Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
INKA Rangkul Bombardier Kembangkan Lokomotif Diesel
#1
Quote:PT Industri Kereta Api (INKA) dan perusahaan asal Jerman, Bombardier, Selasa (1/6), menandatangani nota kesepahaman untuk kerjasama pengembangan teknologi lokomotif diesel di Indonesia.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan menjelaskan, “Kami meminta Bombardier memberikan workshop mengenai teknologi lokomotif diesel.”

Tundjung menuturkan, lokomotif diesel yang beroperasi di Indonesia sangat terbatas dan umurnya sudah tua, rata-rata di atas 25 tahun.

Teknologi yang ditawarkan Bombardier memiliki keunggulan, antara lain biaya investasi dan operasional relatif rendah. Namun, pengoperasian di setiap negara akan berbeda.

“Faktor manusia sangat berpengaruh,” kata Tundjung. Ia menambahkan, INKA siap menyerap ilmu Bombardier untuk kebutuhan Asia. Lokomotif diesel yang diproduksi akan diprioritaskan untuk jarak menengah dan jauh.

Selain lokomotif diesel, dua dari sepuluh train sheet Kereta Rel Listrik dari Bombardier yang dirakit INKA direncanakan selesai akhir tahun ini. KRL senilai 33,3 juta euro itu akan digunakan untuk trayek Jabodetabek.


Quote:Inka dan Bombardier Diimbau Beraliansi

Kementerian Perhubungan mendorong PT Industri Kereta Api (Inka) agar bekerja sama dengan Bombardier Inc, Jerman, dalam memproduksi lokomotif diesel untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Tundjung Inderawan mengatakan Bombardier merupakan produsen terbesar lokomotif diesel di Eropa, dengan pelanggan operator kereta cepat di AS dan Eropa.

“Kalau Inka dan Bombardier kerja sama, itu bagus. Jadi misalnya Bombardier mengirim ke Indonesia lokomotif yang belum jadi, untuk kemudian dirakit oleh Inka. Peremajaan lokomotif di dalam negeri jadi yang kini banyak berusia 20-25 tahun, bisa lebih murah,” katanya pekan lalu.

Adapun saat ini jumlah lokomotif yang dioperasikan PT Kereta Api di lintas Jawa dan Sumatra sekitar 300 unit. Jumlah tersebut mengalami penurunan sejak 2000, di mana saat itu PT KA masih mengoperasikan sekitar 400 unit lokomotif.

Bombardier sendiri merupakan pemenang tender pengadaan 10 set komponen kereta rel listrik (KRL) senilai 32 juta euro atau sekitar Rp390 miliar, yang didanai oleh KfW Banking Group Germany.

Perusahaan itu akan mengerjakan 40 unit traksi motor dan sistem kontrol untuk 10 set KRL di Swedia, serta mengerjakan komponen elektrifikasi KRL di pabrik di Jerman, dan set roda di pabrik di Italia.

Tundjung mengatakan di tahun ini dua set KRL akan selesai diproduksi dan tiba di Indonesia pada November dan Desember.

Dia mengatakan seluruh set KRL yang dipesan di Bombardier itu akan digunakan di lintas Jabodetabek, terutama di rute-rute padat seperti Bogor dan Serpong.

“Waktu saya berkunjung ke salah satu pabrik untuk melihat sistem propulsi atau penggerak yang mereka miliki, baru saya tahu kalau ternyata Bombardier juga cukup ahli dalam produksi lokomotif diesel. Karena itu saya dorong agar bekerja sama dengan Inka,” katanya.

Namun, dia mengingatkan ada beberapa hal yang perlu penyesuaian supaya lokomotif produksi Bombardier itu benar-benar cocok digunakan di Indonesia.

selain GE ternyata INKA jg bekerja sama dgn bombardier nih...
hebat....
ada tanggapan???
sumber
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply


Messages In This Thread
INKA Rangkul Bombardier Kembangkan Lokomotif Diesel - by enrico - 22-06-2010, 11:57 AM
Lokomotif Bombardier. - by pardjono - 29-10-2011, 10:03 PM
RE: Lokomotif Bombardier. - by tomrys - 29-10-2011, 11:17 PM
RE: Lokomotif Bombardier. - by aatea_goparmania - 29-10-2011, 11:35 PM
RE: Lokomotif Bombardier. - by Eko Budy Santoso - 30-10-2011, 10:43 AM
RE: Lokomotif Bombardier. - by kikansha_otaku - 30-10-2011, 12:57 PM
RE: Lokomotif Bombardier. - by nino - 30-10-2011, 04:26 PM

Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)