26-01-2010, 12:36 PM
saya ada usul nih, gimana kalo Semboyan 35 bikin semacam Buku Pintar yang berisi all about KA yang ada di Indonesia.
saya yakin buku ini sangat membantu kita-kita yang masih awam dengan KA, yang nantinya akan semakin memperbesar rasa cinta kita pada KA.
kalo bisa nanti ditambah foto atau gambar2 pendukung...
saya pernah mencoba mengumpulkan beberapa istilah di KA yang juga saya peroleh di Semboyan 35, hasilnya seperti ini:
A
Ass Mass - Asisten Masinis
B
Blusukan = jalan jalan (menyusuri rel)
BB : 2 x 2 Gandar Penggerak
B : 2 Gandar Penggerak
BP : Gerbong Bagasi Penumpang
BY = Balai Yasa (bengkel kereta)
Back riding / BR = naik kereta pada bagian belakang kereta
BLB : Berhenti Luar Biasa terjadi karena hal-hal tertentu
C
Cab riding / CR = naik kereta (non masinis) di kabin masinis
CC : 2 x 3 Gandar Penggerak
C : 3 Gandar Penggerak
D
Deck riding/DR = naik kereta di deck lokomotif
DD : 2 x 4 Gandar Penggerak
D : 4 Gandar Penggerak
DT = double traksi (dua lokomotif saling bergandengan)
Dipo = Garasinya Loko ato Kereta
E
E : 5 Gandar Penggerak
F
F : 6 Gandar Penggerak
G
GBMS - Gaya Baru Malam Selatan
H
Hunting = memburu photo khusus nya kereta api
I
IRUP = Indonesian Railway Urusan Prami ( biasanya para prami hunter isi nya )
INKA = Industri Kereta Api
J
K
KA; Kereta Api
KA Senja Utama Solo merupakan kereta kelas bisnis dengan relasi Pasar Senen – Solo Balapan
KA Senja Kediri merupakan kereta kelas bisnis dengan relasi Stasiun Kediri - Stasiun Pasarsenen
KA Argo Lawu merupakan kereta kelas eksekutif dengan relasi Stasiun Solo Balapan – Gambir
KA ONS Cargo - KA barang eksekutif baru tujuan Jakarta-Surabaya PP. Berangkat pukul 21.30 WIB dari Stasiun Jakarta Gudang, Kampung Bandan dan tiba di Stasiun Pasar Turi, Surabaya pukul 08.30 WIB. Dioperasikan mulai 1 Desember 2009.
Kethel = sebutan untuk kereta pengangkut BBM
Kambing = penumpang gelap / ga beli karcis
KA Fajar Utama Yogya merupakan kereta kelas bisnis dengan relasi Pasar Senen – Tugu Yogyakarta
KA Madiun Jaya merupakan kereta kelas ekonomi relasi Madiun-Solo-Kertosono PP
KM ride = naik kereta pada gerbong Kereta Makan
KL : Kereta Listrik (KRL)
KD : Kereta Disel (KRD)
K1 : Kereta Kelas 1 atau Gerbong kelas Eksekutif
KM1 : Gerbong Makan kelas Eksekutif
K2 : Kereta Kelas 2 atau Gerbong kelas Bisnis
KM2 : Gerbong Makan kelas Bisnis
K3 : Kereta Kelas 3 atau Gerbong kelas Ekonomi
KM3 : Gerbong Makan kelas Ekonomi
KMP : Gerbong Makan Pembangkit (Jenis Kereta Makan + Pembangkit Mini) biasanya hanya untuk kelas Ekonomi dan Bisnis (KMP3 & KMP2)
KP : Gerbong Pembangkit Listrik
KLB : Kereta Luar Biasa
L
Long hood / LH = bagian muka lokomotif yg panjang jauh dari kabin masinis
M
Mass – Masinis
Ass. Mas – Assisten Masinis
MU - Multiple Unit
N
O
ONS - Over Night Service
P
PJKA = Perusahaan Jawatan Kereta Api
Prami = Pramugari
Prama = Pramugara
POLSUSKA = Polisi khusus Kereta Api
PORTUGAL = istilah untuk rail fans yg sudah sepuh masih ugal ugalan (Perkumpulan Orang tua ugal ugalan )
PL : Peristiwa Luar Biasa
PLH : Peristiwa Luar Biasa Hebat
Q
R
Rail fans = pecinta / pengemar / hobi kereta api
S
Sta ; Stasiun : Pemberhentian Kereta Api
Short hood/SH : bagian muka loko motif yg pendek dekat kabin masinis
Semboyan 21 : alat berbentuk pipih terbuat dari besi berwarna merah yang dipasang pada gerbong/kereta paling belakang untuk mengetahui akhir dari suatu rangkaian.
