Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Stasiun yang pernah ganti nama ada nggak ya?
#11
Alasan penggantian nama bervariasi. Ini saya kasih tahu beberapa contoh di DAOP 2 Bandung:

1. Halte Gandamirah diganti menjadi Karangsari karena naik pangkat dari halte ke stasiun.
2. Stasiun Malangbong diganti menjadi Bumiwaluya, setelah ada kejadian KA pasir Galunggung yang terguling di sini (sebagi tolak bala).
3. Stasiun Bendul menjadi stasiun Sukatani, setelah ada kejadian loko uap meledak (sebagai tolak bala).
4. Stasiun Trowek menjadi Cirahayu, setelah ada kejadian PLH Kahuripan + Galuh di tahun 1995 (sebagai tolak bala).

Kalau di Yogya, stasiun Prambanan jadi Brambanan.
Reply
#12

Wah rupanya tradisi ganti nama di beberapa adat di Indonesia juga berlaku buat stasiun ya. Seperti yang kasus KA Empujaya jadi Progo. Makasih buat pencerahannya Mas Bagus.

Kalo yang Brambanan, saya baca di Wikipedia katanya memang nama asli daerahnya Brambanan, trus diganti jadi Prambanan tapi stasiunnya gak diubah namanya (walaupun emang kedengerannya jadi aneh, Brambanan?). Apa bener gitu Mas Bagus? atau ada hubungannya sama tolak bala juga?
Kado Kapan ya rakyat Indonesia diberi kado berupa semua jalur KA hidup lagi oleh pemerintah..
Reply
#13
Yang terkenal nih: Willem III menjadi ABR
Reply
#14
Solo Kasunanan jadi Solo Jebres cmiiw
.
Reply
#15
stasiun meester cornelis ----> Jatinegara

stasiun weltevreden ----> Gambir

stasiun Bekassie ----> Bekasi

stasiun karavam ----> Karawang

stasiun Batavia Zuid ----> Jakarta Kota

CMIIW
Silence Is Golden

But My Eyes Still SeeNgeledek
Reply
#16
tenabang--->tanahabang gtu katanya mka
Apakah Besok Masih Bisa Lihat KA?
Reply
#17
Oya lupa, faktor lain yang mempengaruhi perubahan naman adalah pergantian kekuasaan dari Belanda ke Republik Indonesia.
Reply
#18

Yg bener Willem I mas, kalo di Solo Jebres memang dulu ada 1 ruangan chusus untuk Sunan PB X transit dulu sblm melanjutkan perjalanan. Nah soal kata Jebres itu berasal dari nama Ki Jebres, seorang abdi dalem setempat yg merawat kusir pd jaman Sunan PB IV.

Xie Xie
Reply
#19

Kalau Stasiun Tugu setau saya kayaknya cuma penamaan nggak resmi masyarakat aja kali Mas? Mungkin karena letaknya tugu yang diujung Jalan Mangkubumi itu. Jadi kayaknya emang dari dulu nggak pernah bernama resmi Stasiun Tugu, tetep dari dulu nama resminya Stasiun Yogyakarta (CMIIW). Mungkin sama kayak Stasiun Jakarta Kota yang sering disebut Beos or stasiun klender Baru yang sering disebut St. Pondok Kopi kali ya?
[/quote]

Mas,yg disebut pondok kopi bukanny halte/Sta. BUARAN?
693-5073-893-673
Reply
#20

Kalau Stasiun Tugu setau saya kayaknya cuma penamaan nggak resmi masyarakat aja kali Mas? Mungkin karena letaknya tugu yang diujung Jalan Mangkubumi itu. Jadi kayaknya emang dari dulu nggak pernah bernama resmi Stasiun Tugu, tetep dari dulu nama resminya Stasiun Yogyakarta (CMIIW). Mungkin sama kayak Stasiun Jakarta Kota yang sering disebut Beos or stasiun klender Baru yang sering disebut St. Pondok Kopi kali ya?
[/quote]

kalo diliat kodenya kan YK (YogyakartaKota)
bener cuma julukan penamaan aja.......! sebenarnya di GAPEKA Stasiun YogyakartaKota.....
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)