Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Naik KA di Norwegia
#1
Salam railfans. Ini ada sedikit arsip perjalanan saya ke Norwegia November 2007 untuk short course selama 3 minggu. Sempet nyicipin perjalanan naik kereta api ke luar kota ke jurusan Bergen (tapi saya gak sampe sana). Highlights lain berupa tram di kota Oslo yang masih menjadi transport massal sampai sekarang.
(Karena keterbatasan gambar yang saya ambil waktu itu, beberapa gambar saya pinjam di situs lain untuk menjelaskan keadaan sebenarnya)

[spoiler]
[Image: 4709500530_e8296798e7.jpg][/spoiler]
KA yang membawa kami, Bergensbanen jurusan Oslo-Bergen di Oslo S (Sentralstasjon - Jakarta Kota-nya Oslo). Oh ya bentuk mirip bullet train bukan berarti KA ini cepat lho, malah hampir sama kayak disini! Sekitar 60-80 km/jam aja!

[spoiler]
[Image: n1069987127_204889_9438.jpg][/spoiler]
Stasiun Finse, stasiun tertinggi di jalur Oslo-Bergen dengan ketinggian 1228 m (hampir sama dengan almarhum Sta. Cikajang kali ya..). Sebelum stasiun ini kami melalui terowongan KA yang panjangnya 10,3 km

[spoiler]
[Image: 4709364014_dd21bf1047.jpg][/spoiler]
Platform stasiun Voss, tempat kami turun, 385 km dari Oslo (kira2 6 jam kemudian). KA yang berwarna merah itu adalah KA komuter jurusan Voss-Bergen tipe NSB 69

[spoiler]
[Image: 4708807031_e3b57611a5.jpg][/spoiler]
Salah satu tram yang masih aktif jadi angkutan massal di Oslo. Maaf gambarnya blur banget, ngambilnya pakek built-in cameranya MP4 player saya yang gak jelas mereknya!

[spoiler]
[Image: 4711047315_01539c98ba.jpg][/spoiler]
Tram di tengah kota. Apa tram Jakarta jaman dulu kayak gini ya?

Perjalanan saya termasuk track wisata jalur eksotis menurun Flåmsbana yang menjadi salah satu andalan wisata KA disana. Jarak sekitar 20 km ditempuh dalam 1 jam. Saya lagi cari2 gambarnya. Insya Allah saya posting gambarnya nanti dan juga gambar2 lain mengenai Bergensbanen kalau teman2 berkenan.

Sekian dulu. Semoga bisa menambah wawasan.
Kado Kapan ya rakyat Indonesia diberi kado berupa semua jalur KA hidup lagi oleh pemerintah..
Reply
#2
Siip lanjutkan liputannya mas Black..
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#3
Thanks mas eko. Saya tambahin lagi..

Flaamsbana (biar gampang nulisnya), trek KA wisata dari Myrdal (ketinggian 862 m) ke Flaam (ketinggian 0 m), perjalanan saya waktu itu 11 November 2007

[spoiler]
[Image: 2239101811_7ed1cc1416.jpg][/spoiler]
Stasiun Myrdal. KA di sebelah kanan adalah KA Bergensbanen tujuan Bergen-Oslo. Di sebelah kiri adalah percabangan jalur wisata yang menuju Flaam

[spoiler]
[Image: 2387520584_71232a3145.jpg][/spoiler]
KA wisata yang menuju Flaam. Kalo temen2 mikir keretanya biasa banget, betul! KA nya malah kayak KA ekonomi disini, ga ada AC, jendelanya bisa dibuka, seatnya dari kayu, tapi tentu aja bersih

[spoiler]
[Image: 3141300254_e4c51124ca.jpg][/spoiler]
Kira2 gini nih view di salah satu spot jalur Flaamsbana pas summer. Sori saya ga ngambil gambar pas dijalan dan gak dapet view yang pas untuk november, jadi pinjem punya orang lain pas summer

[spoiler]
[Image: 4711331597_d67058b0cb.jpg][/spoiler]
Desa Flaam, akhir tujuan Flaamsbana. Di kejauhan tampak stasiun Flaam, di kedekatan adalah toko, cafe dan restoran di Flaam. Badan air di kiri adalah jalur air Aurlandsfjord, dimana wisatawan (termasuk kami) melanjutkan perjalanan naik kapal menyusuri Aurlandsfjord (sori lagi2 gambarnya boleh minjem)Xie Xie

Monggo dinikmatin..siapa tau temen2 ada yang rencana mau kesana
Kado Kapan ya rakyat Indonesia diberi kado berupa semua jalur KA hidup lagi oleh pemerintah..
Reply
#4
nice pics bro Top BangetTop Banget
Mengejar Rangkaian 7123F Asik..
Reply
#5
Thanks untuk infonya mas. Dikirain kereta biru itu bisa melaju layaknya kereta peluru di Jepang. Ternyata biasa aja yah speednya..
RF andhykandrian, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
#6
Nice info mas, menambah wawasan saya

YAHOO!

m.rafifarianto
Reply
#7
Nice infho and photo, mas Top Banget
Reply
#8
(30-12-2010, 02:50 AM)andhykandrian Wrote: Thanks untuk infonya mas. Dikirain kereta biru itu bisa melaju layaknya kereta peluru di Jepang. Ternyata biasa aja yah speednya..

Hehe iya betul Mas Andhy..saya juga awalnya nyangkanya gitu. Jarak 385 km ditempuh dalam 6 jam hampir sama kayak Argo Sindoro/Muria disini ya. Tapi walau speednya bisa dibilang 'standar', kita gak bakal bosen, soalnya view-nya luar biasa...

Buat teman2 railfan yang beruntung bisa ke Eropa, saya sangat merekomendasikan Norwegia sebagai negara tujuan railway tourism. Walau teknologinya mungkin masih kalah sama Jerman atau Perancis (setau saya, KA supercepatnya masih baru sebatas proposal), view-nya itu lho, luar biasa dengan kombinasi gunung, dataran hijau, fjord, salju dan khas pedesaan Eropa yang sepi penduduk (penduduk satu negara cuma 4,5 jutaan orang). Termasuk terowongan Finsetunnelen yang panjangnya 10,3 km yang konon merupakan terowongan KA terpanjang di Eropa utara. Secara umum, banyak memang panduan wisata yang mengatakan bahwa Scandinavia (termasuk Norwegia) adalah termasuk wilayah paling indah di dunia, apalagi di sepanjang pantai baratnya (sayang saya nggak sampe sana).

Thanks buat semua komen teman-teman. Jangan lupa kalau ada di antara teman-teman yang nanti sempat mencicipi rail travel lebih banyak di Norwegia, mohon share disini ya.

Kado Kapan ya rakyat Indonesia diberi kado berupa semua jalur KA hidup lagi oleh pemerintah..
Reply
#9
Norwegia memang bagus tetapi Kalau mau carik tempat top untuk RF di euiropa itu adalah swiss. Nanti saya kumpulin foto saya opload. Malah masih ada LokUap naik gunung dng Rack system.
Yang paling top kereta naik keatas gunung Jungfrau tinggi 3600 m dan dari Zermat ke gunung Gornergrat (3100m) didekat Gunung Matterhorn. Bernina expres dari st Moritz ke Itali juga top sekali. Gebrongnya terbukaak jadi bisalihat keat5as. Kalau dingin ada gerbong lain yang atapnya dari kaca.

Salam
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)