Semboyan 35 = peluit atau klakson lokomotif KA siap jalan dari Masinis di Loko
Semboyan 40 peluit aman dari KS/PPKA
Semboyan 41 peluit siap dari Kondektur/pimpinan perjalanan
T
Top riding /TR = naik kereta di atas gerbong / lokomotif
Treking = idem
Turn table / meja putar = tempat memutar lokomotif biasanya ada di depo 2
TM = Traksi Motor
TT - Turntable
T18 = Daftar jadwal (timetable) perjalanan untuk dinasan lokomotif tertentu
= Surat izin yang diberikan kepada seseorang untuk naik di dalam kabin lokomotif
T62 = Brevet yang diberikan kepada masinis untuk mengemudikan lokomotif tertentu
T83 = Form LHM (Laporan Harian Masinis)
T100 = Daftar jadwal (timetable) untuk perjalanan suatu rangkaian KA tertentu
T200 = Buku riwayat lokomotif
saya ini masih sangat sedikit,
buat sesepuh Semboyan 35, mohon dibantu ya....?? terutama Oom Hed..

mohon dibantu realisasinya.
buat mas2 admin, kalo sebelumnya sudah ada tread ini, mohon digabung ya?
mohon tanggapan Railfaners semua...
terima kasih
saya yakin buku ini sangat membantu kita-kita yang masih awam dengan KA, yang nantinya akan semakin memperbesar rasa cinta kita pada KA.
kalo bisa nanti ditambah foto atau gambar2 pendukung...
saya pernah mencoba mengumpulkan beberapa istilah di KA yang juga saya peroleh di Semboyan 35, hasilnya seperti ini:
A
Ass Mass - Asisten Masinis
B
Blusukan = jalan jalan (menyusuri rel)
BB : 2 x 2 Gandar Penggerak
B : 2 Gandar Penggerak
BP : Gerbong Bagasi Penumpang
BY = Balai Yasa (bengkel kereta)
Back riding / BR = naik kereta pada bagian belakang kereta
BLB : Berhenti Luar Biasa terjadi karena hal-hal tertentu
C
Cab riding / CR = naik kereta (non masinis) di kabin masinis
CC : 2 x 3 Gandar Penggerak
C : 3 Gandar Penggerak
D
Deck riding/DR = naik kereta di deck lokomotif
DD : 2 x 4 Gandar Penggerak
D : 4 Gandar Penggerak
DT = double traksi (dua lokomotif saling bergandengan)
Dipo = Garasinya Loko ato Kereta
E
E : 5 Gandar Penggerak
F
F : 6 Gandar Penggerak
G
GBMS - Gaya Baru Malam Selatan
H
Hunting = memburu photo khusus nya kereta api
I
IRUP = Indonesian Railway Urusan Prami ( biasanya para prami hunter isi nya )
INKA = Industri Kereta Api
J
K
KA; Kereta Api
KA Senja Utama Solo merupakan kereta kelas bisnis dengan relasi Pasar Senen – Solo Balapan
KA Senja Kediri merupakan kereta kelas bisnis dengan relasi Stasiun Kediri - Stasiun Pasarsenen
KA Argo Lawu merupakan kereta kelas eksekutif dengan relasi Stasiun Solo Balapan – Gambir
KA ONS Cargo - KA barang eksekutif baru tujuan Jakarta-Surabaya PP. Berangkat pukul 21.30 WIB dari Stasiun Jakarta Gudang, Kampung Bandan dan tiba di Stasiun Pasar Turi, Surabaya pukul 08.30 WIB. Dioperasikan mulai 1 Desember 2009.
