19-09-2011, 09:42 PM
Maaf saya buat thread baru, saya searching sepertinya ndak ada thread yang bahas tentang bentuk KA, terlebih lagi Lokomotif ...
Ini beberapa bentuk Lokomotif secara umum dan pengaruh kecepatan lajunya, dibagi menjadi 3 :
1. Bentuk muka datar (KRL) - Tidak dianjurkan untuk kecepatan diatas 150 km/jam, karena laju angin yang mengarah ke muka Lokomotif akan diterima keseluruhan oleh luas permukaan muka Lokomotif, dan seandainya melaju dengan kecepatan diatas 150 km/jam akan menghancurkan lokomotif secara frontal. Oleh karena itu KRL atau KA komuter dirancang untuk kecepatan rendah (40 - 80 km/jam) ...
2. Bentuk muka miring (CC 203, KRL Lelono, KRDI, Railbus) - Dianjurkan untuk kecepatan hingga maksimal 200 km/jam. Laju angin akan sebagian diterima dan sebagian diteruskan mengikuti bentuk kemiringan muka Lokomotif tersebut ...
3. Bentuk muka peluru (Shinkansen, TGV, ICE) - Sangat dianjurkan untuk KA kecepatan tinggi (> 200 km/jam), bentuk ini diadopsi dari bentuk muka pesawat terbang, dimana bentuk peluru ini tidak terhambat angin jika melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi, karena laju angin seluruhnya diteruskan mengikuti bentuk muka yang seperti peluru itu ... Semakin tinggi kecepatan (misalnya sampai 1.000 km/jam, maka bentuk muka akan semakin runcing) ...
Gambar di sini ...
![[Image: bentuklokomotif.jpg]](http://img220.imageshack.us/img220/706/bentuklokomotif.jpg)
Maaf kalau ada yang salah atau kurang, mohon teman2 RF yang lebih ahli di bidang ini ikut menambahkan ...
Ini beberapa bentuk Lokomotif secara umum dan pengaruh kecepatan lajunya, dibagi menjadi 3 :
1. Bentuk muka datar (KRL) - Tidak dianjurkan untuk kecepatan diatas 150 km/jam, karena laju angin yang mengarah ke muka Lokomotif akan diterima keseluruhan oleh luas permukaan muka Lokomotif, dan seandainya melaju dengan kecepatan diatas 150 km/jam akan menghancurkan lokomotif secara frontal. Oleh karena itu KRL atau KA komuter dirancang untuk kecepatan rendah (40 - 80 km/jam) ...
2. Bentuk muka miring (CC 203, KRL Lelono, KRDI, Railbus) - Dianjurkan untuk kecepatan hingga maksimal 200 km/jam. Laju angin akan sebagian diterima dan sebagian diteruskan mengikuti bentuk kemiringan muka Lokomotif tersebut ...
3. Bentuk muka peluru (Shinkansen, TGV, ICE) - Sangat dianjurkan untuk KA kecepatan tinggi (> 200 km/jam), bentuk ini diadopsi dari bentuk muka pesawat terbang, dimana bentuk peluru ini tidak terhambat angin jika melaju dengan kecepatan yang sangat tinggi, karena laju angin seluruhnya diteruskan mengikuti bentuk muka yang seperti peluru itu ... Semakin tinggi kecepatan (misalnya sampai 1.000 km/jam, maka bentuk muka akan semakin runcing) ...
Gambar di sini ...
![[Image: bentuklokomotif.jpg]](http://img220.imageshack.us/img220/706/bentuklokomotif.jpg)
Maaf kalau ada yang salah atau kurang, mohon teman2 RF yang lebih ahli di bidang ini ikut menambahkan ...
- R y z k y W i d i A T m a j a -





kalo dibayangin agak susah ![[Image: 142rh1s.jpg]](http://i54.tinypic.com/142rh1s.jpg)
![[Image: 2guxgnc.jpg]](http://i51.tinypic.com/2guxgnc.jpg)