16-03-2010, 04:56 PM
(15-03-2010, 11:22 PM)hedwigus Wrote: Konon ada riset yang menyebutkan bahwa kemacetan lalu lintas yang terjadi di Indonesia menyebabkan terjadi potensi pemborosan sebesar 43 Triliun Rupiah setiap tahunnya.
Untuk kerugian BBM yang terbuang percuma alias cuman jadi asep dowang sekitar 14 Triliun Rupiah. Artinya setara dengan 38 Milliar Rupiah per hari atau setara dengan 1.5 Miliar Rupiah per jam.. (ini baru dari BBM thok).
Kalo dari totat potential lost angkanya akan lebih guedhe lagi.
Sementara itu pembangunan / revitalisasi jalur kereta api baru yang cuman berbiaya 20 Miliar Rupiah per KM dipermasalahkan.... mau dibawa kemana rakyat Indonesia sama pemimpinnya ??
Think again.
Kalau saya sih, sebagai rakyat, setuju saja semua rel mati dihidupkan lagi berapapun biayanya
Jadi kita tak mesti harus beli sepeda motor maupun mobil untuk ke mana-mana. Cukup naik KA atau trem atau barangkali naik AKAL (angkutan kereta api lori) saja
Tapi jika pemimpinnya tidak bisa menikmati KA..... pasti lain cerita

Betul kan Pak?

Salam Spoor,
