Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
kekuatan watt loco
#1
KRL Eco 
maaf klo sebelumnya sudah pernah dibahas sebelumnya, sekedar tanya saja kekuatan watt untuk sebuah loco yang menyala brapa ya ? Lok Merah Biru[/font]
Reply
#2
Maksudnya?
Lokomotif Uap, Hidrolik, Elektrik, Listrik?
Gimana nih pertanyaannya?

Alangkah lebih baik jika pertanyaannya lebih jelas dan spesifik lagi.

Trims.

[Image: spammingsj0.gif]
Reply
#3
ups maaf mas loko uap sama hidrolik maksud ane.... makasi maaf
Reply
#4
750 watt ~= 1HP
jadi konversi dari HP ke kilo watt (kW) :
P (kW) = 0.75 x HP

kira2 CC201 2000 HP = 1500 kW = 1.5 MW
CMIIW Xie Xie
visit my blog


Obsesi: Menghapuskan 'Api' dari 'Kereta Api' Playboy

RF kikansha_otaku, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
#5
1 pk = 0,73 kW
Reply
#6
(05-09-2011, 04:40 PM)januar ari Wrote: ups maaf mas loko uap sama hidrolik maksud ane.... makasi maaf

saya mau jawab yang lok uap.

Quote:lok wap umumnya tidak pernah (atau jarang) disebutkan berapa HP dayanya. melainkan berapa gaya tariknya (tractive effort). why?

karena karakteristik lok wap yang mengeluarkan gaya tarik yang konstan (constant force machine). berbeda dengan lok disel elektrik yang merupakan constant HP machine. so?

kalau lok wap, semakin besar kecepatannya, maka dayanya (HP) juga terus bertambah (rumus P=Fv). sampai batas kecepatan tertentu dia tidak bisa bertambah lagi. mulai kecepatan kritis ini, daya lok wap menjadi konstan atau sama dengan lok de.

sehingga jika kita bertanya, berapa hp daya lok wap itu? tergantung pada kecepatan berapa? kalau masih dibawah kecepatan kritisnya, maka dayanya bervariasi sesuai kecepatan (ingat rumus P=Fv, dengan F sebagai konstanta). baru pada kecepatan kritis ke atas, daya nya menjadi maksimal dan konstan. v kritis, hp maks, tergantung jenis lok nya.

ini sangat berbeda dengan lok de, mau kecepatan berapapun dayanya tetap sama. sehingga sesuai rumus F=P/v, dengan P sebagai konstanta, pada kecepatan rendah, tractive effort (F) dari lok de adalah yang paling maksimal.

pengaruhnya? untuk kecepatan rendah (awalan start atau medan bergunung), lok de punya kinerja yang bagus karena tarikannya bisa maksimal (dengan HP tetap), sementara lok wap pasti kedodoran karena F nya tidak bisa berubah, dengan v kecil, dayanya ikut mengecil.

cmiiw...

"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#7
Power Lok Uap ya Power maximum itu. Semua mesin, diesel, conbustion dan Uap power tergantung kecepatan. Tapi yang dimaksud kecepatan bukan kecepatan lok tetapi kecepatan putaran mesin. Diesel Hydraulic dan diesel eletrik, kecepatan putaran mesin tidak ada hubungan langsung dengan kecepatan jalannya lok. Di Lok uap kecepatan lok langsung berhubungan dengan kecepatan putaran mesin karena roda lok sebenarnya sama dengan crankshaft di mesin diesel. Dari cylinder uap langsung piston dihubungkan dengan tangkai ke roda. Di mesin diesel, piston dihubungkan dengan Crankshaft.

Yang menentukan power lok uap adalah kesanggupan boiler untuk memproduktie uap dengan tekanan maximum. Semakin kecepatan naik, kebutuhan uap meningkat. suatu saat kebutuhan uap lebih besar dari produktie boiler dan tekanan akan turun. Power turun dan lok tidak bisa lebih cepat lagi.

