Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
22-12-2016, 08:15 PM
(This post was last modified: 22-12-2016, 08:18 PM by Dana Komuter.)
detikFinance / Ekonomi Bisnis / Detail Berita
Follow detikFinance
Rabu 21 Dec 2016, 11:00 WIB
Harga Jual Listrik MRT Jakarta Sudah Disepakati
Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jakarta - Proyek pembangunan Mass Rapid Transit masih berlangsung, targetnya bisa beroperasi secara komersial Februari 2019. PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta sudah melakukan penandatanganan perjanjian jual beli tenaga listrik dengan PT PLN (Persero). Penandatangan perjanjian jual beli ini dilakukan di Kantor MRT Jakarta, sekira pukul 09.00WIB, pada Rabu (21/12/2016). Penandatangan itu dilakukan oleh perwakilan dari masing-masing kedua belah pihak, yakni oleh Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim dan Kepala Divisi Operasional Regional Jawa Bagian Barat PLN Nyoman Astawa.
Perjanjian penandatanganan dilakukan sebagai bentuk upaya dari kedua belah pihak untuk menjamin ketersediaan listrik untuk operasional MRT Jakarta secara keseluruhan tanpa terputus dan menjamin adanya pemeliharaan sistem dari PLN. "Selain konstruksi fisik MRT salah satu unsur yang penting adalah suplai listrik. Karena kalau tidak ada listrik, kita enggak jalan. Jadi ini sangat penting. Jadi, PLN ini untuk menjamin pengoperasian MRT,"ujar Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim, di lokasi, Rabu (21/12/2016). Suplai Iistrik yang dari PLN untuk operasional sistem MRT yang dimaksud mencakup suplai listrik untuk jalur kereta, stasiun serta depo MRT dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI.
Kerjasama antara MRT Jakarta dan PLN ini, kata Silvia, merupakan bagian dari penyelesaian pekerjaan konstruksi MRT Jakarta koridor Selatan Utara Fase 1 (Lebak Bulus – Bundaran HI) yang sejauh ini telah mencapai 62%. Sementara itu, Kepala Divisi Operasional Regional Jawa Bagian Barat PLN Nyoman Astawa mengatakan pihaknya bakal terus berupaya untuk mendukung dan mensuplai listrik untuk kebutuhan MRT Jakarta.
"Penandatangan ini adalah salah satu bentuk administari, yang sebenarnya sudah berjalan. Kami PLN sebagai penyedia infrastruktur sangat mengerti PT MRT Jakarta yang juga merupakan penyedia infrastruktur, jadi kami akan terus memberikan dukungan,"ujar dia. "Kami berharap semoga ini berjalan dengan baik. Mudah-mudahan ini merupakan awal goal yang kita harapkan, yakni supaya PLN bisa menyiapkan suplai listrik yang dibutuhkan MRT," tutur Nyoman. (ang/ang)
Sumber :
https://finance.detik.com/berita-ekonomi...disepakati
Mudah2an gak ada kendala mati listrik yah apalagi segala keluhan persinyalan tersambar petir seperti yg kerapkali terjadi di Manggarai...
Btw, apakah MRT subway itu punya sutet sendiri yah? Atau cukup gardu listrik spt KRL Jabodetabek yah?
Posts: 99
Threads: 0
Joined: Sep 2013
Reputation:
0
(22-12-2016, 08:15 PM)Dana Komuter Wrote: Mudah2an gak ada kendala mati listrik yah apalagi segala keluhan persinyalan tersambar petir seperti yg kerapkali terjadi di Manggarai...
Btw, apakah MRT subway itu punya sutet sendiri yah? Atau cukup gardu listrik spt KRL Jabodetabek yah?
ya cukup GI lah. Buat apa SUTET sendiri...
Posts: 1,275
Threads: 0
Joined: May 2013
Reputation:
7
Gengs, sori kalo OOT lagi. Daripada sepi ni forum, nanya lagi dong. Dari Senen mau ke Serpong rute KRL nya ambil mana aja yaak?
Posts: 4
Threads: 0
Joined: Jan 2014
Reputation:
0
(06-01-2017, 06:40 PM)Hendra20409 Wrote: Gengs, sori kalo OOT lagi. Daripada sepi ni forum, nanya lagi dong. Dari Senen mau ke Serpong rute KRL nya ambil mana aja yaak?
Dari senen naik krl tujuan bogor nanti turun di stasiun tanah abang untuk selanjutnya naik krl tujuan serpong sampai maja. Kalau untuk jalur krl ke serpong saya sendiri kurang tau. Yang pasti itu tadi naik krl dari senen tujuan bogor turun di tanah abang
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
(07-01-2017, 06:55 PM)aufaijlalalifo Wrote: (06-01-2017, 06:40 PM)Hendra20409 Wrote: Gengs, sori kalo OOT lagi. Daripada sepi ni forum, nanya lagi dong. Dari Senen mau ke Serpong rute KRL nya ambil mana aja yaak?
