Posts: 2,258
Threads: 0
Joined: Dec 2013
Reputation:
31
(26-01-2014, 03:03 PM)Garry KAHP Wrote: ^^
Matar ikut lewat selatan gan. KA Pantura yg ujungnya ke selatan Jawa dilewatin selatan semua Berarti si matar bernostalgia nih...
Sosmed saya
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606
Ingin menjadi insan yang lebih baik
Posts: 336
Threads: 0
Joined: Aug 2013
Reputation:
2
bisa dibilang MATAR comeback lintas selatan donkzzzz meskipun sementara??????????
merubah sesuatu menjadi sesuatu........................................
Posts: 453
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
wah bener'' nostalgia neh, sayang lg gak ada agenda ke +444.
" Only an idiot people who driving on a sidewalk "
Posts: 453
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
Info dr famili yg lg onboard 114, matar tertahan di cikampek sdh 1 jam lbh dikarnakan kerusakan lok, lok yg troble cc2018354 dipo sdt dan skrg menunggu lokpen dr jng.
" Only an idiot people who driving on a sidewalk "
Posts: 185
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
nunggu berapa lama ya ,,kalo dari jatinegara,,
Posts: 1,292
Threads: 0
Joined: Nov 2013
Reputation:
17
(27-01-2014, 04:21 PM)mustgoon Wrote: nunggu berapa lama ya ,,kalo dari jatinegara,,
Klo perjalanan JNG ke cikampek paling 1,5 jam ya.. jauh banget yak nunggu lok pengganti dri JNG, apa gk seharusnya cikampek dibuat sub dipo untuk lok cadangan..
Posts: 453
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
Update info, 114 diberangkatkan kembali pd pukul 17.20 dr cikampek dgn lokpen cc2019220 dipo jng. untung gak diasepin matar tambahan...
" Only an idiot people who driving on a sidewalk "
Posts: 2,258
Threads: 0
Joined: Dec 2013
Reputation:
31
(27-01-2014, 05:27 PM)KinjengCilik Wrote: Update info, 114 diberangkatkan kembali pd pukul 17.20 dr cikampek dgn lokpen cc2019220 dipo jng. untung gak diasepin matar tambahan... Lama amat nunggu lok penggantinya...
Sosmed saya
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606
Ingin menjadi insan yang lebih baik
Posts: 2,186
Threads: 0
Joined: Aug 2011
Reputation:
34
Nyumbang cerita aaah, hehehe ...
Quote:ARWAH BERSAMA "PROMO" GONG XI FAT CHAI
[spoiler]Kamis, 30 Januari 2014.
Terengah-engah saya berlari-lari kecil sepanjang Jalan Kebon Sirih, waktu menunjukkan pukul 12.45. Dan pucuk dicinta ulam pun tiba, begitu saya tiba di ujung jalan tersebut, Kopaja 20 telah tersedia dan siap mengantarkan saya ke Pasar Senen. Akhirnya saya pun bisa duduk tenang sambil mengatur napas yang sudah ngos-ngosan .....
11 hari sebelumnya ....
Saya mendapatkan telepon dari emak tercinta di rumah malam hari sepulang dari mbabu di samping Monas sana. Beliau tanya ke saya, "kira-kira bisa pulang ndak pas libur imlek?" Saya pun menjawab, "wah, hari gini tiketnya sudah ludes mak. Tapi coba saya cari ya mak, mungkin ada yang dibatalkan". "Ya udah, tapi ya ndak usah maksa kalo ndak ada ya".
Dan malam itu juga saya berkali-kali merefresh situs resmi reservasi hingga hampir 2 jam. Ternyata semesta juga mendukung. Muncullah satu tiket "promo" Gong Xi Fat Chai, Pasar Senen - Kediri seharga Rp 130.000, hanya satu lembar. Tanpa pikir panjang, sikaaaaat!!!
