Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
lika-liku Commuter Line
#21
Informasinya Commuter Line yg baru (10 Rangkaian) sudah beroperasi, ada yg punya photo2nya gak yaa....??Bingung
Reply
#22
(09-03-2014, 08:18 PM)yusirwan Wrote: Informasinya Commuter Line yg baru (10 Rangkaian) sudah beroperasi, ada yg punya photo2nya gak yaa....??Bingung
Udah om di petak BOO-JAKK ane ada fotonya tapi dari jauh...Sakit waktu dia stabling di BOO...entar deh ane upload habis UTS ya...Xie Xie
Sosmed sayaBig Grin
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606

Ingin menjadi insan yang lebih baikWek


Reply
#23
(10-03-2014, 12:28 PM)CC20606 Wrote:
(09-03-2014, 08:18 PM)yusirwan Wrote: Informasinya Commuter Line yg baru (10 Rangkaian) sudah beroperasi, ada yg punya photo2nya gak yaa....??Bingung
Udah om di petak BOO-JAKK ane ada fotonya tapi dari jauh...Sakit waktu dia stabling di BOO...entar deh ane upload habis UTS ya...Xie Xie

ok...thanks...Playboy

semoga UTS nya sukses...
Reply
#24
KRL JR 205 sudah beberapa hari ini mulai dinas menemani kakak-kakak seniornya berdinas terlebih dahulu. saya pun penasaran dengan "kenyamanan" KRL baru tersebut. (maksutnya baru dibeli dari negara nan jauh disana). seperti apa sih kenyamanan yang akan saya dapatkan dengan kereta baru? katanya rangkaiannya sih 10 kereta, AC dingin, 2 kereta diantara 10 kereta tersebut, kursinya bisa dilipat otomatis yang dikendalikan dari kabin massinis depan. lantas, benarkah "gosip" yangberedar tersebut??
untuk lebih mengetahuinya, yu mari kita simak pengalaman saya kemarin malem.

Rabu
12 Maret 2013


jam tangan sudah menunjukan pukul 17:45. waktunya persiapan untuk segera pulang kantor. masih ada 15 menit lagi sebelum lonceng berbunyi. setelah tiba waktunya pulang, segera setelah itu saya bergegas keluar kantor guna mencari armada yang lebih menyiksa ketimbang angkutan commuter line, yakni bis kota.

18:40
akhirnya tiba juga distasiun tujuan, stasiun penuh kenangan. stasiun tanjung barat (TNT)
untuk jadwal perjalanan medio pukul 17.00-19.00 disini sangat banyak, jadi jangan takut ketinggalan KR. oleh sebab karena itu saya sempatkan solat berjamaah dimushola stasiun terlebih dahulu.

18:53
tak lama setelah selesai solat berjamaah, KRL yang yang dinanti-pun tiba.tidak terbayang oleh saya bakalan dapat KRL 10 rangkaian alias si JR 205.

nah, akhirnya saya mendapatkan kereta didalm rangkaian ke:

[spoiler]

[Image: 13119063475_fa6f8f9563_z.jpg]

[/spoiler]

berdasarkan gambar diatas bisa dilihat bahwa rangkaian terakhir (10) pun penuh dengan lautan manusia. hanya saja mereka satu jenis, yaitu perempuan semuaNgakak

setelah naik di gerbong 205 99 (itu kode kereta yang saya taekin), kereta mulai berjalan perlahan menuju stasiun pemberhentian selanjutnya, stasiun lenteng agung (LNA)


18:57
Masuk stasiun LNA.

di LNA tidak banyak penumpang yang naik dan turun, hanya beberapa orang saja. dan masih bisa dihitung dengan jari.

silahkan dicek ke video berikut, untuk melihat suasana di dalam KRL 572 JR 205 Jakk-BOO saat persiapan berangkat stasiun LNA




duh, didalam rangkaian gaduh sekali. sudah jelas sekali bahwa mereka adalah penumpang eva yang hingga saat ini, jika naik KRL selalu bergerombol didekat persambungan. yang jadi masalah, kalo mereka diem sih kagak apa-apa.
mereka berisik sekali, sehingga menggangu perjalanan penumpang lainnya. PKD-pun tidak nampak disini.