Kethel = sebutan untuk kereta pengangkut BBM
Kambing = penumpang gelap / ga beli karcis
KA Fajar Utama Yogya merupakan kereta kelas bisnis dengan relasi Pasar Senen – Tugu Yogyakarta
KA Madiun Jaya merupakan kereta kelas ekonomi relasi Madiun-Solo-Kertosono PP
KM ride = naik kereta pada gerbong Kereta Makan
KL : Kereta Listrik (KRL)
KD : Kereta Disel (KRD)
K1 : Kereta Kelas 1 atau Gerbong kelas Eksekutif
KM1 : Gerbong Makan kelas Eksekutif
K2 : Kereta Kelas 2 atau Gerbong kelas Bisnis
KM2 : Gerbong Makan kelas Bisnis
K3 : Kereta Kelas 3 atau Gerbong kelas Ekonomi
KM3 : Gerbong Makan kelas Ekonomi
KMP : Gerbong Makan Pembangkit (Jenis Kereta Makan + Pembangkit Mini) biasanya hanya untuk kelas Ekonomi dan Bisnis (KMP3 & KMP2)
KP : Gerbong Pembangkit Listrik
KLB : Kereta Luar Biasa
L
Long hood / LH = bagian muka lokomotif yg panjang jauh dari kabin masinis
M
Mass – Masinis
Ass. Mas – Assisten Masinis
MU - Multiple Unit
N
O
ONS - Over Night Service
P
PJKA = Perusahaan Jawatan Kereta Api
Prami = Pramugari
Prama = Pramugara
POLSUSKA = Polisi khusus Kereta Api
PORTUGAL = istilah untuk rail fans yg sudah sepuh masih ugal ugalan (Perkumpulan Orang tua ugal ugalan )
PL : Peristiwa Luar Biasa
PLH : Peristiwa Luar Biasa Hebat
Q
R
Rail fans = pecinta / pengemar / hobi kereta api
S
Sta ; Stasiun : Pemberhentian Kereta Api
Short hood/SH : bagian muka loko motif yg pendek dekat kabin masinis
Semboyan 21 : alat berbentuk pipih terbuat dari besi berwarna merah yang dipasang pada gerbong/kereta paling belakang untuk mengetahui akhir dari suatu rangkaian.
Semboyan 35 = peluit atau klakson lokomotif KA siap jalan dari Masinis di Loko
Semboyan 40 peluit aman dari KS/PPKA
Semboyan 41 peluit siap dari Kondektur/pimpinan perjalanan
T
Top riding /TR = naik kereta di atas gerbong / lokomotif
Treking = idem
Turn table / meja putar = tempat memutar lokomotif biasanya ada di depo 2
TM = Traksi Motor
TT - Turntable
T18 = Daftar jadwal (timetable) perjalanan untuk dinasan lokomotif tertentu
= Surat izin yang diberikan kepada seseorang untuk naik di dalam kabin lokomotifT62 = Brevet yang diberikan kepada masinis untuk mengemudikan lokomotif tertentu
T83 = Form LHM (Laporan Harian Masinis)
T100 = Daftar jadwal (timetable) untuk perjalanan suatu rangkaian KA tertentu
T200 = Buku riwayat lokomotif
saya ini masih sangat sedikit,
buat sesepuh Semboyan 35, mohon dibantu ya....?? terutama Oom Hed..

mohon dibantu realisasinya.
buat mas2 admin, kalo sebelumnya sudah ada tread ini, mohon digabung ya?
mohon tanggapan Railfaners semua...
terima kasih