Kembali ke masa kini
Saat nafas saya mulai teratur, tau-tau kernet bilang "Ayo Pak, bu, di sini aja ya, silakan jalan kaki ke sana (terminal Senen). Zzzzz ... dan saya pun jadi korban Kopaja. Untung mereka menurunkan semua penumpang di Jalan Stasiun Senen, sehingga saya tidak perlu berjalan terlalu jauh.
Tiba di Pasar Senen, sekitar 13.15. Tak lama kemudian Matarmaja masuk jalur 1, dan begitu pula saya langsung menuju peron jalur 1. Terlihatlah Matarmaja dengan gagahnya di sana ... membawa 8 K3 .... campur aduk antara Nutrisari dan Selendang. Ealaaaaah :v
Saya segera naik ke K3-1, mencari seat 16C. Oh di sana ada dua Mbak-mbak yang terpisah, satu di 16A dan satunya di 16D. Mbak yang di 16D pun tampak agak kecewa karena terpisah dengan temannya di 16A. Dan saya pun menawarkan diri, "Mbak mau tukar? Boleh kok" "Oh iya Mas, makasih banget lho mas". Hihihi, asyiik, gak perlu berdesakan di seat ABC 
Kereta mulai penuh, rupanya di deret 16ABC yang tempat duduknya saya tukar hanya terisi 16A dan 16C, 16B kosong. Tapi depannya penuh tiga orang. Hihihi, ya udah deh, saya tetap mensyukuri pertukaran ini. Daripada beradu dengkul dengan 3 orang di depan, ehehehe ....
Dan saat kereta berangkat tepat 13.40, saya membuka kotak konsumsi makan siang dari majikan tempat saya mbabu, lalu mulai memakannya karena saya sudah kelaparan setelah berlarian sepanjang jalan Kebon Sirih tadi .... dan saya pun teringat peristiwa yang lumayan bikin galau tadi, hahaha ....
3 jam sebelumnya ....
Saya sudah mulai berkemas-kemas, sudah hampir waktu istirahat. Saya sudah izin untuk kerja setengah hari saja, tapi saya sudah datang sejak jam 6 pagi dan mulai kerja dari jam tersebut, sebagai "kompensasi" karena saya hanya Mbabu setengah hari, hahaha.
Tapi ternyata, jam 12.00 saya belum bisa keluar dari tempat kerja karena masih ada banyak urusan kiri dan di kanan. Saya cukup gelisah dan terus melirik jam tangan .... dan benarlah, akhirnya 12.35, urusan baru selesai dan saya baru bisa meninggalkan tempat kerja. Tanpa tunggu lama lagi, saya langsung berlari menuju tempat Kopaja 20 lewat ... sambil terus melirik jam tangan dengan gelisah....
Back to the present....
Untung saja semesta sedang berbaik hati dan mendukung saya ... phew. Saya mulai mengamati sekitar. Dari pengamatan saya, bisa dibilang hampir separonya adalah keluarga atau kelompok yang ingin mendaki Bromo, efek film 5 meter, eh, 5 CM. Terlihat dari barang bawaan mereka yang "pendaki gunung banget".
Kereta sendiri berjalan dengan tersendat-sendat selepas Jatinegara. entah apa yang menyebabkan hal tersebut. Di Tambun, di Cikarang Dry Port (sinyal masuk Lemah Abang), dan entah di mana lagi.
Perjalanan yang cukup tersendat-sendat itu membuat Matarmaja yang saya naiki baru sampai Jatibarang 16.34, dimana seharusnya 16.43 sudah masuk Cirebon Prujakan. Sepanjang perjalanan saya ngobrol cukup asyik dengan rekan seperjalanan saya di deret 15 dan 16, 4 orang sekeluarga (terdiri dari Ibu dengan 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan yang cantik bangeet ), 2 orang cewek yang tampaknya teman sekantor, dan 2 orang yang terpisah dari rombongan besar mereka. Dan ternyata semuanya berniat hendak mendaki Bromo nanti ketika tiba di Malang. Benar-benar efek film 5 meter nih, hihihihi.
