Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
The Last Argo
#11
hedwigus Wrote:
katyusha Wrote:Kereta argo nya bakal di cat striping ombak kali kayak argo jati dan argo2 yang lain...

gak seperti ombak sih Tersenyuum
https://upload.kapanlagi.com/show.php?ph...2198f8.jpg


Lolol bukan.....bukan mas hedwigus,katyusha emang bener kok .....
yang ini

[Image: 20080816114622_argo_dark_48a65b9e3d4c4-t.jpg]


[Image: 20080816114627_argo_logo_48a65ba331129-t.jpg]

digantikan model ombak yang ini...

[Image: 20080822090714_becarefulontrack_48ae1f52a3a90-t.jpg]

atau model kayak gajayana ini

[Image: 63951218505943.jpg]
tapi info aja,bukannya 'bakal' diganti mas katyusha..... tapi emang 'sudah' diganti dari 2006 kemaren.kalaupun masih ada yang pakai model striping abu-abu (model JS950) itu udah jarang,jadi bener kata TS mas bagus70 yang striping abu-abu sudah sangat langka.
apalagi model cat putih bergaris hijau kayak gini

[Image: 96001153918800tb.jpg]
udah ga ada lagi tuh

lah kalau yang ini

[Image: 1701081041st3.jpg]

baru digantikan ini.....
https://upload.kapanlagi.com/show.php?ph...2198f8.jpg
yang model terakhir ini hanya dipakai sama Anggrek,Sindoro sama Lawu
clear kah????

CMIIW

(untuk yang punya foto ;pinjem ya :wink: )
####My online hours : Saturday PM - Sunday AM/PM####
Reply
#12
oooooooooooooooo gtu toh.. quw yg gak tau jadi tau dah... blum terlalu ngerti gtu maksudnya... hehehehe thx thx...
Reply
#13
bagus70 Wrote:
periuk_gandar Wrote:Berkenaan tentang karpet vs vinyl, memang ada plus dan minusnya.

Karpet memang elegan, daya redam kebisingannya ( accoustic-nya ) baik.
tapi perawatannya repot. Karpet berpotensi lembab, dan memicu bau tidak sedap.
Dalam keadaan kering, jika perawatannya kurang, akan menimbulkan debu.

Vinyl, mudah dirawat dan dibersihkan , bebas resiko bau.
Kelemahannya : Licin, daya redam kebisingan tidak sebaik karpet ( kecuali memang type high accoustic absorption, tapi mahal ).
Selain itu, biasanya cepat aus pada lintasan tengah dan didepan tempat duduk. Hal ini akan mengurangi aspek estetis ( belang-belang keausannya yang bikin tak indah lagi ).

Jadi kesimpulannya, karpet nyaman untuk para penumpang KA, yang notabene menghasilkan uang untuk PT KA. Sedangkan vinyl nyaman untuk petugas kebersihan yang malas, tidak mau bekerja keras, enggan belajar, serta atasannya yang korup.

Jelas sekali kalau PT KA lebih memihak ego pribadi, daripada keinginan penumpang. Kalau gini caranya, PT KA sudah pasti akan rentan terhadap pesaing. Pecundang Kambingers

kl pake vynil yang standard penerbangan sih bagus mas... dijamin deh.... tapi kl vynil abal2 ya bakalan kayak gitu. vynilnya juga gak polos... ada motif lingkaran2nya.... itu salah satu faktor safety agar tidak licin/buat terpleset.
Reply
#14
td siang 3-10-08 naik Argo Gede rangkaian 5 kereta diantaranya ada 4 Gerbong yg make model lama (abu2...) cm KM-nya yg make KM2............
Si Deus Nobiscum Qui Contra Nos......
Reply
#15
jadi lawu sekarang stripingnya dah kayak anggrek apa stripping ombak??
Reply
#16
(06-06-2009, 08:03 AM)weecak Wrote: jadi lawu sekarang stripingnya dah kayak anggrek apa stripping ombak??

lawu masih pake striping ombak koq.......
tapi yang retrofit(kaya punya gajayana)
nyang ada colokan listriknya....

[Image: 9661409091]
Reply
#17
iya keren ya,ganti stripping bagus
Reply
#18
(06-06-2009, 08:03 AM)weecak Wrote: jadi lawu sekarang stripingnya dah kayak anggrek apa stripping ombak??

Saat ini Lawu sudah pakai yang striping ombak (bogie K5), karena gerbong lama yang merupakan alihan dari ABA dengan bogie K9 sering anjlok maka gerbong2 tsb dipindahkan operasinya ke Argo Muria Pagi yang sekarang namanya diganti jadi Argo Sindoro.
Sedangkan untuk perubahan warna livery nila/pink jadi ungu itu cuma ada di ABA, Argo Sindoro tidak ikutan dicat seperti itu.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#19
ada yg punya interior berkarpet lagiXie Xie potonya gak ada yg nongol
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)