Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Wisata Divre II Sumbar
#21
Quote:Kereta Mak Itam Siap Sambut Peserta Tour de Singkarak 2012.


[Image: img_20120515131028_4fb1f35417119.jpg?w=600]

Ada banyak atraksi wisata yang akan dinikmati peserta dan wisatawan Tour de Singkarak 2012, salah satunya adalah Kereta Mak Itam di Sawahlunto. Kereta tersebut merupakan kereta api batu bara dan peninggalan dari zaman Belanda.

Pada tanggal 4 Juni 2012, Kota Sawahlunto akan menjadi tempat start balapan sepeda ini dimulai. Di sisi lain, Sawahlunto memiliki Museum Kereta Api dan terdapat lokomotif tua yang bernama Kereta Mak Itam. Meski beberapa bulan lalu kondisinya kurang bagus, kini perbaikan pun dilakukan untuk menyambut ajang tahunan tersebut.

"Insya Allah kini keadaan Kereta Api Mak Itam sudah diperbaiki untuk menyambut Tour De Singkarak ini," kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dalam launching Tour de Singkarak di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (14/5/2012) malam.

Menurutnya, akan ada banyak wisatawan yang mencoba untuk naik dan merasakan sensasi Kereta Mak Itam ini. Kereta api ini merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Kota Sawahlunto. Bahkan, tahun lalu kereta ini juga mengantar peserta lomba dan wisatawan untuk berjalan-jalan.

Kereta Mak Itam merupakan suguhan dari Museum Kereta Api Sawahlunto. Di Museumnya, terdapat tiang-tiang, peron, dan juga arsitektur bangunan yang khas ala koloni Belanda. Di sini, wisatawan dapat menemukan berbagai macam peralatan perkeretaapian yang sudah berumur lebih dari 100 tahun, lengkap dengan informasinya.

Kereta Mak Itam merupakan satu di antara dua kereta api tertua di Indonesia, dibuat tahun 1965 kereta tersebut masih menggunakan lokomotif uap berbahan bakar batu bara. Wisatawan dan para peserta lomba pun dapat menikmati hamparan hutan yang hijau, bukit-bukit yang menjulang, dan juga udara pegunungan yang sejuk saat naik Kereta Mak Itam.

Saat menyaksikan Tour de Singkarak nanti, pastikan Anda mencoba untuk naik Kereta Mak Itam tersebut. Hamparan alam khas Minang yang penuh perbukitan, akan menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan. Namun memang, Kereta Mak Itam hanya beroperasi pada akhir pekan saja.

"Cukup beroperasi Sabtu-Minggu saja karena ramai orang. Kalau setiap hari beroperasi, bisa rugi," kata Irwan.

Sumber : detik.com
Reply
#22
(01-08-2011, 05:13 PM)Dana Komuter Wrote: Nampaknya koq ranah Minang terlebih Bumi Andalas sepi dari peredaran nih...??? Cuma mau nanya, adakah perkembangan KA wisata kita utk Divre II kita ini? Pasca Gempa Bumi yang kerap kali terjadi di perairan Samudera Hindia tepatnya berdekatan dengan kepulauan Mentawai bbrp waktu ini, apa mempengaruhi KA wisata Sum-Bar yah?

Iya mas, memang sejak sering terjadinya gempa diwilayah pantai barat sumatra ikut berpengaruh terhadap okupansi penumpang KA Wisata. Terlebih lagi tujuannya adalah pantai. Karena mereka masih was-was akan ancaman tsunami di daerah barat sumatra. Oleh karena itu, perkembangan KA Penumpangnya masih biasa2 saja.SedihSedih
Reply
#23
bakal ada upgrade jalur ke R54 dan bantalan beton atau gak ya?

prospek angkutan barang di Divre II selain semen apalagi ya? sorry agak OOT
Reply
#24
(24-05-2012, 09:50 AM)mdnboy Wrote: bakal ada upgrade jalur ke R54 dan bantalan beton atau gak ya?

prospek angkutan barang di Divre II selain semen apalagi ya? sorry agak OOT

Utk upgrade ke R 54 rasanya belum bisa, masih pake R 42 bantalan beton dan besi. Utk prospek angkutan barang selain semen ya sawit, batubara.
Reply
#25
(26-05-2012, 10:55 AM)Maulana Nur Achsani Wrote: Utk upgrade ke R 54 rasanya belum bisa, masih pake R 42 bantalan beton dan besi. Utk prospek angkutan barang selain semen ya sawit, batubara.

semoga saja sesuai dengan yang ditulis di majalah KA bakal ada pengiriman lok sekelas CC 201 untuk angkutan semen......

sebenarnya kalau promosinya intensif KA wisata danau singkarak bisa mendapat penumpang dalam jumlah yang lebih banyak sehingga bisa memenuhi biaya operasional.....

kalau KA wisata rasanya cukup dengan lok BB atau Mak Itam....
Reply
#26
(20-06-2009, 03:38 PM)Maulana Nur Achsani Wrote: Untuk sementara, KA Wisata masih sampai di Pariaman dan untuk luar Padang, hanya untuk rute PadangPanjang-Sawahlunto(PP) ato Mak Itam Sawahlunto-MuaroKalaban(PP). Akhir tahun 2009, direncanakan sudah bisa dibuka untuk rute Padang-PadangPanjang tinggal menunggu K3 baru dari PT INKA.

sumber:
http://rri.co.id/index.php/detailberita/...88usVL3Bkg

KA Padang-Padang Panjang Segera Beroperasi
Selasa , 08 Mei 2012

KBRN, Padang : PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumatera Barat menurut rencana akan memfungsikan kembali rute Padang-Padang Panjang, karenanya dilakukan pengerjaan perbaikan jalur serta dua jembatan menuju Lembah Anai, yakni jembatan di Sicincin yang rusak pasca gempa 2009 dan jembatan di Kayu Tanam yang rusak karena banjir bandang tahun 2010 yang lalu.