16.39, Matarmaja meninggalkan Jatibarang. Setelah berjalan sekitar 30 menit, akhirnya melewati Cirebon Kejaksan pukul 17.08. Saya melihat Cireks Standby di sana, hendak berangkat ke Gambir. Dan akhirnye berhentilah si Matar di Cirebon Prujakan pukul 17.11. Dari announcer bilang sesuatu yang entah apa tidak begitu jelas, yang jelas kereta ini akan berhenti cukup lama. Duh, udah deg-degan aja saya. Apa ada banjir di depan sana?
Sementara itu Kertajaya Reguler masuk tak lama kemudian. Ya saya makin parno aja nih, kok ndak segera berangkat, hahaha. Oh ternyata tidak ada apa-apa. Matarmaja akhirnya berangkat Cirebon 17.31. Whew.
Perjalanan berjalan lancar, cuaca cerah. Tak berapa lama Matarmaja melambat di Babakan dan berpapasan dengan Cireksgal. Saya cukup menikmati pemandangan pantura dari sini, saat Matarmaja "ngetroll" kendaraan di aspal sana, hahaha. Beberapa kali papasan juga dengan kontainer dan kereta penumpang yang saya ndak apal jadwalnya, hihihi. Kalo ndak salah ada Muria juga.
18.40, Kereta tiba dengan selamat di Tegal. Tidak terlalu banyak orang yang naik, keadaan di dalam kereta cenderung sepi, selalu ada setidaknya satu atau dua seat kosong di tiap kelompok yang berhadapan. Lha terus tiketnya pada kemana? Padahal tulisannya full booked semua 
Kereta berangkat 5 menit kemudian. Tidak ada yang istimewa selama perjalanan ini. Sangat lempeng, sangat lancar. Sampai gak tau saya mau cerita apa, hihihi #EEEH. hari sudah gelap dan makin gelap, dan akhirnya Matar masuk Pekalongan pukul 19.33. Tak berapa lama, berangkat lagi lah si Matar. Duh, sudah telat satu jam nih ... zzzz ....
Lepas Pekalongan ini sayup-sayup saya mulai mengenali kereta-kereta yang berpapasan. Pertama kali bertemu K3 pukul 19.51. Harusnya sih Brantas karena saya belum melihat Kereta penumpang satupun sejak berpapasan dengan Muria dan kereta penumpang yang jalan di belakang Muria adalah Brantas. Berikutnya 20.10 berpapasan lagi dengan kereta di Kuripan, harusnya sih Tawang Jaya.
Mulai petak Kuripan ini kereta berjalan pelan. Nah, parno lagi deh saya, takut ada apa-apa di depan sana, hahaha. Oh ternyata tidak, ternyata ya memang harus jalan pelan sepertinya. Pukul 20.32 lepas Krengseng, 20.39 LS di Weleri. 20.46, papasan dengan K3 AC Ombak Biru. Tidak bisa lain, ini pasti Menoreh.
Saya gak ingat apakah saya sudah melihat kertajaya dan Harina. Sepertinya terlewat dan lupa tercatat, soalnya tau-tau sekitar pukul 21.20-an Matarmaja minggir di Jerakah, kondisi hujan. Nah, parno lagi deeh. Hahaha. Saya kira banjir atau gimana. Dan sayup-sayup terdengar pengumuman, Matarmaja tunggu silang Bangunkarta. Phew, selameet, selamet. Berarti masih lancar di sana. 21.27 akhirnya yang ditunggu lewat dan Matar lanjut lagi ke arah Semarang.
Yap, sepanjang jalan hujan dengan intensitas sedang. Pemukiman dan jalan di sekitar rel tampak basah karena hujan. Tapi dengan intensitas seperti ini harusnya tidak terjadi apa-apa di Tawang.
Yah, singkat cerita 21.39 Akhirnya Matarmaja berhenti di Poncol. Ciee telaat. Tapi masih batas wajar sih. Hahaha. 21.49 berangkat meninggalkan Poncol. Uuuu yeaah, jalur Tawang aman berarti. Eeeh tapi 22.00 berhenti di Tawang. Nunggu apa ya? Sementara saya melihat di jalur seberang ada Gumarang ke arah Jakarta. Eh ternyata 3 menit kemudian Matar berangkat lagi. Nunggu apa ya tadi dia ini? Hihihi.
