ini jadi pelajaran buat ka untuk lebih berbenah lagi. konsep2 ka komuter, ka dalam kota, ka akap, lebih diperbaiki sistemnya. untuk ka komuter dan ka dalam kota misalnya, disini serba rancu dan cenderung campur aduk. mestinya jaringan komuter dan ka dalam kota (disini belum ada sampai mrt jakarta rampung 2016) saling berintregrasi dan terhubung di hub atau stasiun sentral di suatu kota misal jakarta atau surabaya.
sementara ka akap yang menghubungkan hub antar kota (misal jakarta-surabaya) pun kondisinya masih kurang baik. bagaimana mau bersaing dengan jalan tol kalo taspatnya saja dibatasi 80 saja? idealnya sih, ka2 yang menghubungkan hub2 di 2 kota harus ka kecepatan tinggi.
ayo bangkit kereta api.
sementara ka akap yang menghubungkan hub antar kota (misal jakarta-surabaya) pun kondisinya masih kurang baik. bagaimana mau bersaing dengan jalan tol kalo taspatnya saja dibatasi 80 saja? idealnya sih, ka2 yang menghubungkan hub2 di 2 kota harus ka kecepatan tinggi.
ayo bangkit kereta api.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
