Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA baja koil cilegon....
#21
gak lah yaw........spanjang jalan menyalip 3 kereta itu sebelum sampe SMC
lagian sekarang emang masa jayanya KA Barang........
KA 7090 Parcel ONS aja selalu nyalip si harina di pegadenbaru

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
#22
termasuk KA penting jg yah...
Keep Fighting Never Give
Reply
#23
(16-12-2009, 01:08 PM)Agung Wrote: tadi masuk SMC jam 10.05 setelah menyalip 1002, 1004 dan 1006

Mengapa prioritas KA bajanya lebih tinggi dari KA-KA tsb, yang mana KA 1002-1006 merupakan KA peti kemas (termasuk di dalamnya Antaboga)?

Di mana sajakah KA baja tsb menyalip KA-KA peti kemas? Apakah JRK dan PLB juga termasuk di antara stasiun tempat KA baja tsb menyalip KA peti kemas?
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#24
bisa jadi.........saya gak tau pastinya dia menyalip dimana...........
sebab nih KA masi dalam masa percobaan..........jadi prioritasnya lebih tinggi agar konsumen yg memakai KA ini menjadi puas dan dapat menggunakan KA ini terus.........

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
#25
(16-12-2009, 11:55 AM)Charles Wrote: Kurang aman kalau koil-koil baja tersebut cuma diangkut pakai PPCW seperti pengangkutan bogie kereta, seharusnya digunakan gerbong yang lebih tertutup agar lebih aman dan koilnya tidak mudah jatuh saat perjalanan.

rata2 utk angkut baja coil memang pake yg terbuka agar bs diikatkan melingkari dek.
hal ini jg diterapkan oleh truk2 pengangkut baja koil yg jg pake gandengan terbuka.
Keep Fighting Never Give
Reply
#26
biasanya ada yang model datar (flat car ) ada juga yang model dinding rendah.walaupun datar kan di ikat dengan tali baja juga !
tidak terbayangkan keindahan trem uap ketika lalu lalang di bawah jembatan kereta api jatinegara
foto ane yang lainnya ada disini kang !
http://www.flickr.com/photos/36503981@N02/

Reply
#27
(16-12-2009, 11:57 AM)Taufik GM-MarKA Wrote:
(16-12-2009, 11:55 AM)Charles Wrote: Kurang aman kalau koil-koil baja tersebut cuma diangkut pakai PPCW seperti pengangkutan bogie kereta, seharusnya digunakan gerbong yang lebih tertutup agar lebih aman dan koilnya tidak mudah jatuh saat perjalanan.

Bener, rawan bgt ngeglundung
Mending pake GGW aja

aman kok...
seperti kata bro oulevio.....
itu kan diiket rantai.....
sama kayak kalo dibawa truk kontener....
Reply
#28
(16-12-2009, 04:33 PM)big bro Wrote:
(16-12-2009, 11:57 AM)Taufik GM-MarKA Wrote:
(16-12-2009, 11:55 AM)Charles Wrote: Kurang aman kalau koil-koil baja tersebut cuma diangkut pakai PPCW seperti pengangkutan bogie kereta, seharusnya digunakan gerbong yang lebih tertutup agar lebih aman dan koilnya tidak mudah jatuh saat perjalanan.

Bener, rawan bgt ngeglundung
Mending pake GGW aja

aman kok...
seperti kata bro oulevio.....
itu kan diiket rantai.....
sama kayak kalo dibawa truk kontener....

Menurut saya masih kurang aman, bagaimana kalau tiba-tiba ikatan rantainya terlepas di tengah jalan?
Masih lebih baik pakai gerbong YYW yang dulunya untuk angkutan pulp/kertas, karena kedua sisinya bisa dibuka tutup dengan mudah dan penampangnya terbuka...
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply
#29
^
pasti ada alasan kenapa dibawa dengan cara tersebut....
contohnya di kontener...
kalo memang tidak aman pasti cara seperti ini sudah tidak digunakan lagi pada angkutan baja coil dengan kontener.....
alasan lain, PTKA lebih punya armada yang SO berupa PPCW....
Reply
#30
ya karena gerbong TTW dan YYW sudah jarang di lihat di lintas utama paling cuma jalan untuk mengangkut kricak dan minimnya armada yang SO,,,
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)