Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
ANEKDOT PEMILU
#1
Railfans Se Indonesia, ini ada titipan Orasi dari Pak Caleg, yang Tanggal 9 Nanti akan bertarung Memperebutkan KURSI JABATAN Di DEWAN. Kurang lebih Orasinya Seperti ini : Pisss ahhh...


kapanlagi

20090407205904_KURSI_copy_49db5c283380c.jpg

Perkenalkan Nama Saya Drs. CALEG SE, MM alias Calo rada Gebleg .

Sebenernya saya gak ada niatan untuk jadi caleg. Soalnya saya punya cita-cita yang luhur yakni jadi Petugas Palang Merah atau Pemadam Kebakaran. Tapi ya mo gimana lagi. Emang nasibnya udah begitu kaliÂ…. Lagian khan sekarang banyak artis-artis yang berubah haluan, rame-rame jadi caleg, Masa saya gak bolehhhhhhh ????? Anak istri saya juga butuh makan, pakaian, perhiasan, rumah yang layak, tabungan, mobil mewah, dll. Dan itu hanya bisa diperoleh dengan cara : ya jadi caleg seperti ini. Soalnya kerjanya gak berat-berat amat. Cukup 4DT: Datang, Duduk, Diam, Dengarkan; dan Tandatangan. Jadi jangan heran kalo banyak beragam kalangan masyarakat rame-rame beralih profesi menjadi wakil rakyat (meskipun enggak bener-bener mewakili rakyatnya, seringnya lebih condong mewakili kebutuhan perut sendiri).

Ya, saya tahu untuk jadi caleg memang butuh dana dan tenaga yang besar. Minimal untuk mencetak brosur, stiker, spanduk, Poster simulasi, dll. Udah bisa dibayangkan dong berapa uang yang saya keluarkan untuk nyetak stiker sebanyak 20.000 pcs missal satu stiker harganya Rp. 1000,- ? belum lagi untuk poster (Rp. 2000) kalender (Rp. 2000) Spanduk (Rp.18.000/m2), Brosur (Rp. 1000) dll. Termasuk juga Amplop yang dalam waktu dekat ini akan sampai ditangan anda. Jumlahnya bervariasi tergantung dari kejujuran yang bagiinnya (biasanya ditilep, padahal udah tak kasih jatah sendiri, plus uang rokok & uang Lelah). Tapi dari saya tak sama ratain satu amplop isinya Rp. 100.000.

Dari situ saja sudah terbayang khan berapa rupiah yang mesti saya keluarkan untuk mewujudkan cita-cita saya jadi caleg. Itulah sebabnya, program pertama saya setelah terpilih nanti adalah: BAGAIMANA AGAR SAYA BALIK MODAL. Setelah modal balik, baru saya mikirin rakyat, BBM, Sembako, Pendidikan Murah, Kesehatan Gratis, Jaminan Investasi Pengusaha, Ketersediaan Lapangan Kerja, termasuk memurahkan Tiket Kereta Api Agar Free Rider seperti saya bisa naik KA dengan Murah.

Untuk itu saudara-saudara (saya lagi orasi menjerit-jerit nih, tolong dengerin)
Pilihlah saya dengan mencontreng Nomor Urut Caleg 16, Partai Nomor 57, Partai Dambaan Wanita pada pemilu 9 April 2009.

Hidup Rakyat ....
Hidup Hidup Caleg ...



Bagaimana Tanggapan Anda ????

