Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
loko jenis mana yg tercepat..??
Mikir Dulurada susah juga sih nentuin loko mana yang paling cepet.. kalo saya sih milih antara CC 203 ama CC 204... tapi juga ngliat kondisi rel juga sih..Pisss ahhh...
virus GALAU telah melanda. . .Jedotin
Reply
(21-11-2009, 11:26 AM)brantas Wrote: apakah kecepatan / velocity itu identik dgn tenaga / Horse Power yg besar???

tentu saja ada pengaruhnya mas..
misalkan loko yg pnya power lebih besar pasti akan lebih mudah ngacir saat membawa beban yg berat atau saat melewati tanjakan dibanding loko yg powernya lebih kecil....

klo untuk akselerasi yg plng berpengaruh adl torsi dr loko tsb..
[Image: overstappen.png]
(03-08-2011, 03:58 PM)forza21 Wrote: Mikir Dulurada susah juga sih nentuin loko mana yang paling cepet.. kalo saya sih milih antara CC 203 ama CC 204... tapi juga ngliat kondisi rel juga sih..Pisss ahhh...

CC 202 yg datang 2008 mlh bisa 150km/h, tp dlm operasional ngk pernah smp segitu paling2 80km/h
hidupkan lagi jalur KTA - PWR & feeder purworejo..
Roda Tebang
Reply
shinkansenLok Merah BiruLok Merah BiruLok Merah Biru
Depok Express
Reply
seandainya jalur di Sumatra itu dibuat sebagus petak Jogja Solo mungkin CC 202 (yang versi terbaru) bisa dipacu di atas 100/km jam, tapi tergantung banyaknya muatan yang dibawa sih....

Reply
P= T. M. S/300.
P= tenaga lok dalam pk.
T= 5 untuk jln datar, 15 untuk tanjakan 1%.
M= berat total rangkaian dalam ton.
S= speed km/h.
Reply
Sering terdengar, lok A, lok KA barang, kuat tetapi pelan. Lok B, kurang kuat narik tetapi banter.
Ini penjelasannya sebagai berikut.

Dengan rumus diatas bisa dihitung berapa Power yang diperlukan untuk menarik kereta dengan berat tertentu dan kecepatan tertentu. Nah ini yang harus ditentukan lebih dahulu. Pesen Lok ini untuk apa, untuk menarik kereta barang berat berapa dan dengan kecepatan berapa, atau untuk menarik kereta penumpang dengan kecepatan berapa.

Untuk KA penumpang dengan 10 gerbong berat total kurang lebih 600 ton. Target kecepatan 120km/h. Kalau dihitung dengan rumus diatas dengan T=10 (karena jalan tidak selalu datar)perlu power 1200pk. Power ini diperluken pada kecepatan 120km/h.
KA barang mungkin mencapai 1000 ton dan target speed mungkin 70 km/h, perlu power juga 1200 pk. Power yang diperlukan sama, dengan beda yang satu pada kecepatan 120km/h dan yang satunya pada kecepatan 70km/h.

Sekarang mesin TM loko DE. Tiap TM punya power maximum di putaran, rpm, tertentu. Gearing dari TM ke roda harus sedemikian sehingga pada putaran itu kurang lebih kecepatan loko juga seperti yang ditargetkan. Itulah bedanya. Lok KA barang gearingnya lebih rendah dari pada gearing lok KA penumpang.

Salam
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)