14-07-2010, 09:59 AM
Saya juga punya nih pengalaman pahit. Kemarin tanggal 10 Juli saya naik gajayana yang ke jakarta. Bathin saya mengatakan "Wuah, naik gajayana new image pasti bakal enak nih". Ehh, sampai di stasiun Malang ndilalah
keretanya kusam semua!! (gerbong 3 yang saya naiki juga kusam). Akhirnya saya masuk ke dalam gerbong... lalu duduk di kursi. Ehh kok jendelanya udah kusam? tirai penutup jendela juga sudah hilang kaitnya, pemandangannya buram dan ada air menetes dari atas. Apakah keretanya tidak pernah dicuci?
. Akhirnya kereta berangkat jam 16.40 (Jadwalnya 16.30). Sepanjang perjalanan hanya pemandangan buram saja yang saya dapatkan. Papan "Manager On Duty" yang dijanjikan PT. KA sebagai perbaikan pelayanan kosong. Papan running text yang menunjukkan waktu, tanggal, dan stasiun pemberhentian tulisannya kacau semua!! seperti: 1<-7-201> , anda eenuju stasiun parab , g^jayan^ dsb. Akhirnya saya memilih untuk menonton tv saja. Ndilalah dimana ya suaranya
suaranya kok tidak kedengaran sama sekali? semua penumpang seperti menonton film bisu. Perjalanan ka terasa cepat ketika melewati lokasi kecelakaan ka logawa, mungkin sudah diperbaiki ya?. Dalam perjalanan yang cepat itu goncangan gerbong terasa kencang, goncangannya vertikal dan horizontal. Membuat teh manis saya tumpah tapi segera dibersihkan OTC. Tapi ketidaknyamanan itu hilang ketika awak kereta memberi pelayanan, sangat ramah melayani penumpang. Kepada salah satu prama saya memesan nasi goreng yang merupakan makanan khas dari kereta api. Rasanya pun enak, bumbunya terasa, tidak hambar dan porsinya sedikit lebih banyak. Ketika saya mau tidur kok sandarannya nggak bisa digerakkan? kursinya juga goyang kiri kanan di setiap rel yang kasar. Kejadian itu berlangsung sampai pagi harinya ketika kereta sampai di stasiun gambir. Setelah itu saya segera dijemput keponakan.
Gerbong gajayana "new image" belum lama ini diluncurkan, tapi kondisinya mengenaskan seperti itu. PT. KA yang sudah keluar uang banyak akhirnya sia-sia karena perawatan tidak memadai. Hal itu saya temukan ketika saya main di stasiun malang. Iseng saya ke dipo kereta lalu potrek2. Disitu petugas hanya asal semprot kereta dan lap saja. pantas jika keretanya kusam. saya cuma
dan
. Saya hanya mengharapkan perbaikan oleh PT. KA. Apalagi jika tol trans jawa sudah rampung, jika kondisi tetap seperti itu mungkin saja KA ditinggalkan penumpang seperti ka argo gede.
railfans sekalian mohon maaf
jika ada kata yang salah maupun terlalu tajam kritikannya
Jayalah Kereta Apiku
keretanya kusam semua!! (gerbong 3 yang saya naiki juga kusam). Akhirnya saya masuk ke dalam gerbong... lalu duduk di kursi. Ehh kok jendelanya udah kusam? tirai penutup jendela juga sudah hilang kaitnya, pemandangannya buram dan ada air menetes dari atas. Apakah keretanya tidak pernah dicuci?
. Akhirnya kereta berangkat jam 16.40 (Jadwalnya 16.30). Sepanjang perjalanan hanya pemandangan buram saja yang saya dapatkan. Papan "Manager On Duty" yang dijanjikan PT. KA sebagai perbaikan pelayanan kosong. Papan running text yang menunjukkan waktu, tanggal, dan stasiun pemberhentian tulisannya kacau semua!! seperti: 1<-7-201> , anda eenuju stasiun parab , g^jayan^ dsb. Akhirnya saya memilih untuk menonton tv saja. Ndilalah dimana ya suaranya
suaranya kok tidak kedengaran sama sekali? semua penumpang seperti menonton film bisu. Perjalanan ka terasa cepat ketika melewati lokasi kecelakaan ka logawa, mungkin sudah diperbaiki ya?. Dalam perjalanan yang cepat itu goncangan gerbong terasa kencang, goncangannya vertikal dan horizontal. Membuat teh manis saya tumpah tapi segera dibersihkan OTC. Tapi ketidaknyamanan itu hilang ketika awak kereta memberi pelayanan, sangat ramah melayani penumpang. Kepada salah satu prama saya memesan nasi goreng yang merupakan makanan khas dari kereta api. Rasanya pun enak, bumbunya terasa, tidak hambar dan porsinya sedikit lebih banyak. Ketika saya mau tidur kok sandarannya nggak bisa digerakkan? kursinya juga goyang kiri kanan di setiap rel yang kasar. Kejadian itu berlangsung sampai pagi harinya ketika kereta sampai di stasiun gambir. Setelah itu saya segera dijemput keponakan. Gerbong gajayana "new image" belum lama ini diluncurkan, tapi kondisinya mengenaskan seperti itu. PT. KA yang sudah keluar uang banyak akhirnya sia-sia karena perawatan tidak memadai. Hal itu saya temukan ketika saya main di stasiun malang. Iseng saya ke dipo kereta lalu potrek2. Disitu petugas hanya asal semprot kereta dan lap saja. pantas jika keretanya kusam. saya cuma
dan
. Saya hanya mengharapkan perbaikan oleh PT. KA. Apalagi jika tol trans jawa sudah rampung, jika kondisi tetap seperti itu mungkin saja KA ditinggalkan penumpang seperti ka argo gede. railfans sekalian mohon maaf
jika ada kata yang salah maupun terlalu tajam kritikannyaJayalah Kereta Apiku
YAHOO!
m.rafifarianto
