02-09-2010, 02:16 PM
(02-09-2010, 02:05 PM)bagus70 Wrote: ooo...debunya suka beterbangan gitu? Baru tahu saya.
Kalau rambu, keefektivannya meragukan. Boro-boro di Slamet Riyadi. Di perlintasan jalur utama saja rambu sering dilanggar kok. Dan pengemudi dari daerah tertentu di Indonesia terkenal suka mengabaikan rambu.
Kecelakaan ini adalah bukti daeri ketidak efektifan rambu itu. Karena saya sering melihat masih banyak rambu yang menunjukkan kalau jalur itu masih aktif.
yup, kadang dulu saja saat belum diaspal saja masih nekat pada parkir direl, padahal jelas2 masih dipakai.

mungkin tiap perlintasan diberi sirine plus rambu lalulintas yg jelas saja soalnya rambu yg sekarang cuma rambu perlintasan biasa (rambu yg bentuknya seperti ketupat lalu tulisan dibawahnya "perlintasan kereta api, satu spoor") harusnya rambunya lebih jelas, double atas samping (seperti rambu lainya...

soal kepatuhan itu urusan masing2 yg penting dinas terkait sudah memberikan penjelasan sejelas-jelasnya kepada pengendara yg lewat jalan tersebut...
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri

