31-10-2011, 07:24 PM
Bener sekali... Manusia bukan buta huruf sepenuhnya... apalagi buta perilaku disiplin dalam berlalu lintas... Kita memegang kemudi, sudah berarti harus siap selalu mematuhi peraturan minimal di jalan raya. Kita duduk di bangku dan tangan dilipet di atas meja belajar berarti siap menerima peraturan dari guru - guru di sekolah dan pr dosen di kampus. Kita keluar rumah sudah harus menanggung resiko minimal jadi target kejahatan dg berbagai modus. Dalam hal ini, rambu2 STOP dan AWAS KERETA API SATU JALUR atau pun juga DUA JALUR sudah jelas terpampang di banyak kota besar. Kenapa selalu kita indahkan? Apa karena si KA jaranmg sekali lewat? Apa karena memang sudah tau jam brapa aja KA bakal melintas? Gimana kalau terjadi keterlambatan dan rangkaian KA gak biasanya melintas tiba2 melintas??? Sekalipun itu jalurnya Bumi Geulis misalnya...

