13-08-2010, 11:28 PM
(13-08-2010, 09:19 PM)eko winarno Wrote:(13-08-2010, 06:42 PM)sepur_lori Wrote:(13-08-2010, 06:29 PM)eko winarno Wrote:(09-08-2010, 09:40 PM)tegarz Wrote: di atas, yang nanya "relnya dari mana" siapa ya?
kalau relnya nggak tahu saya asalnya dari mana, tapi kalau bantalannya saya malah tahu.
bantalan besi semua dikirim dari Lahat, di Divre III Sumsel.
Kalau cadangan atau bantalan besi bekas agak susah memang ...tapi kalau rel R.25 dan R.33 Perumka masih banyak cadangan bekas di P.jawa.
Bagusnya kalau pake bantalan jati yg masih baru itu ditambah R42 jadi penumpang bsa agak nyaman. Ditunggu saja kelanjutan-nya soalnya momen B 5112 lwt pinggir Rawa Pening ini sdh ditunggu kemunculan-nya dlm agenda tur thn 2012 oleh rombongan pakdhe Rob Dickinson dkk...
Untuk jalur ini kalau memakai R.25/33 sudah tidak zamannya lagi karena sudah afkir dan tidak layak bisa membahayakan perjalanan...kalau kayu jati susah mending memakai bantalan beton dan R.42.
yg tanya relnya dari mana itu saya

lha trus, rel yg bekas tuntang kearah beringin kemana??
apa emang dah di cabutin??
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri


