Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Sta. BOO dan skitarnya ....
Sundul lagi ah..

Dapat kabar kemarin dri bung @triez bahwa ada lokomotif C2 201 yg mengarah ke BOO.. Ntah tujuannya mau apa doi, main2 ke sini.. Pasrah Aja Dah
kunjungi blog saya di sini Ngeledek


Lok Merah Biru
Reply
Oh, itu mau narik kamen, sepertinya. Saya lihat di thread mana, gitu...

[Image: SsqiV4o.jpg]
Reply
Suatu sore di Bogor,
Macet dan panasnya PUOOOOLLLLLL ......


[Image: photo9_zps23ce75ba.jpg]

[Image: photo8_zps9b4b49b8.jpg]
[Image: photo10_zpsf9f14ef0.jpg]
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
Jumat. satu hari setelah libur Natal ....

1. Sdh macet sebelum jembatan merah

[Image: 0eefb290-5f5d-4077-b1c5-8d231ef40851_zpsf8nmqrlz.jpg]


2. Pertigaan searah persis sebelum pintu keluar

[Image: photo2_zpse0504623.jpg]


3. Angkot VS Becak. Siapa yg akan menang ???

[Image: photo3_zpsfa34a286.jpg]


4. Gundukan material untuk perbaikan pedestrian menambah kemacetan

[Image: photo1_zpse5c2829b.jpg]


5. Locco nya Pangrango (CMIIW) lagi langsir. Tambah lagi satu kemacetan

[Image: 14239613-1c07-4f78-a52d-9430eb8435bc_zpszqedbrw1.jpg]


6. Harus sabar lewatnya 

[Image: photo1_zps0f5f2f29.jpg]


7. PJL arah ke Paledang

[Image: photo2_zpse97af045.jpg]


8. Yg baru keluar dari tapsiun dekat taman topi

[Image: photo3_zpsc886c757.jpg]
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
(02-06-2014, 09:19 PM)CC20606 Wrote: Mulai hari ini pintu masuk Stasiun BOO yang di jl.kapt. muslihat resmi dipindah ke jl.mayor okingXie Xie
Iya... Bethe Tapi jd memutar jauh jg utk nyeberang ke Jl. Kapt Muslihat.... Apalagi mau ke Taman Topi...

Berikut jg ini peron2 di stasiun Bogor terkini...


[Image: 16406037805_f7b4c93d32_z.jpg]

Bogor Barat-20150126-03825 by Dana Komuter, on Flickr
Update pd tgl 26 Januari 2015... Jalu 7 dan 8 utk jalur simpan / sepur badug...


[Image: 16218496768_a183c37c0e_z.jpg]

Bogor Barat-20150126-03826 by Dana Komuter, on Flickr


[Image: 16218736570_dd6c89aa7f_z.jpg]

IMG-20150126-03824 by Dana Komuter, on Flickr
Jadi makin bersih yah dan kebetulan ramai sekali hilir - mudik penumpang KRL... Siang itu KA Pangrango lg stand by di Bogor Paledang utk diberangkatin lg ke Cianjur...

Reply
Sundul ah..

Lama gak stasiun bogor, sabtu kemarin pas ke sini ternyata ada yg baru dan berubah:

JPO yg ada di sekitar te-ka-pe (depan LP paledang) sekarang difungsikan sbg pintu masuk/keluar stasiun bogor..

Plusnya:
1. JPO nya jadi gak mubazir karna sebelumnya jarang ada orang yg mau pake,
2. Lalu lintas di sekitar jalan tsb jadi lebih tertib dan lancar karna jadi tdk terganggu dengan orang2 yg hendak nyebrang dri atau menuju stasiun.. Top Banget

minusnya:
kasihan yg para manula, orang2 difabel dan orang2 yg (maaf) bertubuh tambun atau gendut karena mungkin akan kerepotan menaiki dan menuruni anak tangganya.. Sad
kunjungi blog saya di sini Ngeledek


Lok Merah Biru
Reply
Makanya aku lebih setuju Pangrango sampe Depok... Biar bisa singgah di stasiun Bogor ini, bukan di stasiun darurat macem Bogor Paledang...
Tapi kapan dan apk ini cuma angan2ku semata saja?

Reply
Malam hari ....

