Posts: 846
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
3
(03-01-2011, 07:03 AM)antimon40 Wrote: (02-01-2011, 11:24 PM)dtRAiNeR Wrote: Saya rasa sih untuk saat ini yang diperlukan baru KA komuter dulu yang berhenti di Gedebage. Jadi, warga sekitar punya alternatif untuk sampai ke pusat kota lebih cepat dari sekarang.
Untuk KA jarak jauh, bisa dicoba K3 dulu (Serayu, Pasundan)... Kalo okupansi penumpang dari Gedebage bagus, coba tambahin Mutsel yang full K2, kan bisa jadi stasiun antarkota yang melayani KA kelas Bisnis dan Ekonomi, bisa jadi alternatif tempat "bongkar muat" penumpang K2/K3 yang biasa turun di Kiaracondong tapi tinggal di daerah Gedebage-Cibiru...
saran yg bagus buat para pegawai PT KA. Kayaknya ente berbakat nih 
setuju saya klo stasiun ini di aktifkan kembali full jgn hanya untuk silang saja kebanyakan KA silang disini bukan berhenti reguler.
apakah KRD bandung raya berhenti reguler skrng ???
Train is never death for my life specially KA Lodaya
Posts: 4,227
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
83
(03-01-2011, 07:03 AM)antimon40 Wrote: (02-01-2011, 11:24 PM)dtRAiNeR Wrote: Saya rasa sih untuk saat ini yang diperlukan baru KA komuter dulu yang berhenti di Gedebage. Jadi, warga sekitar punya alternatif untuk sampai ke pusat kota lebih cepat dari sekarang.
Untuk KA jarak jauh, bisa dicoba K3 dulu (Serayu, Pasundan)... Kalo okupansi penumpang dari Gedebage bagus, coba tambahin Mutsel yang full K2, kan bisa jadi stasiun antarkota yang melayani KA kelas Bisnis dan Ekonomi, bisa jadi alternatif tempat "bongkar muat" penumpang K2/K3 yang biasa turun di Kiaracondong tapi tinggal di daerah Gedebage-Cibiru...
saran yg bagus buat para pegawai PT KA. Kayaknya ente berbakat nih 
Ah, bisa aja... Orang cuma nyumbang pendapat aja...
Oh ya, satu lagi: kalo ni stasiun jadi dibuka untuk umum, apa ada tempat tersendiri buat bongkar muat KA penumpang dan KA barang? Takutnya kan, dengan adanya arus keluar-masuk penumpang, proses bongkar muat container jadi terganggu...
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Mungkin bisa aja, tapi nampaknya cocoknya buat perjalanan KA komuter aja.
1. Banyak penumpang naik turun bakal banyak angkot dan bus2 kecil. Bandung standarnya bus2 kecil khan? Baka ganggu proses bongkar muat petikemas gak?
2. Banyak pedagang kaki lima di pinggir stasiun mengganggu keindahan apa enggak? Mengingat masyarakat Indonesia umumnya gak sadar pemeliharaan lingkungan.
3. Ntar kalo ada preman stasiun bisa ada adu jotos ama preman bongkar muat barang peti kemas lagi...
4. Kalau ada stasiun penumpang pasti ada PJL resmi baik di sisi timur maupun barat stasiun. Nah... kalau cuma dibangun lebarnya buat 1 lajur di tiap jalur / arahnya, apa enggak bakal ada banyak angkot, motor2 ojek, bus2 kecil, taksi, dsb banyak melawan arus berebut siapa dulu yg nerobos perlintasan jika palang pintu dah kebuka begitu KA sudah lewat?
5. Rada fiktif atau berkhayal, tapi ada kalanya kelak kalau sampe ada status buat persinggahan KA jarak menengah dan jauh (Eksekutif Argo sekalipun) bisa dibangun mal dan plaza atau juga Central Park dll. Apa gak menggusur perumahan di sekitarnya?
Moga2 sig yg aku kuatirin di atas ini gak terjadi begitu andai stasiun bener2 ada.
Posts: 22
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
0
04-01-2011, 09:50 PM
(This post was last modified: 04-01-2011, 09:53 PM by fauzanaziz.)
(04-01-2011, 05:59 AM)Dana Komuter Wrote: Mungkin bisa aja, tapi nampaknya cocoknya buat perjalanan KA komuter aja.
1. Banyak penumpang naik turun bakal banyak angkot dan bus2 kecil. Bandung standarnya bus2 kecil khan? Baka ganggu proses bongkar muat petikemas gak?
2. Banyak pedagang kaki lima di pinggir stasiun mengganggu keindahan apa enggak? Mengingat masyarakat Indonesia umumnya gak sadar pemeliharaan lingkungan.
3. Ntar kalo ada preman stasiun bisa ada adu jotos ama preman bongkar muat barang peti kemas lagi...
4. Kalau ada stasiun penumpang pasti ada PJL resmi baik di sisi timur maupun barat stasiun. Nah... kalau cuma dibangun lebarnya buat 1 lajur di tiap jalur / arahnya, apa enggak bakal ada banyak angkot, motor2 ojek, bus2 kecil, taksi, dsb banyak melawan arus berebut siapa dulu yg nerobos perlintasan jika palang pintu dah kebuka begitu KA sudah lewat?
5. Rada fiktif atau berkhayal, tapi ada kalanya kelak kalau sampe ada status buat persinggahan KA jarak menengah dan jauh (Eksekutif Argo sekalipun) bisa dibangun mal dan plaza atau juga Central Park dll. Apa gak menggusur perumahan di sekitarnya?
Moga2 sig yg aku kuatirin di atas ini gak terjadi begitu andai stasiun bener2 ada.
