12-03-2010, 02:29 PM
kalo dibaca korannya, masyarakat acehnye sih sangat setuju dan cepat2 dioperasikan(dilanjutkan pembangunan Relnya), yg aneh tuh pejabat sononye seakan2 menghambat, entah dibelakang polemik tsb ada kepentingan lain yg tidak mau lahan bisnisnya (pemilik travel & Organda AKAP) tergerus oleh PT. Kereta Api Indonesia (Persero).
Beginilah kalo Otonomi Daerah ...Pusat pun nggak berkutik
Beginilah kalo Otonomi Daerah ...Pusat pun nggak berkutik
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
