(19-11-2009, 08:05 PM)BAMBANG EKO Wrote: Betul Ill , ane juga bingung kok , kayanya tiket kA ini ga ada korelasinya dengan jarak ya , nentuin tarip kok pakai popularitas ?jaman ane SD dulu tarinya enjoy dan masuk akal, contoh Senja Ek Sm-Jk Rp 1.650.- (K3) Senja Ut Rp 2.650.- KA Mutiara Rp 8.200.-( K1 ) beda eko dan Bis ga jauh2 amat , trus sama K1 nya juga ga jauh. Lha sekarang ini KA TwJ Rp 33.500. Senjut Rp 120.000.- ABA bisa sampai 300 rb an kan . Brapa kali lipatkah?
Di waktu2 sibuklah perusahaan mengambil kesempatan utk menaikkan tarif & meningkatkan penjualan. Meskipun lebih mahal, permintaan tetap tinggi. Naik KA eksekutif relasi GMR-SMT, termasuk Bangunkarta Exa,makin mahal.
Mengenai tarif KA jaman dulu yg "serendah" itu, aku jadi penasaran apakah tiket semua jenis KA saat itu disubsidi?