Pisss ahhh...
#2
Tepuk Tangan Tepuk Tangan GAK BAKAL TAK CONTRENG TITIK Pisss ahhh...
ngak kenal ma calegnya, program2nya bikin pusing, mending nyusuri rel kereta aja yukssssssssss Ngakak
#3
Kayaknya orang-orang edan spoor lebih memikirkan nasib spoor daripada nasib caleg Pisss ahhh...
Naik kereta api tut...tut...tut...
Siapa hendak turut
Ke Bandung, Surabaya
Janganlah naik dengan percuma


#4
Railway Trackers Wrote:Railfans Se Indonesia, ini ada titipan Orasi dari Pak Caleg, yang Tanggal 9 Nanti akan bertarung Memperebutkan KURSI JABATAN Di DEWAN. Kurang lebih Orasinya Seperti ini : Pisss ahhh...


kapanlagi

20090407205904_KURSI_copy_49db5c283380c.jpg

Perkenalkan Nama Saya Drs. CALEG SE, MM alias Calo rada Gebleg .

Sebenernya saya gak ada niatan untuk jadi caleg. Soalnya saya punya cita-cita yang luhur yakni jadi Petugas Palang Merah atau Pemadam Kebakaran. Tapi ya mo gimana lagi. Emang nasibnya udah begitu kaliÂ…. Lagian khan sekarang banyak artis-artis yang berubah haluan, rame-rame jadi caleg, Masa saya gak bolehhhhhhh ????? Anak istri saya juga butuh makan, pakaian, perhiasan, rumah yang layak, tabungan, mobil mewah, dll. Dan itu hanya bisa diperoleh dengan cara : ya jadi caleg seperti ini. Soalnya kerjanya gak berat-berat amat. Cukup 4DT: Datang, Duduk, Diam, Dengarkan; dan Tandatangan. Jadi jangan heran kalo banyak beragam kalangan masyarakat rame-rame beralih profesi menjadi wakil rakyat (meskipun enggak bener-bener mewakili rakyatnya, seringnya lebih condong mewakili kebutuhan perut sendiri).

Ya, saya tahu untuk jadi caleg memang butuh dana dan tenaga yang besar. Minimal untuk mencetak brosur, stiker, spanduk, Poster simulasi, dll. Udah bisa dibayangkan dong berapa uang yang saya keluarkan untuk nyetak stiker sebanyak 20.000 pcs missal satu stiker harganya Rp. 1000,- ? belum lagi untuk poster (Rp. 2000) kalender (Rp. 2000) Spanduk (Rp.18.000/m2), Brosur (Rp. 1000) dll. Termasuk juga Amplop yang dalam waktu dekat ini akan sampai ditangan anda. Jumlahnya bervariasi tergantung dari kejujuran yang bagiinnya (biasanya ditilep, padahal udah tak kasih jatah sendiri, plus uang rokok & uang Lelah). Tapi dari saya tak sama ratain satu amplop isinya Rp. 100.000.

Dari situ saja sudah terbayang khan berapa rupiah yang mesti saya keluarkan untuk mewujudkan cita-cita saya jadi caleg. Itulah sebabnya, program pertama saya setelah terpilih nanti adalah: BAGAIMANA AGAR SAYA BALIK MODAL. Setelah modal balik, baru saya mikirin rakyat, BBM, Sembako, Pendidikan Murah, Kesehatan Gratis, Jaminan Investasi Pengusaha, Ketersediaan Lapangan Kerja, termasuk memurahkan Tiket Kereta Api Agar Free Rider seperti saya bisa naik KA dengan Murah.

Untuk itu saudara-saudara (saya lagi orasi menjerit-jerit nih, tolong dengerin)
Pilihlah saya dengan mencontreng Nomor Urut Caleg 16, Partai Nomor 57, Partai Dambaan Wanita pada pemilu 9 April 2009.

Hidup Rakyat ....
Hidup Hidup Caleg ...



Bagaimana Tanggapan Anda ????

Pisss ahhh...
Tanggapan saya...mending suruh mentelengi loko n rangkaiannya...dari Dipo jng sehariannn....uenak tenan leelee...!!!!

[Image: th_IMG_0864.jpg][/URL]
Dilarang keras membawa klonengan di Atas kereta api
#5
Gwemboks....


[Image: close.gif]

[Image: spammingsj0.gif]


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)