18-05-2010, 02:56 PM
Dari Yahoo ....
Quote:Ngawi (ANTARA) - Lintasan kereta api (KA) di jalur selatan pada kilometer 206 antara Stasiun Walikukun dan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ambles hingga sekitar 30 centimeter (cm).
Wakil Kepala PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasional (Daop) VII Madiun, Nur Amin, Selasa, mengatakan amblesnya lintasan KA itu terjadi sejak Minggu (16/5), dan hingga sekarang masih terus diperbaiki.
"Lintasan rel ambles itu diduga karena tergerus air hujan yang turun deras sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, tanah labil dan menyebabkan lintasan menjadi ambles," paparnya.
Menurut dia, perbaikan akibat amblesnya lintasan rel itu membuat jalur selatan KA mengalami gangguan, karena saat kereta melintasi kawasan rel yang ambles itu harus bergerak pelan dengan kecepatan lima kilometer per jam saja.
"Lintasan Walikukun-Kedunggalar, Ngawi merupakan lintasan utama jalur kereta api selatan. Tidak dipungkiri, keadaan rel yang ambles ini akan membuat jalur kereta api selatan terganggu," ucapnya.
Laju kereta yang hanya lima kilometer per jam tersebut, lanjut dia, untuk menghindari kecelakaan kereta api, karena kondisi lintasan yang masih sangat berbahaya dan rawan anjlok.
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VII Madiun hingga kini terus berupaya melakukan perbaikan dengan memperkuat lintasan, termasuk memberikan penahan pada sisi kanan dan kiri lintasan yang nyaris longsor.
Sementara itu, Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VII Madiun, Hariyono Wirotomo, mengatakan perbaikan diperkirakan masih akan berlangsung hingga satu pekan mendatang.
"Hal ini mengingat di lokasi yang ambles itu harus terus dipantau dan dilakukan pemadatan setiap hari hingga betul-betul normal kembali," tuturnya.
Menurut dia, amblesnya rel itu diketahui berdasarkan laporan sejumlah masinis yang melintasi jalur tersebut. Saat dicek ke lapangan memang kondisi lintasan rel di wilayah tersebut telah ambles sekitar 30 centimeter.
Kini, wilayah tersebut, akan terus dipantau selama 24 jam dengan terus menyiagakan petugas di lokasi, hingga kondisi lintasan kembali normal.
PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops VII Madiun mencatat lintasan yang rawan ambles, longsor, dan banjir di musim hujan, di antaranya di wilayah jalur Walikukun-Kedunggalar, Ngawi, hingga Saradan, Kabupaten Madiun sepanjang delapan kilometer. Di wilayah Wilangan-Bagor juga ada sepanjang satu kilometer.
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL





lagian kereta yang tertahan di wilayah daop 7 juga banyak, yaitu : brantas, GBMS, Kahuripan, Sancaka, Bangunkarta, Sritanjung, Mutsel, Senja KD, Bima....hehehe
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)