06-12-2009, 10:44 PM
(06-12-2009, 08:41 PM)Agus_Faisal Wrote:(06-12-2009, 08:27 PM)bagus70 Wrote: Kenapa sih kok Bangunkarta EXE berangkatnya dari Pasar Senen? Kok nggak dari Gambir? Takutnya nanti malah nggak laku, terus dihapus dan dibilang tidak potensial (seperti Priex), hanya karena masalah sepele.
Yang saya sayangkan juga adalah waktu pemberangkatan dari PSE nya, nanggung banget, katanya KA ini kan digadang-gadang jadi penggantinya Kamandanu yang pastinya sasarannya juga orang-orang yang mo ke SMT, tapi dengan harga tiket gak jauh beda dengan Argo Sindoro, orang-orang pasti lebih memilih naik Argo Sindoro, bayangkan saja, kalo KA 12 sampe SMT jam 22.35, sedangkan si 7086 ini jam 23.44, selisihnya 1 jam lebih..
Satu lagi, sepertinya kalo orang-orang yang mo naik KA eksekutif memang lebih enjoy kalo dari GMR..Alasan utamanya adalah peron 1 stasiun PSE pada jam pemberangkatan KA Bangunkarta exe ini penuh dengan para penumpang Kertajaya yang pemberangkatannya hanya 5 menit di belakang KA Bangunkarta exe..Kemarin waktu saya hunting perjalanan perdana KA ini di PSE terlihat sekali peron jalur 1 yang amat penuh dengan penumpang dan sebagian besar tentunya penumpang Kertajaya..
mungkin itu alasan kecil PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ngerubah bangunkarta jadi eksekutif dan menghapus kamandanu...tp kalo melihat dr segi perjalanan ka ke SMT kan udah ada 2 ka argo..trus di tambah 2 rangkaian bisnis...masalah jadwal ka tg tujuan akhir SMT jug udah pas..ada pagi dan malem...
walaupun digadang2 sbg pengganti kamandanu...tetap aja mayoritas penumpangnya tujuan DAOP 7....kalo masalah kenapa gak di GMR ...kan awal mula ka bangunkarta dr mulai ekonomi sampai dgn eksekutif berangkat dr PSE...klo di rubah takutnya okupansinya malah jelek kayak purwojaya...



koreksi kalo salah...

