Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pemerintah Stop Impor KRL Bekas Tahun 2012
#51
(07-04-2010, 10:06 PM)iki.limahiji Wrote: keputusan yang tepat, gimana mau maju teknologi perkeretaapian indonesia kalo terus impor krl

moga aja kapasitas produksi PT INKA dapat mengimbangi kebutuhan armada krl di masa mendatang

Sebenarnya, dari pemerintah dan PT KCJ sendiri itu juga menginginkan membeli KRL dari INKA.
Tapi, harganya terlalu mahal. Untuk 1 KRL (bukan 1 set) saja kena harga 10 Milyar sedangkan KRL yang utuh itu 1 set ada 10 KRL. Jadi kalau beli satu set jadi 100M.

Beda lagi dengan impor dari Jepang, 1 KRL (bukan 1 set) cuma 1 Milyar aja. Jadi kalau beli 1 set cuma kena 10 Milyar. Dari pada membuang-buang uang banyak yang hanya dapet KRL sedikit jika beli di INKA, pemerintah dan PT KCJ beranggapan lebih baik impor saja.

Andai saja seperti ini =
PT KCJ punya uang 1 Trilyun = 1000 Milyar.
Jika beli di INKA, hanya akan dapat 10 set KRL.
Jika impor, akan dapet 100 set KRL.

Dengan perhitungan seperti itu, sangat jelas kalau PT KCJ ingin semua penumpang terangkut dengan memperbanyak armada. Jadi, jika armada sudah mencukupi, mungkin saja PT KCJ akan beli di INKA.

Tapi....
Sampai sekarang saja, armada KRL masih sangat kurang dari jumlah penumpang yang katanya bisa sampai 400rb pnp setiap hari. Jadi, fasilitas tidak sebanding dengan kebutuhan.[Image: overstappen.png]
(07-04-2010, 10:06 PM)iki.limahiji Wrote: keputusan yang tepat, gimana mau maju teknologi perkeretaapian indonesia kalo terus impor krl

moga aja kapasitas produksi PT INKA dapat mengimbangi kebutuhan armada krl di masa mendatang

My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
#52
dan akhirnya harus nambah gardu dan pasokan listrik karena setrum KRL2 seken dan tua boros listriknya ...makanya jepang "buang" itu KRL, pdh msh SO di negara asalnya

ada yg bisa kasih perbandingan konsumsi listrik berkaitan teknogi yg di pakai masing2 jenis KRL yg ada di JABODATABEK ?
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#53
(09-01-2012, 06:13 PM)bonbon Wrote: dan akhirnya harus nambah gardu dan pasokan listrik karena setrum KRL2 seken dan tua boros listriknya ...makanya jepang "buang" itu KRL, pdh msh SO di negara asalnya

ada yg bisa kasih perbandingan konsumsi listrik berkaitan teknogi yg di pakai masing2 jenis KRL yg ada di JABODATABEK ?

itu resiko.
Demi konsumen juga. Mereka juga kan gak bisa mementingkan 1 pihak saja.
Makanya mereka impor KRL dari Jepang agar jumlahnya bisa 10 kali lipat ketimbang beli di INKA seperti yg dijelaskan mas CC203 35

listrik juga harus diupdate, sama dengan rumah yg jika ingin ditambah dayanya. Sebanyak apa pun listrik yg dibutuhkan, demi kenyamanan dan kebutuhan konsumen, semua harus tetap dijalankan.

Jika KRL sudah cukup, mungkin akan pesan dari INKA.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)