Kalo untuk naik turun penumpang K2/K3 mungkin jauh dari harapan, soalnya sudah terakomodir oleh Sta. KAC. Mungkin hanya KA Komuter, untuk KRD Bandung Raya, KRD Pattas, Baraya Geulis LS saat melewati sta. Gdb. Besar harapan, dibuka sebagai stasiun penumpang. Kebetulan daerah Bandung timur, belum tereksplorisasi secara maksimal. Mungkin ini yang menjadikan PT. KA belum membuka sta. Gdb sebagai stasiun penumpang. Dan dialihkan ke Sta. CMK yang dekat dengan perumahan warga di daerah panyileukan. CMIIW
(02-01-2011, 11:01 PM)antimon40 Wrote: (02-01-2011, 04:26 PM)fauzanaziz Wrote: Setau ane, sekarang ga ada naik-turun KA penumpang di sini. Paling persilangan aja, soalnya dari Sta. KAC ke timur, ga double track. Emang kmren masyarakat gedebage dan sekitarnya udah melayangkan surat ke DAOP 2 Bd, kalo ini stasiun dibuka untuk KA Penumpang. Tapi engga tau deh gan nasibnya gimana sekarang ditindaklanjuti apa engga. 
Wah, permintaan langsung dari masyarakat. HUMAS PT KA harusnya tanggap
Setuju gan, ane juga ga tau kabarnya sekarang. Yang ane masih bingung, ini diurusin sama DAOP II Bd karena wilayah operasi kerjanya ato lsg PT. KA (Persero) sebagai operator yg menyediakan layanan KA?
BD - GMR - POC
Posts: 535
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
2
(04-01-2011, 09:50 PM)fauzanaziz Wrote: (04-01-2011, 05:59 AM)Dana Komuter Wrote: Mungkin bisa aja, tapi nampaknya cocoknya buat perjalanan KA komuter aja.
1. Banyak penumpang naik turun bakal banyak angkot dan bus2 kecil. Bandung standarnya bus2 kecil khan? Baka ganggu proses bongkar muat petikemas gak?
2. Banyak pedagang kaki lima di pinggir stasiun mengganggu keindahan apa enggak? Mengingat masyarakat Indonesia umumnya gak sadar pemeliharaan lingkungan.
3. Ntar kalo ada preman stasiun bisa ada adu jotos ama preman bongkar muat barang peti kemas lagi...
4. Kalau ada stasiun penumpang pasti ada PJL resmi baik di sisi timur maupun barat stasiun. Nah... kalau cuma dibangun lebarnya buat 1 lajur di tiap jalur / arahnya, apa enggak bakal ada banyak angkot, motor2 ojek, bus2 kecil, taksi, dsb banyak melawan arus berebut siapa dulu yg nerobos perlintasan jika palang pintu dah kebuka begitu KA sudah lewat?
5. Rada fiktif atau berkhayal, tapi ada kalanya kelak kalau sampe ada status buat persinggahan KA jarak menengah dan jauh (Eksekutif Argo sekalipun) bisa dibangun mal dan plaza atau juga Central Park dll. Apa gak menggusur perumahan di sekitarnya?
Moga2 sig yg aku kuatirin di atas ini gak terjadi begitu andai stasiun bener2 ada.
Kalo untuk naik turun penumpang K2/K3 mungkin jauh dari harapan, soalnya sudah terakomodir oleh Sta. KAC. Mungkin hanya KA Komuter, untuk KRD Bandung Raya, KRD Pattas, Baraya Geulis LS saat melewati sta. Gdb. Besar harapan, dibuka sebagai stasiun penumpang. Kebetulan daerah Bandung timur, belum tereksplorisasi secara maksimal. Mungkin ini yang menjadikan PT. KA belum membuka sta. Gdb sebagai stasiun penumpang. Dan dialihkan ke Sta. CMK yang dekat dengan perumahan warga di daerah panyileukan. CMIIW 
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
(02-01-2011, 11:01 PM)antimon40 Wrote: (02-01-2011, 04:26 PM)fauzanaziz Wrote: Setau ane, sekarang ga ada naik-turun KA penumpang di sini. Paling persilangan aja, soalnya dari Sta. KAC ke timur, ga double track. Emang kmren masyarakat gedebage dan sekitarnya udah melayangkan surat ke DAOP 2 Bd, kalo ini stasiun dibuka untuk KA Penumpang. Tapi engga tau deh gan nasibnya gimana sekarang ditindaklanjuti apa engga. 
Wah, permintaan langsung dari masyarakat. HUMAS PT KA harusnya tanggap
Setuju gan, ane juga ga tau kabarnya sekarang. Yang ane masih bingung, ini diurusin sama DAOP II Bd karena wilayah operasi kerjanya ato lsg PT. KA (Persero) sebagai operator yg menyediakan layanan KA?
Coba ke Daop dulu saja Kang,siapa tau ditampung sama Daop dan diteruskan ke Pusat.
Kalau mau melayani penumpang, Gede Bage tinggal bangun peron dan loket.
Posts: 300
Threads: 0
Joined: Dec 2010
Reputation:
4
Setuju banget klo St.GDB dibuka untuk naik turun penumpang, coz sangat mengakomodir penumpang yg tinggal/beraktivitas di kawasan kota bandung bagian timur, khususnya gedebage, ujung berung, dan cibiru.
naik kereta api tut tut tut...
siapa hendak turut...
ke bandung... surabaya...
bolehlah turun di KROYA saja...
Posts: 2,972
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
14
saya sangat setuju jika semua fasilitas stasiun dapat di manfaatkan semaksimal mungkin jiak tidak mengganggu aktifitas stasiun gedebage
|