Dari senen naik krl tujuan bogor nanti turun di stasiun tanah abang untuk selanjutnya naik krl tujuan serpong sampai maja. Kalau untuk jalur krl ke serpong saya sendiri kurang tau. Yang pasti itu tadi naik krl dari senen tujuan bogor turun di tanah abang Sesampainya di stasiun Tanah Abang lgsg pindah peron ke peron 5 atau 6...
Posts: 1,275
Threads: 0
Joined: May 2013
Reputation:
7
11-01-2017, 06:06 PM
(This post was last modified: 11-01-2017, 06:31 PM by Hendra20409.)
Waahh thanks buat agan agan di atas yaaa. Btw, jadwalnya banyak kan krl yg dari senen tujuan bogor, dan krl dari THB ke Serpong itu? Oiya dan tiketnya cukup sekali pake Tiket harian berjaminan itu kan?
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
12-01-2017, 05:53 AM
(This post was last modified: 12-01-2017, 05:54 AM by Dana Komuter.)
(11-01-2017, 06:06 PM)Hendra20409 Wrote: Waahh thanks buat agan agan di atas yaaa. Btw, jadwalnya banyak kan krl yg dari senen tujuan bogor, dan krl dari THB ke Serpong itu? Oiya dan tiketnya cukup sekali pake Tiket harian berjaminan itu kan? Iya mas Hendra... Tiketnya cukup kita beli di loket di mana kita awal naik KRL...  Hehe khan dah bkn jamannya Divisi Jabodetabek, skr PT. KCJ... Jd sekali 2x transit, gak perlu ke loket stasiun di mana kita transit. Tapi kl soal jadwalnya perjalanan KRL Loop Line / Jatinegara - Bogor msh terbilang sedikit... Sekalinya ada, kebykan cm mengawali-mengakhiri perjalanan di stasiun Duri drpd Jatinegara...
Posts: 203
Threads: 0
Joined: Jul 2013
Reputation:
1
16-01-2017, 05:36 PM
(This post was last modified: 16-01-2017, 06:33 PM by Bagazi.)
Sumarsono Sebut Kereta MRT Mirip Jangkrik, Minta Desain Ulang
Senin 16 Jan 2017, 16:45 WIB
Jakarta - Plt Gubernur DKI Jakarta Sumarsono (Soni) mengaku tidak sreg dengan desain kereta untuk mass rapid transit (MRT). Soni menyebut desain kereta rel listrik (rolling stock) mirip jangkrik.
"Itu muka kepala keretanya kayak jangkrik. Untuk membutuhkan re-desain ini, kita akan undang pabriknya yaitu Nippon Sharyo dan
Sumitomo pekan depan hari Jumat agar dijelaskan secara teknis mengenai muka daripada kepala kereta mock up (contoh) rolling stock," ujar Sumarsono di Ruang Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/1/2017) siang.
Keinginan desain ulang ini menurut Soni berasal dari berbagai komentar yang diterimanya mengenai kepala kereta yang dinilai tidak bagus. Pihak yang memberi masukan menurut Soni ingin agar kereta MRT punya desain yang bagus.
"Teman-teman banyak yang komentar, kok bentuknya kurang bagus. Ya kalau nggak bisa total aerodinamis, paling minimum desain ulang, rekayasa ulang aerodinamisnya saja," imbuhnya.
Sementara itu, Dirut PT MRT, William P. Sabandar mengatakan pihaknya mengupayakan penyelesaian proyek MRT tepat waktu. Soal desain kepala kereta yang dikeluhkan Soni, pihak MRT menampung masukannya.
"Februari 2019 (proyek MRT) harus tetap dipenuhi. Lalu biaya ditekan seminimal mungkin. Itu yang nanti akan kita bicarakan dengan pihak kontraktor dan produsernya. Kita akan pelajari isi kontraknya, seperti apa kewajiban yang harus dipenuhi kontraktor," ujar Wiliam.
"Mumpung dalam proses awal, kita lakukan. Jangan nanti kalau kereta sudah datang, baru publik mengatakan bukan sesuai dengan keinginannya," jelasnya.
Pihaknya juga akan mengupayakan adanya ornamen ala Betawi pada kereta MRT. "Nanti kita lihat lagi, kemarin kan Pak Gubernur instruksikan kepada kami untuk masukan ornamen itu," kata Wiliam.
William menjelaskan, sebanyak 16 unit rangkaian kereta akan digarap dan diharapkan bisa diujicoba pada pertengahan tahun 2018.
"Harus ada persetujuan pada tanggal 31 Januari 2017 soal mock up desain. Produksinya itu bulan Februari sampai dengan akhir tahun ini. 16 kereta akan diproduksi, (pada) Januari 2018 nanti bertahap keretanya akan tiba di sini. Latihan uji coba Juni 2018," terangnya.
https://news.detik.com/berita/3397283/su...ain-ulang#
________________________
Wah..... Gak bisa di terima nih.... Padahal designnya udah bagus...
