03-06-2010, 09:05 PM
Waduh, gw ga isa maen photoshop gan, kaga isa nandain posisi2nya, tapi yg d pic google earth itu ya emank sepanjang itu juga peron sampe k signal yg d bicarakan & uda d check lagi (tanya k mass CN) itu memank signal masuk dari arah barat, bukan signal buat langsir, CN signal langsirnya mah dket2 smua yg k arah baratnya, siganl langsir d CN yg cukup jauh jaraknya itu ada d selatan (biasanya rangkaian KA d CN langsirnya k arah selatan)

kesimpulan laen lagi yg d temukan, memang keadaan begini bisa tidak berujung.
kang asep, ada punya arsip keputusan akhir dari pihak PT KA penyebab PLH ini ga? atau kasus PLH ini berujung dengan hasil yg ga jlas sampe skarang?

(01-06-2010, 08:20 AM)asep_0907 Wrote: stelah gali-gali arsip dapat info Mengenai masalah tabrakan kereta api di Cirebon, wah.. memang dahsyat
sekali, walaupun belum memecahkan rekor Bintaro 87 dalam hal korban
jiwa.
Saya mendengar dari sebuah team penyidik yg ( agak ) bisa dipercaya,
kalau ternyata kecelakaan itu ada indikasi SABOTASE. Tapi ini baru
indikasi, bukan berita benarnya.
Begini, info tersebut menceritakan kalau Masinis Empu jaya tersebut
sudah meninggal dunia TERLEBIH DAHULU sebelum kecelakaan terjadi.
Dilihat dari posisi jenazah tersebut yg menggenggam erat throttle
pada posisi gigi 5 ( kira2 70 - 80 km per jam ), dan deadman paddle
nya terganjal ( atau diganjal ? ) sebuah balok besi. Ditemukan juga
fakta kalau asisten masinisnya mati tidak di tempat duduknya, tapi
mati dibelakang masinis ( kelihatannya sedang berusaha menarik rem ).
Seandainya masinis tersebut sadar, dia harusnya ingat, kalau di sta
Cirebon, dia akan turun untuk ganti shift masinis.
Dan yg aneh juga, tidak adanya penumpang gelap di loko yg menjadi
korban ( saat itu hanya ada korban masinis dan asisten masinis ).
Padahal dari Jakarta, Empu Jaya termasuk yg di favoriti penumpang
gelap yg naik di loko.
kesimpulan laen lagi yg d temukan, memang keadaan begini bisa tidak berujung.

kang asep, ada punya arsip keputusan akhir dari pihak PT KA penyebab PLH ini ga? atau kasus PLH ini berujung dengan hasil yg ga jlas sampe skarang?