18:59
masuk stasiun Universitas pancasila. meskipun pintu KRL dibuka lebar-lebar namun dari pintu rangkaian ke 9 tidak ada satupun penumpang yang turun.

19:02
masuk stasiun universitas Indonesia
mayoritas yang turun disini adalah mereka yang biasa menggunakan KRL tujuan depok. KRL 572 mulai agak sengang

19:06
masuk stasiun Pondok Cina.
penumpang yang naik dan turun seperti sama besar. artinya, setiap 10 penumpang yang turun, pasti ada 10 penumpang yang naik.
berikut foto didalam rangkaian KRL 572 saat berangkat dari POC

[spoiler]

[Image: 13119063205_3f366b5736_z.jpg]

[/spoiler]

cukup ramai bukan?

19:10
KRL 572 masuk stasiun DP. banyak sekali penumpang yang turun distasiun ini. mulai dari pekerja kantoran, ibu-ibu, anak kuliahan dan umum.
yang naik juga relatif lebih sepi jika dibandingkan dengan yang turun. akhir kata KRL nya lumayan sepi.
sampai stasiun Depok baru pun penumpang EVA tersebut masih berulah. malahan semakin berkoar-koar ucapannya. hadoh bikin Red Bull

tapi sudah lah, biarkan mereka berkreasi dengan ucapan mereka. mau ditegur juga percuma

19:13 DP
pintu yang terbuka adalah pintu sebelah kiri, ucap announcer dari balik speaker JR 205. penumpang yang turun tidak ada, hanya penumpang naik saja. deuh Bethe

perjalanan TNT-DP dengan perjalanan DP-BOO kurang lebih memakan waktu yang lebih lebih sama, sekitar 20-30 menitan

saat meninggalkan DP, 572 berjalan mulai kencang menuju stasiun Citayam. hal ini dikarena kan Jarak antara stasiun DP-CTA cukuup jauh.
saya rasa kereta berjalan sekitaran 60-80 KM/jam, hal ini dirasakan dari guncangan yang dihasilkannya.

19:20
setelah 7 menit perjalanan, akhirnya tiba juga ditasiun Citayam
disini, banyak sekali penumpang yang turun. kalo dipersensentasekan sekitar 40% yang turun, termasuk penumpang Eva tersebut. kereta jadi semakin sepi
lumayanlah. bisa bernapasNgakak

19:27
Masuk stasiun bojong gede. sudah mulai agak sepi nih, kursi-kursi mulai ditinggalkan oleh penghuni sbeelumnya. jadi bisa milih deh mau duduk dimari.

19:34
masuk stasiun cilebut.
alamak, sebagaian penumpang sudah mulai turun JR 205 99 yang saya taekin pun sepi.
coba ajah dari tadi sepinya, jadi gak mesti deh "olahraga mental" kaya tadi

19:44
masuk stasiun akhir, stasiun bogor dengan selamat dijalur 3.
kereta ini nantinya akan berdinas sebagai KRL 613 tujuan akhir stasiun Jakarta Kota.


Nah, lantas bagaimana kah interior si JR 205 ini?

ini dia Kursi yang ada di JR 205

[SPOILER]

[Image: 13119062815_df5cab21bd_z.jpg]

[/SPOILER]


Heran deh sama penumpang yang satu ini, dari pertama saya naik JR 205 di TNT sampe kereta berhenti dan mau jalan lagi kekota ini manusia masih tidur bro.
pulas banget tidurnya. sepertinya dia abis "macul" dikantornya. jadi butuh istirahat yang lebih lama.

