Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
sekitaran rel kereta api
#1
mohon maaf sebelumnya kalau ini agak sedkit melenceng.begini kalau kita amati hampir semua tempat tempat " lembah hitam " dan pemukiman padat / kumuh pasti letaknya nggak jauh jauh dari rel dan kadang dekat stasiun stasiun juga.kan ini sangat berbahaya bagi perjalanan kereta api seperti beberapa tahun lalu di dekat jembatan kereta api matraman jakarta sejumlah orang (kalau tidak salah 6 orang tewas}tergilas kereta api di tengah malam . apa memang tidak ada teguran dari pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) atau malah ada ' oknum ' yang membekingi ? Diem Lo! bagaimana solusinya mengatasi ke carut marutan seperti contoh di atas ? Pisss ahhh...
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
https://www.flickr.com/photos/36503981@N02/
Reply
#2
solusinya cuma dengan penggusuran.. karena itu memang pemukiman liar..
klo mau manusiawi ya relokasi dan dikasih uang kerohiman, klo mo ala cowboy ya pake bolduser dikawal pasukan keamanan.. Polsuska
abis itu dipagerin pake beton ato besi tanpa ada celah biar ga ada perlintasan liar.
klo lewat jalur pondok kopi sampai manggarai kayaknya udah mulai diberesin, jadi tanah punya PT.KA sudah disterilkan dari bangunan warga dan dikasih pager beton. klo pake pager besi bekas rel kayaknya bisa dicabut trus dikiloin deh... Pasrah Aja Dah
tapi ya memang tidak mudah..
Reply
#3
sering-sering lah diadakan patroli oleh petugas keamanan, contoh PKD de el el dan istitusi keamanan lainnya yang berwenang .... dengan menggunakan pendekatan preventif serta persuasif juga edukatif... biar bagaimananpun juga, selama rel masih "bersinggungan" dengan tanah maka akan ada hal-hal seperti itu. Apalagi dengan kondisi yang kita lihat sekarang ini dimana pihak PT. Kereta Api Indonesia (Persero) terlalu "menggampangkan" assetnya yang terlantar sehingga dengan mudah "dimanfaatkan" oleh oknum juga pihak-pihak lain...

ada masukan lain ????..... monggo mawon rek...
Reply
#4
menurut gw mending langsung gusur n gak perlu kasih uang kerohiman segala cz tanah itukan milik PTKA jd ngapain harus bayar sesuatu yg udah milik... Red Bull

trus bwat sterilisasinya pke ja tembok beton yg d blkngnya d kasih kawat listrik biar gak da yang berani masuk n mendirikan bangunan liar...

klo cma tembok beton takutnya d jebol lagi...

biar keliatannya kejam tp ini untuk keselamatan diri n kelancaran perjalan KA... Curiga Baget

yang mo menambahkan silahkan...
SAWUNGGALIH UTAMA
SELALU DI HATI
Reply
#5
yup, setuju kalo gak usah dikasih uang kerohiman, kan emang bukan haknya mereka tinggal disana. yang parah lagi deket stasiun tangerang, ada yang jualan di pinggiran rel, sebelum masuk stasiun senen juga banyak yang jualan di pinggiran rel.
Reply
#6
tapi kbanyakan byk yg ga marah klo dgusur coz mreka dh dkasih dana krohiman itu dr pt.ka yg baek..hehe..tp walo bgtu,,yaa tetep aja masih banyak yg ngeyel!! :'(
^^kenapa railfans pada lum jadi pegawai pt.ka,?? n kenapa pegawai pt.ka tak menjadi railfans,???^^
Reply
#7
ya kalo emang PT. KA itu berbaik hati, ya jangan nolak rizki, tapi kalo emang gak ada gak usah dipaksain en jangan ngeyel juga. tapi pasti susah banget, mau minta tolong pemda/polisi untuk bantuin gusur, takutnya dimintain "dana siluman" juga lagi....
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)