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
18-01-2017, 07:14 AM
(This post was last modified: 18-01-2017, 07:15 AM by Dana Komuter.)
News Megapolitan
Pemprov DKI Kirim Tim ke Jepang untuk Desain Ulang Lokomotif MRT yang Mirip "Jangkrik"
Selasa, 17 Januari 2017 | 17:59 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Sumarsono akan mengirim tim ahli guna mendesain ulang bentuk lokomotif mass rapid transit (MRT).
Sumarsono menjelaskan, tim ahli yang beranggotakan Bappeda DKI Jakarta, PT MRT, serta Deputi Gubernur Bidang Industri, Perdagangan, dan Transportasi DKI Jakarta bakal kembali membicarakan desain lokomotif yang dinilai Sumarsono terlihat seperti "jangkrik". "Kami suruh ke Jepang. Ada Prof Sutanto Deputi Bidang Industri, bersama Bappeda dan MRT akan ke Jepang untuk bicarakan desain," ujar Sumarsono, Plt yang kerap disapa Soni, di Balai Kota, Selasa (17/1/2017).
Adapun desain ulang lokomotif itu tidak akan mengubah kontrak yang telah disepakati. Soni mengatakan terdapat klausul kesepakatan untuk membicarakan ulang hal-hal yang sebelumnya telah disepakati dengan sejumlah konsekuensi. Konsekuensi itu bisa berupa penambahan biaya atau pengerjaan yang semakin lama. Soni berharap agar desain ulang lokomotif MRT tidak akan berpengaruh terhadap lamanya pengerjaan.
"Catatannya adalah tidak boleh mengulur waktu dan biaya seminimum mungkin,"ujar Soni. (Baca: Sumarsono: Desain Gerbong Lokomotif MRT seperti "Jangkrik Tidur") Sebelumnya, Soni mengaku kurang sreg dengan desain lokomotif MRT. Soni menginginkan agar desain lokomotif bisa dibuat lebih sporty dan aerodinamis. Perusahaan pembuat MRT ialah Nippon Sharyo Ltd dan Sumitomo.
Penulis : David Oliver Purba
Editor : Fidel Ali
Sumber :
http://megapolitan.kompas.com/read/2017/...p.jangkrik
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
18-01-2017, 09:53 AM
(This post was last modified: 18-01-2017, 09:54 AM by Dana Komuter.)
Home News Peristiwa
Jalan Fatmawati Akan Ditutup untuk MRT, Pengalihan Arus Disiapkan
Yusron Fahmi
17 Jan 2017, 15:53 WIB
Liputan6.com, Jakarta - Jalur pribadi jalan Jalan Fatmawati akan ditutup mulai 4 Februari hingga 11 Agustus 2017. Penutupan dilakukan untuk pembangunan stasiun Mass Rapit Transit (MRT) stasiun Haji Nawi yang berlokasi di Jalan RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Corporate Secretary Division Head Tubagus Hikmatullah menyatakan penutupan jalan ini diberlakukan karena dibutuhkan adanya penambahan area kerja yang lebih luas dari saat ini yang merupakan pekerjaan sub struktur sisi timur, piling sisi barat dan substruktur, girder pekerjaan pemasangan dan stasiun concourse pekerjaan level.
"PT MRT Jakarta terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mempersiapkan pengalihan lalu lintas di area yang terdampak,"ujar Tubagus Hikmatullah seperti dikutip dari Jakartamrt
, Selasa (17/1/2017).
Penutupan akan dilakukan sepanjang 300 meter di Stasiun Haji Nawi, Jl RS Fatmawati, Jakarta Selatan (depan pertigaan Jl Abdul Majid Raya menuju ke arah selatan hingga depan pertigaan Jl Darul Ma’Arif). Dia juga memastikan, akses tetap disediakan kepada pemilik / penghuni, pengunjung ruko di sekitar area ini dan angkutan umum yang beroperasi di sepanjang Jalan Fatmawati – Jalan Panglima Polim. Untuk memastikan pelayanan tetap berjalan seperti biasa kepada pengguna angkutan umum, semua angkutan umum yang beroperasi di ruas jalan tersebut tetap beroperasi sesuai trayek normal.
Bagi pengguna kendaraan pribadi yang ingin menuju Jalan Panglima Polim dari Selatan dapat menggunakan Jalan Antasari ke Jalan Abdul Majid atau Jalan Metro Pondok Indah ke Jalan Haji Nawi. Bagi yang ingin menuju simpang Fatmawati dari sisi Utara dapat menggunakan Jl Antasari ke Jalan Cipete Raya.
Sumber :
http://news.liputan6.com/read/2829670/ja...-disiapkan
|