(01-12-2009, 06:47 PM)fun_plano Wrote: Menurutq y..sbenernya untuk KRD agak ga cocok..klo ekskutif dah dicoba ma jatayu..almarhum juga ujung2nya..lbih bijak y pake bisnis kayak asalnya..tapii...pelayanan ditingkatkan..mulai dari ketepatan waktu, kecepatan, kesesuaian jadwal ma pergerakan penumpang, pelayanan plus, tarif juga miring..itu se menurutq..
ya, aku setuju banget kalo dikatakan KRD ga cocok di jalur ini, selain tanjakan, juga terlalu jauh ( 150 kiloan ), kalo KA eksekutif menurutku cukup bagus untuk dijalankan di jalur ini dengan catatan jangan dikelola seperti malang ekspres (alm ) yang, maaf ,menurutku dikelola dengan amat setengah hati dan stagnan( kalo dipersonifikasikan maleks itu KA "zombi", bukan karena ada hantunya, tapi karena ia seperti raga tanpa jiwa alias mayat hidup ), tapi ya, agaknya masih super jauh panggang dari api,,

(03-12-2009, 06:42 PM)gajayana Wrote:(03-12-2009, 06:37 PM)Adolph Wrote: sekedar saran aja, menurutku kita sebaiknya jangan berharap terlalu banyak tentang pembangunan kereta api penumpang di Jatim, terutama di jalur sby-ml-bl,, setidaknya untuk saat ini,, menurutku masih amat jauh sekali panggang dari api, memang ini kenyataan yang pahit, namun harus kita telan,, wallahu'alam
., bete ah .... gimana sih orang2 daop 8 ?




Silence Is Golden
But My Eyes Still See
But My Eyes Still See


