23-04-2012, 03:41 AM
kok plta bisa ngeluarkan co2, dari mana ya?
|
Bahan Bakar lokomotif
|
|
23-04-2012, 03:41 AM
kok plta bisa ngeluarkan co2, dari mana ya?
23-04-2012, 09:31 PM
barangkali dari gas2 yang dilepaskan dari dasar bendungan. karena bendungan lingkungannya mirip2 rawa yang melepaskan co2 dan metan.
kalau kesimpulannya begitu, maka energi yang benar2 bersih dari gas co2 tinggal tenaga angin dan matahari yang dayanya dibanding besarnya pembangkitnya kecil. atau "plta" (pembangkit listrik tenaga atom). hehehe...
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
23-04-2012, 11:57 PM
Yup betul, biomass yg terkumpul di dasar bendungan mengalami dekomposisi anaerob menghasilkan metana. Metana ini jika sampai lepas ke atmosfer efek rumah kacanya jauh lebih kuat daripada CO2. Efek ini diperparah oleh kebiasaan pembangunan bendungan yg langsung bikin dam & membanjiri lahan tanpa pembersihan dulu.
: :Ada yg tau gak, gimana kabarnya loko2 eksperimen kyk HH20B yg pke hydrogen fuel cell, atau BP4 yg kyk motor elektrik (pake batere)?
<div style="width:500px;margin:auto;border:9px double #fff;border-radius:20px;background:#00a;color:#fff;box-shadow:3px 3px 20px #888;text-align:center">MENEROBOS PERLINTASAN<br/>DAPAT DIJATUHI<br/>HUKUMAN MATI DI TEMPAT</div>
26-04-2012, 12:39 AM
pakai Battere susah. Mahal dan tiap 5 tahunan musti ganti. Lagi pula kapasitas terlalu kecil.
Coba lihat. 1 liter solar kira2 mempunyai tenaga sekitar 10kWh. Sekarang kita ambil loko kecil aja seperti D3xx dengan 500pk=370kW. 1 jam perlu 370kWh. Kalau pakai solar perlu sekitar 37 liter. Kalau mau pakai batt perlu Batt dengan kapasitas 370kWh dibulatkan 400kWh. Coba kita lihat beratnya. Batt (◣_◢)┌∩┠24 volt, 100Ah = 2,4 kWh, beratnya kira2 80kg, harga sekitar 150usd. Untuk 400kWh perlu 170x dengan berat total 14 ton dengan harga total 26000usd. Ini hanya untuk 1 jam. Perhitungan berdasar Batt (◣_◢)┌∩┠biasa. Ini yang paling murah. Kalau Batt Li, lebih ringan separoh tapi harga 4x. Kalau Hydrogen gak soal tapi apa keuntungannya. Semua cara produktie Hydrogen menghasilkan CO2.
27-04-2012, 07:13 PM
Soal emisi, pembangkit listrik bahan bakar fosil menghasilkan emisi lebih rendah daripada mesin kendaraan. Ini perkiraan kasar saya saja dari penalaran: bus butuh lebih dikit bahan bakar per penumpang untuk jarak yang sama, kereta lebih sedikit lagi, kalau diteruskan, tentu PLTU butuh makin dikit lagi.
Karena itulah, negara-negara yang maju transportasi relnya (kecuali US) cenderung menggunakan traksi elektrik. Keuntungan paling jelas dari penggunaan kereta listrik adalah energi dari regenerative braking kereta listrik bisa disuplai balik ke konsumen lain, seperti konsumen rumah tangga dan industri. Seandainya minyak habis, kereta dan lokomotif listrik tidak perlu modifikasi untuk menyesuaikan bahan bakar, cukup pembangkit listriknya saja, sedangkan jika masih memakai mesin bakar di kereta, banyak sekali sarana yang harus kena modifikasi atau diganti. CMIIW
visit my blog
Obsesi: Menghapuskan 'Api' dari 'Kereta Api' ![]() RF kikansha_otaku, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
28-04-2012, 02:27 AM
ja betul, mesin di pabrik listrik bekerja lebih efficient karena berputar di rpm dimana mesin paling irit dan konstant. Tetapi, daya beputar musti dirubah menjadi tenaga listrik. Terus transportatie ketempat dimana diperlukan, perlu penyimpanan di accu dan terachir perlu dirubah lagi ke daya putar. Terutama transportatie dan penyimpanan mengakibatkan banyak kerugian. Hasil total untuk daya yang sama listrik malah perlu bahan bakar lebih banyak. Keuntungannya mengurangi co2 dikota padat, pindah diluar kota ditempat pabrik listrik.
28-04-2012, 07:13 AM
wah, kalo yang lok hidrogen serem ah. mana tangki hidrogennya dipasang diatas loknya persis. kalo ada tabrakan bisa kayak pesawat zeppelin "hidddenburgh" yang njebluk lalu kobong.
malah masih mending lok yang pakai gas metan. tangkinya dibawa gerbong sendiri mirip tendernya lok wap. kerapatannya juga 3 kalinya hidrogen.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
28-04-2012, 03:05 PM
(This post was last modified: 28-04-2012, 03:07 PM by antonius_123.)
semua menghasilkan co2 juga, wis pakai solar aja gak aneh2. Minyak juga masih cukup untuk 200-300thn menunggu ada atom fusie ato techniek lain.
gae opo aneh2 malah golek perkoro.
29-04-2012, 06:26 AM
hehehe. namanya juga eksperimen pakdhe. nggak ada salahnya kan. lagipula semua2 lok eksperimen itu belum ada yang buat dinas resmi karena memang belum layak untuk itu.
kalau saya sih, oke2 saja eksperimen yang aneh2, asal jangan yang kayak blue energi pakai bahan bakar air atau pembangkit listrik tenaga jin yang melawan hukum kekekalan energi versinya joko nganjuk. kalau itu sih ngawur bin waton. hehehe...
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
30-04-2012, 01:55 AM
kalau mau experiment yang langsung menguntungkan kantong, masukin minyak goreng ke mobil ato (◣_◢)┌∩┠diesel dengan campuran 50%. Lebih murah dan gak ada kerugian.
Kalau mobil benzin, masukin spiritus 25%. Amin |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|