Posts: 477
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
4
(23-04-2011, 11:57 PM)UIZ-SenjutKade Wrote: boleh tuh, siapa tahu ntar pemilik saham terbesar jatuh di orang yang bener2 care ama perkeretaapian Indonesia, sehingga lebih mengedapankan service illa pelanggan, so pelanggan jadi puas n betah utk terus menggunakan KA
Kalau pemilik saham terbesar gak mungkin lah... Kalaupun PT. KA jual saham, gak akan lebih dari 40% agar pemerintah bisa menjadi pihak yang pasti menang saat RUPS... Garuda misalnya, meskipun dia jual saham, gak lebih dari 40%, tersisa 61% untuk pemerintah. Kalau ada RUPS sudah jelas pemerintah yang menang karena pemerintah punya 61% suara... Andaikata PT. KA jual 40% saham dan semuanya dibeli oleh RF, jika para RF mengusulkan suatu keputusan dalam RUPS tetapi jika pemerintah tidak setuju, keputusan itu bisa gugur... Jadi semuanya masih tergantung pemerintah sebagai pihak mayoritas...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Posts: 2,972
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
14
paling tidak jika 10 % saja menjadi milik railfans ! sumbang saran kita akan di dengar demi kemajuan perkereta apian di indonesia
Posts: 12
Threads: 0
Joined: Mar 2011
Reputation:
0
ahahahaha ayahhh mahh pingin naik kereta SEPUASNYA TANPA BAYAR...ahahahahahaha
RF arif abeur pujianto, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Mar 2011.
Posts: 477
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
4
Pokoknya sekarang kita para RF menabung saja dulu... Siapa tahu dimasa yang akan datang PT. KA mengikuti jejak Garuda dengan jual saham...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Posts: 2,972
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
14
berapa urunan nya kang agar bisa beli satu lokomotif ?
Posts: 154
Threads: 0
Joined: Mar 2011
Reputation:
3
(26-04-2011, 02:56 PM)arif abeur pujianto Wrote: ahahahaha ayahhh mahh pingin naik kereta SEPUASNYA TANPA BAYAR...ahahahahahaha
Wah....

Bukankah attitude seperti ini harus dilarang di dunia railfanning.
Kalau memang cinta dan peduli KA, semestinya naik KA bayar. Bukankah kita tahu banyak jalur KA ditutup atau layanan KA ditiadakan karena banyak penumpangnya yang naik tidak bayar?
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr