Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[in memoriam] Jalur Tasikmalaya-Singaparna
#41
saya dengar jalur ini dari nenek saya dan udah lama, emang tasik kaya akan hasil bumi seperti yang udah kang asep sebutkan tadi yaitu batubara dan mangan yang berpusat di tasik selatan, tapi andaikan jalur ini disambung menuju cikajang kebayang jalur yang ekstrim tapi punya pemandangan yang sangat indah.....
Reply
#42
ga ada pic jalur ini waktu masih operasi kang??
wat nostalgia....
Tersenyuum
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#43
moga-moga bisa di aktifkan kembali demi kemajuan pertambangan
Reply
#44
(30-12-2010, 11:31 AM)aatea_goparmania Wrote: ga ada pic jalur ini waktu masih operasi kang??
wat nostalgia....
Tersenyuum
Fotonya dong biar kita bisa masuk kedunia doeloe.....Xie Xie

[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

YAHOO!

nikimura.cellular
[/spoiler]
Reply
#45
saya sudah nyari-nyari tapi ndak ketemu, soalnya jalur ini matinya lama banget sebelum tahun 1940an...

Reply
#46
(17-12-2009, 08:05 PM)titotea Wrote:
(11-12-2009, 07:38 PM)asep_0907 Wrote: Satu-satunya kereta yang melintas dikenal dengan nama KA gowengan (gowengan = mata uang RI dulu setengan SEN). Kereta api ini berangkat dari Singaparna ke Tasikmalaya dan berhenti dibeberapa stasiun/halte seperti Borolong, Cibanjaran, Mangkubumi, Padayungan, Nagarawangi, Pasarkolot, Bui (Jl. Soekardjo). Kereta waktu itu multifungsi tidak hanya mengangkut penumpang tetapi barang juga berupa Mangan dan Batubara, nantinya batubara diturunkan di turunkan di Stasiun Tasikmalaya lalu di jual keluar kota. Memasuki tahun 1960an KA Gowengan hanya mengangkut Mangan dan Batubara saja, hal ini dikarenakan KA tidak lagi menuju Singaparna dikarenakan terputusnya jalur di Jembatan Cikunir. Dibangunnya jalaur kereta ini tadinya akan disambungkan dengan jalur Cibatu-Garut-Cikajang, kenapa Belanda membangun jalur ini???? karena pada waktu itu Kota Tasik kaya akan Mangan tetapi entah karena apa jalur ini tidak jadi disambungkan dengan jalur KA Garut

wassalam
asep tea

terputus di jembatan cikunirnya kenapa??

apa karena gunung galunggung meletus???

[Image: 5992533437_d244d656ea.jpg]
Reply
#47
apa di tropenmuseum ato kitlv sama sekali ga ada arsip mengenai jalur ini???
bener2 penasaran ane,.,,,
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#48
Baca di koran PR hari ini, "pemkab dan pemkot Tasikmalaya akan melakukan pelebaran jalan terkait semua kantor dinas pindah ke Singaparna. Lahan yg akan dipakai yg berada di sisi utara jalan yg merupakan lahan milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero), tetapi hingga saat ini belum ada pembicaraan dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) terkait hal tersebut"
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply
#49
maap kalo membangkitkan trit yang ampir masuk kubur...

ayah saya yang notabene asli tasik mengiyakan kalo dulu pernah ada jalur kereta yang melintas di dalam kota...

menurut ayah saya dulu namanya "kereta kwong", mungkin maksudnya kereta uap...

ayah saya juga bilang dulu kalo ada kereta lewat semua yang ada di jalur dipinggirken... katanya "awas aya kereta hayang liwat"

ibu saya yang kampungnya juga di tasik ,tepatnya di jalan cihideung balong (silaken dicari di google maps). cihideung balong itu jalan yang lebar untuk ukuran kota menengah, beluau bilang dulu sering liat kereta uap lewat situ, katanya juga pasar rel itu dulunya jalur kereta api (makanya dinamaken demikian), persis seperti yang diceritakan didepan...

nanti lebaran saya merencanaken penelusuran kecil-kecilan...
masih menunggu ada K1/K2 Jakarta-TSM
K3 INKA juga boleh sih

twitter: @raihan__aulia
Reply
#50
aduuh, sayang banget foto-fotonya udah pada ilang...

padahal saya mau liat..
masih menunggu ada K1/K2 Jakarta-TSM
K3 INKA juga boleh sih

twitter: @raihan__aulia
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)