[spoiler]

[Image: 13119062805_cf6228dc9c_z.jpg]

[/spoiler]

nah, untuk susunan rangkainnya adalah:
(dihitung berdasarkan cabin yang digunakan)

204 99
204 21 (Ada kursi lipat otomatis)
204 20 (Ada kursi lipat otomatis)
204 269
205 269
204 268
205 268
204 267
205 267
205 99

didalam KRL ini ada yang unik ternyata saudara-saudara.
ternyata announcer didalam rangkaian KRL 10 kereta ini selalu aktif.
contoh, apabila KRL akan memasuki stasiun, maka dari jauh si announcer sudah memperingati para penumpangnya.

"stasiun pembehentiann selanjutnya dalah stasiun x. pintu yang akan dibuka adalah pintu sebelah kanan. periksa kembali karcis dan bawang bawaan anda. pastikan tidak ada yang tertinggal maupun tertukar. terima kasih atas kepercayaan anda menggunakan jasa angkutan kereta api.
stasiun xxx"

ketika kereta berhenti beberapa detik distasiun lintas pun announcernya masih aktif.

"KRL ini adalah Commuter Line tujuan akhir stasiun Bogor. pastikan anda tidak salah naik. terima kasih".

nah, ketika KRL mulai berjalan perlahan pun announcer didalam KRL masih aktif berbicara.
"selamat datang di KRL tujuan akhir stasiun bogor. ini adalah kereta dengan 10 rangkaian kereta, kereta 1 dan terakhir khusus untuk penumpang wanita. terima kasih".
bener-benar salut sama announcer KA 572. sepanjang perjalanan selalu mengucapkan salam, terima kasih dan memperingati penumpang.


oya, pas mau turun juga si announcernya bilang mengenai jalur evakuasi, SOP keselamatan bila terjadi musibah.
pokoknya naik JR 205 beda banget dah sama naik commuter line-lainnya.

didalam KRL ini ada yang unik ternyata saudara-saudara.
ternyata announcer didalam rangkaian KRL 10 kereta ini selalu aktif.
contoh, apabila KRL akan memasuki stasiun, maka dari jauh si announcer sudah memperingati para penumpangnya.

"stasiun pembehentiann selanjutnya dalah stasiun x. pintu yang akan dibuka adalah pintu sebelah kanan. periksa kembali karcis dan bawang bawaan anda. pastikan tidak ada yang tertinggal maupun tertukar. terima kasih atas kepercayaan anda menggunakan jasa angkutan kereta api.
stasiun xxx"

ketika kereta berhenti beberapa detik distasiun lintas pun announcernya masih aktif.

"KRL ini adalah Commuter Line tujuan akhir stasiun Bogor. pastikan anda tidak salah naik. terima kasih".

nah, ketika KRL mulai berjalan perlahan pun announcer didalam KRL masih aktif berbicara.
"selamat datang di KRL tujuan akhir stasiun bogor. ini adalah kereta dengan 10 rangkaian kereta, kereta 1 dan terakhir khusus untuk penumpang wanita. terima kasih".
bener-benar salut sama announcer KA 572. sepanjang perjalanan selalu mengucapkan salam, terima kasih dan memperingati penumpang.


oya, pas mau turun juga si announcernya bilang mengenai jalur evakuasi, SOP keselamatan bila terjadi musibah.
pokoknya naik JR 205 beda banget dah sama naik commuter line-lainnya.
Reply
#25
Kamu agak mendingan klo aku malunya banget

Selasa 29 April 2014
Jam 16:00
Saya Tap in di Rawabuntu menunggu CL Relasi MJ-THB Keberangkatan Jam 16:20

Jam 16:20
The Announcer Says:"Mohon Maaf , KA xxx(Lupa) Masih tertahan Di StasiunCilejit
Saya pikir lagi Cilejit-Parung Panjang-Cicayur-Cisauk-Serpong-Rawabuntu
"Wih jauh amat y", Parung Panjang--> Rawabuntu kira kira 25 menitan

16:25
KA Tujuan THB Sedang Persiapan Masuk Parung Panjang, Tambah Puyeng. Akhirnya saya putuskan untuk ke indomaret dan menuggu 15 menit disana. saat saya tap in lagi. "Ka Tujuan THB Persiapan Berangkat" Awalnya saya kira Cisauk, Taunya "Parung Panjang" Sad

