Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Peralatan LOCOTROL
#1
Katanya lokomotif di Indonesia sudah punya alat ini. Pernah dipakai dinas nggak y, paling nggak buat narik babaranjang di Divre 3..? Bingung



Numpang share dikit hasil baca-baca di Wikipedia Xie Xie

Locotrol sederhananya adalah semacam remote control untuk lokomotif, dengan alat ini lokomotif (dalam satu set kereta) bisa dikendalikan dari jarak jauh tanpa kabel MU. Jadi walaupun letak lokomotif terpisah, misal, di ujung depan dan belakang kereta, masih bisa dikendalikan serentak oleh masinis lok paling depan (lead unit).

Locotrol dipakai untuk kereta dengan 'distributed power', dengan lokomotif tidak hanya berada di ujung depan kereta, tapi juga di ujung belakang dan bahkan di tengah rangkaian kereta. Stanformasi seperti ini berguna jika kereta sangat panjang: karena tenaga pendorong tidak hanya dari depan, tekanan di coupler (drawbar pull) bisa diperkecil. Pada operasinya, untuk tiap consist (sekelompok lokomotif yang bersebelahan) cukup satu lok yang dioperasikan dengan locotrol (active unit), sementara lok-lok lain cukup disambung dengan kabel MU.

Nah, ternyata locotrol bisa lebih dari sekedar remote control lok. Beberapa consist bisa diberi setting throttle/rem yang berbeda, tergantung tenaga atau pengereman yang dibutuhkan, caranya dengan membagi keseluruhan consist yang ada ke dalam satu dari lima kelompok: lead, remote-forward, remote-intermediate, remote-rear, remote-trail (locotrol tipe lama hanya punya dua kelompok: front dan back). Tiap kelompok ini bisa dikendalikan secara independen, misalnya kelompok lead di notch 5, kelompok remote-trail mengerem, dan kelompok lainnya ikut mendorong dengan keluaran tenaga 50% (CMIIW).

Sumber:
http://en.wikipedia.org/wiki/Distributed_power
http://en.wikipedia.org/wiki/Locotrol

Mungkin ada yang mau menambahkan, atau mengkoreksi jika ada penjelasan yang salah Xie Xie
visit my blog


Obsesi: Menghapuskan 'Api' dari 'Kereta Api' Playboy

RF kikansha_otaku, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
#2
kalau loknya bisa dikendali lewat kabel pasti juga bisa dengan lewat radio cuman tambah kotak radio. Kabel yang semestinya dari lok kendali ke lok yang dikendali, ke kotak transmitter dimana data2 dimodulatie di gelombang radio dan dipancarkan. Di lok satunya ini diterima dikotak receiver diconvert ke data semula terus dihubungkan ke input remote control. Jadi kabel panjang diganti transmitter-receiver.

Salam
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)