Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Apa Akan Ada Commuter Line di Daops Lain (Termasuk Divre)?
#1
Kebayang gak kalau saja Baraya Geulis, Rencang Geulis, Prameks, Banyu Biru, Kaligung, dll pada berhenti di tiap stasiun???
Khusus Kaligung yg dg waktu tempuh normal 3 jam-an sebagai KRD Klas 2 / Bisnis kalau singgah di semua stasiun akan menempuh waktu tempuhnya brapa lama yah? 5 jam-kah? Apalagi sudah sampai Slawi pula yah...
Bingung
Trus gimana dg para turis backpacker, apa akan segan naik KRD yah?

Reply
#2
wkwkw, daop 4 ye
untuk xgung dan blorajaya sampai saat ini ga berhenti tiap2 stasiun Wek
kalau berhenti tiap2 stasiun ga bisa express lagi

terutama xgung ekonomi, yang pagi emg kalau ga salah petak semarang-Weleri harus sering berhenti karena bersilang. begitu juga sebaliknya yang dari tegal kalau sore.


kalau Prameks, yang jam 11.50 dari purwosari itu berhenti tiap stasiun sampai Solo
alhasil kena susul di ama KA Jarak jauh Sad harusnya 45 menit jd 1jam 15 menit Sad
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
#3
(24-07-2011, 08:38 PM)Dana Komuter Wrote: Kebayang gak kalau saja Baraya Geulis, Rencang Geulis, Prameks, Banyu Biru, Kaligung, dll pada berhenti di tiap stasiun???
Khusus Kaligung yg dg waktu tempuh normal 3 jam-an sebagai KRD Klas 2 / Bisnis kalau singgah di semua stasiun akan menempuh waktu tempuhnya brapa lama yah? 5 jam-kah? Apalagi sudah sampai Slawi pula yah...
Bingung
Trus gimana dg para turis backpacker, apa akan segan naik KRD yah?

Semua Komuter di Daop VIII berhenti di setiap stasiun dan shelter lho (kecuali trip yang paling pagi Pisss ahhh... ) Big Grin
Reply
#4
mas dana,

sebelumnya, mari kita kaji terlebih dahulu, bedanya komuter dengan regional itu apa?

commuter (suburb):
  • menghubungkan pusat metropolis dengan daerah pinggirannya (suburb)
  • jaraknya tidak terlalu jauh (sekitar 20-30 km atau setidaknya dibawah 60 km)
  • berhenti disetiap stasiun/halte
  • lebih banyak tempat berdiri daripada tempat duduknya

regional (local):
  • jangkauannya lebih jauh dari komuter
  • menghubungkan kota yang berada hingga diluar daerah suburb metropolitan
  • berhenti lebih sedikit dan lebih cepat dari komuter
  • lebih banyak tempat duduk daripada berdiri

jika mengacu dari terminologi kereta penumpang diatas, maka sebenarnya yang cocok disebut kereta komuter itu hanya krl jabotabek, kom surabaya, dan bandung raya.

sementara kaligung, blora jaya, bumi geulis, madiun jaya, dsb, lebih tepat disebut kereta regional atau lokal.

nah, kalau prameks unik. disebut komuter, tapi tidak berhenti disetiap stasiun/halte. tapi disebut regional/lokal, kok banyak tempat berdiri ketimbang duduk. dan yang bikin tambah bingung, khusus koridor yk-slo itu lebih tepat disebut ka intercity karena menghubungkan langsung 2 pusat kota besar.



"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#5
Trims penjelasannya. Kalau boleh tau, narasumbernya ada dari mana mas? Situsnya, bukunya, dll gitu? Xie Xie
Mengenai istilah Intercity, nampaknya untuk di Indonesia belum saatnya...Mikir Dulu Karena terlalu kebarat - baratan... Yah.. kyk gak tau orang2 kita aja... Sok luar negeri banget lha... dll...
Mungkin lebih cocok dinamain antar kota anta propinsi / AKAP. Jadi toh... AKAP itu gak harus jarak menengah atau pun jauh khan...Mikir Dulu
Kalau Prameks khan kita semua juga pasti sudah tahu kalau ini rangkaian KRD Klas 2 / Bisnis. Makanya kenapa koq sampai skarang gak ada Klas 3 / Ekonomi-nya? Padahal di Daops IV Semarang punya Kaligung dg Klas Bisnis dan Ekonomi (New Kaligung). Di Daops VIII Surabaya sendiri pun seinget aku juga gak ada Klas Ekonomi khan? Bingung

Reply
#6
o, ya maaf kurang sumbernya. biasa, saya ambil dari mbah wiki mas dana. hehehe..

http://en.wikipedia.org/wiki/Commuter_rail
http://en.wikipedia.org/wiki/Regional_rail
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
#7
(01-08-2011, 10:48 AM)Dana Komuter Wrote: Trims penjelasannya. Kalau boleh tau, narasumbernya ada dari mana mas? Situsnya, bukunya, dll gitu? Xie Xie
Mengenai istilah Intercity, nampaknya untuk di Indonesia belum saatnya...Mikir Dulu Karena terlalu kebarat - baratan... Yah.. kyk gak tau orang2 kita aja... Sok luar negeri banget lha... dll...
Mungkin lebih cocok dinamain antar kota anta propinsi / AKAP. Jadi toh... AKAP itu gak harus jarak menengah atau pun jauh khan...Mikir Dulu
Kalau Prameks khan kita semua juga pasti sudah tahu kalau ini rangkaian KRD Klas 2 / Bisnis. Makanya kenapa koq sampai skarang gak ada Klas 3 / Ekonomi-nya? Padahal di Daops IV Semarang punya Kaligung dg Klas Bisnis dan Ekonomi (New Kaligung). Di Daops VIII Surabaya sendiri pun seinget aku juga gak ada Klas Ekonomi khan? Bingung

Lho, di Surabaya semua komuter kelas ekonomi...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply
#8
justru yg pertama kali pake istilah "komuter" itu di sby...Ngeledek
Silence Is Golden

But My Eyes Still SeeNgeledek
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)