[Image: IMG_20150502_091139.jpg_zpsjfuwtp7x.png]
Ku mau terbang dan tenggelam, menjalani semua ini .....
"Terbang Tenggelam" ~ song by NETRAL
Reply
Aktual Perkeretaapian
Hall Baru Stasiun Bogor Dioperasikan: Megah Sih, Tapi…
Hall baru stasiun Bogor menjadi angin segar bagi para penggunanya, namun seefektif apa?
By Taufik Adi -20 October 2016
Pada Kamis (20/10) PT Kereta Api Indonesia (Persero) meresmikan pengoperasian hall baru di stasiun besar Bogor. Hall dengan lebar -+ 7m dan panjang sekitar 15 m ini berada persis di samping hall stasiun eksisting dan dibangun dengan menggunakan lahan yang sebelumnya berfungsi sebagai area parkir mobil. Bangunan yang mulai dibangun pada tanggal 29 Juli 2016 ini memiliki bentuk yang sedikit berbeda dari hall eksisting, di mana tidak ada atap kaca pada hall baru ini dan tidak terdapat kolom (tiang) penyangga di tengah-tengah bangunan, sehingga memberi kesan lapang. Pada bagian struktur, seperti bangunan stasiun yang dibangun PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sebelumnya, hall baru ini juga menggunakan struktur kolom dan atap dengan berbahan dasar baja. Pada sisi barat, bangunan tetap menggunakan bentukan bentukan segitiga dengan variasi kaca yang dipadukan dengan tiang besi.

Adanya bangunan baru ini menyebabkan perubahan signifikan pada arus (flow) penumpang baik, saat hendak masuk (tap in)  maupun tap out. Sebelumnya, penumpang yang hendak tap in harus melewati loket-loket pada hall eksisting, lalu melakukan tap in di mesin yang berada di sisi kanan dari pintu masuk, namun saat ini untuk tap in penumpang harus melewati hall baru terlebih dahulu dari sebelah kiri, berbelok masuk ke hall eksisting, baru melakukan tap in dengan menggunakan mesin yang berada di sisi kiri. Hal ini juga berdampak pada berubahnya flow pada koridor menuju peron sehingga LED informasi posisi kereta di ujung koridor menjadi semakin sulit terlihat karena terhalang vegetasi yang berada di tengah koridor. Celakanya, penumpang dengan kartu multi trip (KMT) maupun kartu prabayar bank harus ikut tap in melalui hall ini dan harus ikut melewati antrian bersama penumpang Tiket Harian Berjaminan (THB).

Walau tak dapat dipungkiri perluasan area masuk penumpang ini akan mengurangi kepadatan penumpang yang setiap hari keluar-masuk dan mengantri tiket, banyak masalah lain yang sebenarnya lebih mendesak dan tidak dapat diselesaikan dengan hall baru ini. Hal tersebut adalah permasalahan akses keluar-masuk stasiun melalui tangga penyeberangan yang sangat sempit sehingga menyebabkan bottleneck dan membuat penumpang harus berdesakan hanya untuk melewati tangga. Sebenarnya hal ini telah terjadi sejak sekitar 1 tahun yang lalu, namun belum ada perubahan yang terjadi hingga saat ini. Masalah tangga ini sangat signifikan karena tangga ini dilewati penumpang yang menggunakan transportasi umum untuk menuju stasiun.

Masalah lainnya adalah jumlah loket dan mesin otomatis (CVIM) yang beroperasi saat ini. Loket dan CVIM tidak mengalami perubahan jumlah namun hanya berpindah tempat saja, sehingga ada kemungkinan akan tetap terjadi penumpukan penumpang di hall baru. Salah satu cara untuk mengantisipasi hal ini adalah dengan mengoperasikannya loket pada hall eksisting sebagai loket khusus refund jaminan dan pengisian ulang tujuan. Permasalahan terakhir adalah sirkulasi udara yang kurang baik pada hall baru stasiun Bogor yang mana hal ini sangat terasa pada bagian loket dan CVIM tempat banyak orang berkumpul. Walau telah ada sejumlah kipas angin besar, namun tidak banyak membantu karena hall tetap terasa pengap dan panas. Situasi ini sudah dirasakan pada siang hari kerja (penumpang tidak begitu banyak) dan bukan pada jam sibuk. Terbayang bila di ruangan yang pengap, panas, ramai penumpang dan pada saat weekend, tentu situasi akan lebih kacau lagi.

Peningkatan pelayanan tentu hal yang sangat disambut oleh seluruh penumpang KRL Jabodetabek dan pembangunan hall stasiun Bogor adalah langkah mengatasi masalah klasik padatnya penumpang di stasiun dengan 300 ribu penumpang per hari ini. Tetapi akan lebih baik jika perencanaan pembangunan dilakukan dengan memperhatikan pola pergerakan penumpang agar prasarana mahal tak salah sasaran.

Cemplus Newsline | oleh Taufik Adi

https://www.kaorinusantara.or.id/newslin...h-sih-tapi

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)