Union Pasific pernah punya kakaknya Big Boy dengan susunan roda 1-D-D-D-2. Jadi 3 x D dengan 6 mesin. Tetapi boiler sama yang Big boy punya ( D ketiga dibawah tender). Akibatnnya daya tarik lebih besar dari Big Boy dengan susunan roda 2-D-D-2 dan 4 mesin tetapi top speed kira2 sama karena Boiler tidak bisa memproduktie lebih banyak uap yang dibutuhkan 6 mesin itu.

salam
Reply
#8
umm....

Quote:karena karakteristik lok wap yang mengeluarkan gaya tarik yang konstan (constant force machine). berbeda dengan lok disel elektrik yang merupakan constant HP machine. so?

kalau lok wap, semakin besar kecepatannya, maka dayanya (HP) juga terus bertambah (rumus P=Fv). sampai batas kecepatan tertentu dia tidak bisa bertambah lagi. mulai kecepatan kritis ini, daya lok wap menjadi konstan atau sama dengan lok de.


(09-10-2011, 12:52 AM)antonius_123 Wrote: Power Lok Uap ya Power maximum itu. Semua mesin, diesel, conbustion dan Uap power tergantung kecepatan. Tapi yang dimaksud kecepatan bukan kecepatan lok tetapi kecepatan putaran mesin. Diesel Hydraulic dan diesel eletrik, kecepatan putaran mesin tidak ada hubungan langsung dengan kecepatan jalannya lok. Di Lok uap kecepatan lok langsung berhubungan dengan kecepatan putaran mesin karena roda lok sebenarnya sama dengan crankshaft di mesin diesel. Dari cylinder uap langsung piston dihubungkan dengan tangkai ke roda. Di mesin diesel, piston dihubungkan dengan Crankshaft.
...

dari dua jawaban di atas, lok DE/DH bisa punya keluaran HP konstan karena roda dan mesin tidak terhubung langsung secara mekanis kah, sehingga putaran mesin bisa dipertahankan di kecepatan putar optimum berapapun kecepatan lokomotif sebenarnya? Bingung

trus gimana donk dengan lok diesel mekanik? mereka punya fluid-coupling tapi sy gak terlalu paham pengaruhnya, apakah dengan fluid-coupling itu mesin dan roda jadi terpisah secara mekanis (kecepatan putaran mesin bisa beda dengan kecepatan putaran roda) atau masih tetap terpengaruh
visit my blog


Obsesi: Menghapuskan 'Api' dari 'Kereta Api' Playboy

RF kikansha_otaku, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
#9
Pertanyaan pertama, , ya, diesel hydraulic dan elektrik, putaran mesin bisa dimaintain di putaran dimana HP terbesar. Mesin diesel, lihat aja mobil, HPnya terbesar pada putaran ato RPM mesin tertentu.
Maintain RPM ini pada dasarnya lebih bisa dilaksanakan die Diesel elektrik karena bisa diatur dengan computer. Kalau ndak salah serci CC204 diatur dengan computer. Yang tua sebelum ada computer hubungan kumparan stator dan kumparan rotor harus diatur masinis, rumit (kecepatan rendah, paralel, kecepatan tinggi, serie dll). Hasilnya tidak selalu optimal. Dengan computer semua automatik.

Hampir semua lok diesel didunia, elektrik. Hydraulic hampir ndak dipakai lagi.

Diesel yang mechanis, sama dengan mobil automatic. Mereka pakai koppeling fluid pengganti Koppeling(karena koppeling seperti di mobil untuk power besar jadi terlalu besar dan nginjeknya terlalu berat), ini hanya memungkinkan perbedaan putaran sedikit saja dan pakai bak versnelling juga. Ada yang manual ada yang automatic.

Salam
[Image: overstappen.png]
Kalau menurut bapak pakai power converter gitu hubungan mechanik ke Boogie gimana? Apa ada drive shaft ke Bougie? Kalau Boogienya belok gimana?

Lok diesel yang kecil ndak ada boogie, roda penggerak langsung di Frame tanpa boogie dan dihubungkan langsung ke mesin dengan tangkai mirip lok uap.- Coba lihat diesel kecil yang untuk langsir.

Kalau system yang dengan pompa tekanan tinggi hanya perlu selang flexibel ke boogie dan die Boogie ada Hydraulic motor. Jadi mirip Elektrik hanya yang elektrik bukan selang tetapi kabel listrik tebel.

Salam.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)