Aduh sayang sekali mata saya beraaaaaaaaaaaaaaaaaaaat banget, susah diajak melek. Selain itu juga capek karena tadi pagi kan saya udah kerja di awal waktu. Ya udah saya pun bobok selepas Tawang. Saya gak ingat apa yang terjadi, yang jelas yang saya tahu berikutnya pukul 00.00 tepat 113 menang silang dari 114 yang saya naiki, entah di mana. Saat itu pedagang asongan sudah berteriak-teriak menawarkan dagangannya. Keadaan seribut Itu pun hanya bisa membuat mata saya setengah melek karena masih beraaaaaat banget buat diajak kompromi, masih pengen ngajak merem.
Ya itulah akhirnya, saya gak tau kapan si matar ini masuk Solo, tau-tau saya terbangun lagi 00.50 karena mendengar suara klakson Semboyan 35 dari si Puongs yang menarik Jeng Mala. Sayang jeritan si Puongs tak bisa membuat mata saya melek lagi karena saya masih lanjut bobok lagi (dooooh, dasar tukang tidur)
Yang saya tahu berikutnya, Matar sudah berhenti di Madiun. Saya lihat jam tangan. 02.26. Entah sudah berapa lama dia berhenti, yang jelas saya langsung beranjak keluar dan mencari penjual pecel. Eeeh Bapak Penjualnya sudah standby di pintu. Ya udah saya beli pecel dan sarapan dulu pagi-pagi seiring dengan berangkatnya si Matar pukul 02.28 meninggalkan Madiun. Oke, makanan sudah habis. Trus saya ngapain lagi? Ya udah, bobok lagi! :v
Pukul 03.14, akhirnya masuk Nganjuk. Sejak dari Solo, keadaan sudah ramai dengan pedagang asongan dan yang berteriak-teriak hendak masuk stasiun. Di satu sisi membantu, di satu sisi juga mengganggu, hahaha. Saat lewat Kertosono sekitar 03.30, saya sudah tidak berani merem lagi walau mata masih sepet. Saya ambil tas ransel saya, saya dekap erat-erat.
Perjalanan terasa sangat lambat, soalnya saya sudah tidak sabar ingin menginjak kampung halaman (halah).
Akhirnya yang dinanti datang juga. Matarmaja masuk Kediri pada 31 Januari 2014 tepat pukul 04.03. Saya turun di sini, dan berdiri mematung menunggu kereta ini berangkat. Dari hasil menunggu ini, saya berhasil mendapatkan (hampir seluruh) stamformasi rangkaian, dari depan:
CC201 83 29
K3 0 85 49
K3 0 08 12
K3 0 08 18
K3 0 05 14
K3 0 65 12
K3 0 85 44
K3 0 94 06
.......... dan karena kereta makin cepat, saya tidak bisa menangkap tulisan di bodi kereta dengan baik sehingga sisanya tidak bisa saya catat :v #plakkk dua kereta terakhir di atas juga agak saya ragukan kebenarannya karena kereta sudah mulai full throttle, hahaha.
Kesan saya naik Matarmaja kali ini lumayan, keadaan cukup nyaman .... dan ACnya dingin bangeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeet. Brrrr. Padahal saya sudah pakai kaos oblong, lalu memakai kemeja batik yang saya pakai untuk ngantor Jumat pagi, dan saya tambah jaket tebal. Dan itupun masih membuat saya kedinginan. BRRRRRRR. Top banget dah ACnya Matar ini. BRRRRRRRR ....
[/spoiler]
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
Posts: 453
Threads: 0
Joined: Oct 2012
Reputation:
2
Update info, 113 skrg posisi MN dan diumumkan akan dilewatkan lintas selatan dikarnakan rinja banjir SMT. ayo yg mau nyegat momen langka yg jarang-jarang terjadi...
" Only an idiot people who driving on a sidewalk "
|