Akhirnya Saya putuskan Jalan-Jalanya saya potong ke Sudimara PAdahal Sebelumnya mau ke Jurangmangu(Mau ambil foto) Setelah jam 17:00 kereta datang

Saat saya sampai ke sudimara Saya turun di peron dua trus denger announcement "Jalur 3 akan segera masuk cl tujuan serpong" kan saya kira Peron|Jalur 3|Jalur2|PEron|Jalur 1
taunya PEron|JAlur 1(Ke merak)|JAlur 2(Ke thb|PEron|JAlur 3(tambahan/langsiran)|


Saya loncat dari peron 2 trus manjat ke peron 1, perasaan saya lega(Sangat-Sangat-Sangat pangkat 10 lega)
Saya lihat krl melewati sinyal, ternyata krl Berbelok ke peron 3, saya langsun pindah padahal anoncment jalur 2 akan diberangkatkan ka tujuan thb(Blom aspek Hijau)

Saya langsung masuk, setelah 2 menit krl belum jalan sementara jalur 2 sudah berangkat, Dalam hati saya:Astagfirullah mending tadi nunggu .asem!!!!!!

Setelah menggu 10 menit ka belum jalan, beberapa detik kemudian Jalur 1 akan melintas langsung ka ekspress kalimaya, "tambah parah" dalam hati saya, setelah 5 menit menunggu ka tersebut lewat dan ada announcement lagi, Jalur 2 akan segera masuk KA lokal tujuan angke, "MAkin parah+Ngenes", KA masuk setelah 5 menit ka tersebut berhenti dan Akhirnya krl dapat sinyal hijau. dan kembali ke rawabuntu

Saat di Tempat les Saya tiba jam 17:46(Telat 46 menit) dan enaknya gurunya diluar dan beberapa muridnya main diluar dan gk dimarahin

AmanatWekEriksa kembali JAdwal dan tanyakan ke petugas "KEnapa" jika KEpo tentang telatnya masih mnghantui anda
Reply
#26
Sabtu, 24 Mei 2014
BOO – DU


Awalnya, saya niat menggunakan KA 929 pemberangkatan Pukul 12.25 dari stasiun Bogor. Tapi ada daya, saat hendak tap out, KRL yang jadi target sudah ngacir begitu saja. Alhasil ane ketinggalan KRL tujuan akhir Jatinegara. Sementara pemberangkatan KRL tujuan JNG berikutnya adalah KA 945 Pemberangkatan Bogor pukul 13.33. artinya, saya mesti nunggu > 1 jam. Lumayanlah, nunggunya bisa sampe jamuran hahha

“pemberangkatan selanjutnya masih tersedia dijalur 2. KRL Commuter Line tujuan Manggarai, Cikini, Juanda mengakhiri perjalanan distasiun Jakarta Kota.

Jalur 3 tersedia commuter line tujuan akhir stasiun jakarta. Jadwal pemberangkatan stasiun bogor pukul 12.42.

Commuter line tujuan Manggarai, Sudirman, Tanah Abang, sampai stasiun Jatinegara, saat ini rangkaiannya persiapan berangkat stasiun Depok Baru. Jadwal pemberangkatan stasiun bogor pukul 13.33.

Persiapan diberangkatkan dari jalur 2, KRL commuter line tujuan Manggarai, cikini, juanda, mengakhiri perjalanan distasiun jakarta kota.
Kepada para penumpangnya yang kemungkinan masih berada diluar rangkaian kami persilahkan untuk segera naik kedalam rangkaian”, cetus announcer stasiun bogor

Tanpa pikir panjang lagi, dengan sangat terpaksa saya naik KRL tersebut. Dengan harapan ada KRL pemberangkatan DP tujuan akhir jatinegara.

