14-02-2009, 06:23 PM
Teman2 sepur mania semua....
Kita turut prihatin bahwa beberapa titik perjalanan yang biasa kita laluin telah menjadi kawasan langganan vandalisme yang berkepanjangan tiada henti. Bukan ngebahas dipilox saja, bukan ngebahas dicuri kabel sinyal saja, tetapi lebih ke arah pelemparan batu... Seperti yang aku alami barusan 2x BAYANGIN....
Siang itu aku dah agak was - was karena di dalam KRL AC Pakuan. Selepas langsir di stasiun Pancasila tiada apa, aman... tapi hati agak was - was karena trauma.. Eh... bener saja... Timpukan batu gak sampai mecahin kaca jendela si Tokyu seri brapa? Yang strip oranye aku lupa... Pulang dari Bogor juga demikian... Karena terbawa kantuk dari udara AC dan angin yang kenceng baik di stasiun Gambir maupun di kota Bogor, jadi horden aku julurkan ke bawah... Alih2 agar di posisi aku senderin kepala gak kena timpukan batu. Eh.. LAGI!!!
Timpukan batu lagi... Kali ini berlawanan arah, yaitu selepas stasiun UI Depok menuju stasiun Pancasila.
Kenapa dan terus kenapa koq selalu KRL AC yang notabene serie2 Tokyu buatan Jepang yang jadi sasaran yah? Apa sama demikian di KRL Ekonomi yah? Trauma dg naik KRL Jakarta - Bogor pp? Tentu tidak... Aku agak mencueki saja... Malah aku acungin 2 jari ke seorang ibu yang terkaget karena persis di belakangnya batu tsb ngebentur jendela gerbong. Itu pertanda sudah yang kedua kalinya saya alami. + yang ketiga kalinya sewaktu perjalanan balik ke Jakarta...
Waspadalah....
Kita turut prihatin bahwa beberapa titik perjalanan yang biasa kita laluin telah menjadi kawasan langganan vandalisme yang berkepanjangan tiada henti. Bukan ngebahas dipilox saja, bukan ngebahas dicuri kabel sinyal saja, tetapi lebih ke arah pelemparan batu... Seperti yang aku alami barusan 2x BAYANGIN....
Siang itu aku dah agak was - was karena di dalam KRL AC Pakuan. Selepas langsir di stasiun Pancasila tiada apa, aman... tapi hati agak was - was karena trauma.. Eh... bener saja... Timpukan batu gak sampai mecahin kaca jendela si Tokyu seri brapa? Yang strip oranye aku lupa... Pulang dari Bogor juga demikian... Karena terbawa kantuk dari udara AC dan angin yang kenceng baik di stasiun Gambir maupun di kota Bogor, jadi horden aku julurkan ke bawah... Alih2 agar di posisi aku senderin kepala gak kena timpukan batu. Eh.. LAGI!!!
Timpukan batu lagi... Kali ini berlawanan arah, yaitu selepas stasiun UI Depok menuju stasiun Pancasila.Kenapa dan terus kenapa koq selalu KRL AC yang notabene serie2 Tokyu buatan Jepang yang jadi sasaran yah? Apa sama demikian di KRL Ekonomi yah? Trauma dg naik KRL Jakarta - Bogor pp? Tentu tidak... Aku agak mencueki saja... Malah aku acungin 2 jari ke seorang ibu yang terkaget karena persis di belakangnya batu tsb ngebentur jendela gerbong. Itu pertanda sudah yang kedua kalinya saya alami. + yang ketiga kalinya sewaktu perjalanan balik ke Jakarta...
Waspadalah....




![[Image: saveourearth_01.png]](https://www.semboyan35.com/images/saveourearth_01.png)