24-02-2010, 04:36 PM
Setuju om toto sebenarnya kalo pemerintah itu bijaksana seharusnya jalur yg kurang menguntungkan bagi PT KA. Gak perlu di matikan tapi perlu di rawat dan sebulan sekali jalan cuma di buat supaya gak di tumbuhi bangunan liar. Kalo sekarang PT KA giat melakukan wacana thok gak pernah bertindak. Kalo negara mau menghargai hasil karya kolonial yg prestisius mestinya jangan di matikan. Itulah bangsa kita bangsa yg cuma melihat dari sisi materi. Padahal sudah ada pepatah SEPI ING PAMRIH,RAME ING GAWE,maksudnya bekerjalah dengan tanggung jawab dan hargailah pekerjaanmu dengan semangat dan amanah tanpa banyak meminta pamrih. Hehehe malah koyo dalang edan.