Dan benar saja, tak berapa lama announcer stasiun bogor mengumumkan kepada penumpang tujuan THB – JNG untuk segera naik kedalam rangkaian commuter line yang tersedia dijalur 2 dan transit di Depok. Dengan jadwal pemberangkatan Depok pukul 13.13

Singkat kata, akhirnya saya naik kedalam rangkaian Commuter line.
Waktu itu ane gak sempet nyatet no rangkaiannya. Sing penting mah bisa nyampe depok dulu lah, pikirku Big Grin

Lintas BOGOR – DEPOK
Bogor 12.35

Saat berangkat dari BOO, keadaan CL siang itu sudah lumayan rame, ya meskipun tidak serame dan sepadat disaat jam kerja. Seengaknya, ana tetap gak kebagian kursi . Terpaksa lesehan dilantai

Cilebut 12.44
Penumpang yang naik dari stasiun cilebut, tidak banyak. Masih bisa dihitung. Kira-kira 3-5 orang disetiap pintunya. Keadaan AC saat itu sudah mulai kalah oleh suara deru mesin kipas angin. Beberapa orang penumpang mulai terlihat kepanasan.

Bojong gede 12.51
Berhubung pintu yang terbuka adalah sebelah kanan dan kiri, alhasil para penumpang yang naik dari stasiun ini lebih banyak dari stasiun sebelumnya. Namun tetap, CL masih mampu menampung manusia-manusia tersebut.

Citayam 13.01
Sesampainya distasiun citayam, saya agak terheran-heran. Soalnya disini saya tidak melihat ada penumpang yang naik. Padahal biasanya, ramenya massya allah. Bikin kelinger. Tapi alhamdulilah lah, barokah buat saya. Gak tahu juga yah kalo digerbong lainnya Big Grin

13.09 Depok
Sesampanya didepok, rangakain KRL yang saya taiki ini rupanya sedikit lebih lengang. Kenapa? Ya karena sebagian besar penumpangnya pindah ke KRL di jalur 2 stasiun DP yang tujuan akhirnya JNG. Ternyata, sbgaian besar dari mereka memiliki tujuan yang sama dengan saya. Yaitu menuju sudirman, tanah abang, jatinegara.

Saat pintu dibuka, penumpang berhamburan keluar rangkaian untuk segera mendapatkan tempat di krl DP tujuan akhir JNG. Ibaratnya seperti hendak mudik pada tahun 2000an, semua rebutan kursi. Ta terkecuali saya sendiri sih. Hihihi.

13.13 Depok
Akhirnya rangkaian berangkat juga. Alhamdulilah, berangkatnya tepat waktu sekali. Dari sini rangkaian sudah penuh, akibat kosongnya jalur BOO-JNG. Tapi, meskipun penuh seperti di jam kerja, saya masih sempat duduk, ya meskipun lesehan ala kadarnya 

Nah, berhubung jalur yang akan dilalui adalah jalur yang biasa saya lewati sehari-hari, maka dari itu saya putuskan untuk istirahat sejenak. Karena (kemungkinan) beberapa jam kedepan saya tidak bisa memejamkan mata.

Bangun-bangun KRL yang saya tumpangi sudah sampai di stasiun Manggarai.
Cukup banyak penumpang yang naik dan turun disini.
Dan juga, ternyata ada langsiran si mbah bb

[spoiler]

[Image: 14155377549_a372292619_c.jpg]

[/spoiler]

Sejurus kemudian, KRL berbelok arah kesebelah kiri, menelusuri jlan rel menuju stasiun sudirman. Stasiunnya pekerja kantoran.
Lepas karet, akhirnya berpapasan dengan KA semen nambo.





[spoiler] maaf, hasil vidieonya tidak baik. Dikarena TS masih amatiran : ha ha ha : [/spoiler]



Distasiun tanah abang, seperti pasar tumpah. Ramenya bukan main. Penuh sesak.
Ibaratnya seperti pasar yang diserbu ibu-ibu yang besoknya akan lebaran. Rame tenan :p

14.25
Akhirnya tiba distasiun DU. Stasiun tujuan saya untuk segera naik patas.

alhamdulilah, perjalanan BOO-DU ditempuh dalam 115 menit
[12.35 – 14.25]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)