Humas PT KA Divre II Sumatera Barat, Dasril, Selasa (8/5), mengatakan, kendati pengejaan perbaikan jalur kereta api rute dari Padang ke Padang Panjang telah siap diperbaiki oleh Satuan Kerja Ditjen Perkeretaapian, namun hingga sekarang proyek pengerjaan jalur tersebut belum diserahterimakan kepada PT KA. Hingga saat ini, pihak PT KA Divre II Sumatera Barat masih menunggu diserahkannya oleh pihak Ditjen Perkeretaapian.

“Memang semulanya sudah ada rencana rute ke Padang Panjang, malah kereta Api Cindua Mato sudah siap untuk beroperasi. Namun, terjadi gempa di tahun 2009 ada beberapa prasarana yang di perbaiki dan dua jembatan yang rusak. Hingga saat ini, pengerjaan tersebut sudah siap diperbaiki, namun pihaknya menunggu penyerahan dari Ditjen Perkeretaapian," ujar Dasril.

Dasril menjelaskan, setelah dilakukan serah terima dari Ditjen Perkeretaapian, pihaknya akan melakukan uji coba kelayakan rute kereta api Padang ke Padang Panjang tersebut. Dari hasil survei di lapangan, kondisi jalur tersebut baru 80 persen. Kereta api yang akan dioperasikan rute Padang-Padang Panjang tersebut yakni KA Cindua Mato dengan lima gerbong.

PT KA Divisi Regional II Sumatra Barat memiliki 21 gerbong, masing-masing lima gerbong di KA Sibinuang dan 16 gerbong di KA Dang Tuanku, dan juga memiliki 23 lokomotif yang semua masih beroperasi baik untuk penumpang maupun barang. (Armen/HF)
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
Reply
#27
(06-06-2012, 05:27 PM)spoor_jadul Wrote:
(20-06-2009, 03:38 PM)Maulana Nur Achsani Wrote: Untuk sementara, KA Wisata masih sampai di Pariaman dan untuk luar Padang, hanya untuk rute PadangPanjang-Sawahlunto(PP) ato Mak Itam Sawahlunto-MuaroKalaban(PP). Akhir tahun 2009, direncanakan sudah bisa dibuka untuk rute Padang-PadangPanjang tinggal menunggu K3 baru dari PT INKA.

sumber:
http://rri.co.id/index.php/detailberita/...88usVL3Bkg

KA Padang-Padang Panjang Segera Beroperasi
Selasa , 08 Mei 2012

KBRN, Padang : PT Kereta Api Indonesia Divre II Sumatera Barat menurut rencana akan memfungsikan kembali rute Padang-Padang Panjang, karenanya dilakukan pengerjaan perbaikan jalur serta dua jembatan menuju Lembah Anai, yakni jembatan di Sicincin yang rusak pasca gempa 2009 dan jembatan di Kayu Tanam yang rusak karena banjir bandang tahun 2010 yang lalu.

Humas PT KA Divre II Sumatera Barat, Dasril, Selasa (8/5), mengatakan, kendati pengejaan perbaikan jalur kereta api rute dari Padang ke Padang Panjang telah siap diperbaiki oleh Satuan Kerja Ditjen Perkeretaapian, namun hingga sekarang proyek pengerjaan jalur tersebut belum diserahterimakan kepada PT KA. Hingga saat ini, pihak PT KA Divre II Sumatera Barat masih menunggu diserahkannya oleh pihak Ditjen Perkeretaapian.

“Memang semulanya sudah ada rencana rute ke Padang Panjang, malah kereta Api Cindua Mato sudah siap untuk beroperasi. Namun, terjadi gempa di tahun 2009 ada beberapa prasarana yang di perbaiki dan dua jembatan yang rusak. Hingga saat ini, pengerjaan tersebut sudah siap diperbaiki, namun pihaknya menunggu penyerahan dari Ditjen Perkeretaapian," ujar Dasril.

Dasril menjelaskan, setelah dilakukan serah terima dari Ditjen Perkeretaapian, pihaknya akan melakukan uji coba kelayakan rute kereta api Padang ke Padang Panjang tersebut. Dari hasil survei di lapangan, kondisi jalur tersebut baru 80 persen. Kereta api yang akan dioperasikan rute Padang-Padang Panjang tersebut yakni KA Cindua Mato dengan lima gerbong.

PT KA Divisi Regional II Sumatra Barat memiliki 21 gerbong, masing-masing lima gerbong di KA Sibinuang dan 16 gerbong di KA Dang Tuanku, dan juga memiliki 23 lokomotif yang semua masih beroperasi baik untuk penumpang maupun barang. (Armen/HF)

Semoga tidak ditunda lagi utk kesekian kalinya, amiiinnn Tersenyuum
Reply
#28
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .



[Image: new2copy.jpg]
Reply
#29
denger kabar katanya makitam (E 10 60) bener" mati? apakah benar kebenarannya?
SOARA ORANG TAMBOEN

Gujes Gujes Gujes....... 

Lok Merah Biru              
Reply
#30
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)