadilah pelarian-pelarian itu sasaran empuk peluru senapan mesin Belanda. Banyak pejuang yang menjadi korban, namun pengorbanan mereka tidak sia-sia karena pada saat Belanda menembaki mereka, pejuang-pejuang dari kesatuan TRI lari dengan aman ke jurusan lain. Selanjutnya pemuda-pemuda ALRI bisa lari tanpa dtembaki karena sekarang Belanda  harus mengarahkan moncong senjatanya kepada pejuang TRI.

Berantem

Ada pepatah nyleneh : tempat yang berbahaya adalah tempat yang aman. Setidaknya hal ini dibuktikan oleh pejuang-pejuang dari kesatuan TRI (Tentara Republik Indonesia) yang dikepung tank Belanda. Ketika tank-tank Belanda sibuk memberondong pejuang-pejuang ALRI yang lari, puluhan anggota TRI keluar dari kereta api dan merangkak di bawah tank-tank tsb. Mereka merangkak sambil bersiap-siap menembakkan bedil bila ketahuan Belanda.  Mengetahui ada pejuang di dekat tank, Belanda menjadi panik : takut kalau-kalau pejuang itu memasukkan granat ke dalam tank, bisa habis tuh Belanda satu tank. (Belanda tidak tahu bahwa pejuang-pejuang TRI itu tidak membawa granat. Pejuang tidak membawa granat karena berbahaya membawanya di tengah-tengah ribuan penumpang kereta api yang berjubel). Terpaksa moncong senjata Belanda dialihkan dari pemuda ALRI dan kini diarahkan ke pasukan TRI. Hujan peluru dari senapan mesin Belanda mengarah ke tubuh para pejuang. Untung pada saat itu pejuang-pejuang kita sudah keluar dari kolong tank dan lari ke hutan jati. Pohon-pohon jati melindungi pejuang-pejuang TRI dari peluru musuh sehingga mereka selamat. Di dalam kereta api, Letnan Maksudi menarik nafas lega atas keberhasilan anak-anak buahnya lolos dari kepungan Belanda.

Tentara Belanda yang mengepung kereta api tidak berani turun dari tank, khawatir diserang pejuang. Belanda tidak tahu bahwa pejuang-pejuang kita yang sudah lolos tidak menyerangnya dengan alasan takut bila Belanda melampiaskan kekesalannya kepada warga sipil. Setelah memastikan keadaan benar-benar aman, tentara Belanda baru berani keluar dari dalam kendaraan lapis baja itu. Semua penumpang kereta diperiksa, yang dicurigai ditangkap. Letnan Maksudi termasuk salah satu yang ditangkap Belanda. Banyak yang menyesalkan mengapa Let. Maksudi tidak mau lari bersama anak buahnya. Let. Maksudi khawatir jika ia ikut lari maka Belanda melampiaskan kemarahannya kepada rakyat sipil. Demi menyelamatkan warga sipil tak berdosa, ia membiarkan dirinya ditangkap. Juga ia puas atas keberhasilan sejumlah besar pejuang lolos dari kereta api yang terkepung itu, meski banyak juga yang gugur.


Sumber tulisan : Achmad. 1986. Tegal Berjuang. Markas Cab. Legiun Veteran RI Kab/Kodya Tegal. 133 hal.
http://cerpen-pahlawan.blogspot.com/2013...akhir.html


S35
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
Stasiun Tegal


[Image: 28kuhe9.jpg]

[Spoiler=Masuk Depo]

[Image: muk60x.jpg]
[/Spoiler]
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
jadi kangen tegal   Sedih

(08-06-2010, 01:17 PM)sepur_lori Wrote: Foto TT dipo Tegal sewaktu masih beroperasi (bintangnya adl B 5212 sekarang berada di TMII)


[Image: 3972706997_baeb423f66.jpg]


[Image: 3972706891_0e72d6f9e7.jpg]

sumber: Indonesien #1 PJKA by WH Brutzer
dulu waktu saya masih kecil,pernah bermain di lok b52 milik dipo tegal

tapi sayangnya sudah jadi bangkai   Sedih

sekitar taun 2000an

(20-03-2015, 03:25 AM)Warteg Wrote: Stasiun Tegal


[Image: 28kuhe9.jpg]

[Spoiler=Masuk Depo]

[Image: muk60x.jpg]
[/Spoiler]

CC 206 mau ke arah rumah saya tuh mas Ngakak
Reply
^^ ...
Rumahnya dekat Depo Loko Tegal ya ? Bingung
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)