14-12-2008, 11:43 PM
cc201_106 Wrote:eling Wrote:cc201_106 Wrote:Tasiyun Cipendeuy termasuk tasiyun sakti, tp kesaktian yang ini resmi. sejak terjadi PLH Cirahayu, Semua Kereta apapun kastanya WAJIB brenti di tasiyun Cipendeuy untuk pemeriksaan rem.
PLH & thn berapa kejadiannya om ?
taun 95an klo ngga salah, dekade 90 awal..
awalnya KA Galuh mengalami keterlambatan akibat gangguan REM, terus untuk mengurangi keterlambatan tersebut KA Galuk akhirnya digandeng ke KA Kahuripan di tasiyun Cibatu (KA Kahuripan dan KA Galuh rangkai jadi satu), dan kebijakan (klo ngga salah) Dirut sepur waktu itu SES (pernah juga jadi Dirjen KA) untuk mengurangi keterlambatan maka diminimalisir berhenti di tasiyun, dan di Cipeundeuy yang sejak jaman belanda semua kreta wajib brenti untuk pemeriksaan rem akhirnya di bablasin ajah tanpa pemeriksaan rem, dan akhirnya saat petak Cipeundeuy-Cirahayu yang memiliki kemiringan nomer dua tercuram se jawa yang tanpa gigi kereta tersebut mengalami kegagalan pengereman (KA Galuh emang dari awal mengalami gangguan pengereman) dan akhirnya nabrak tebing dan terjadi kecelakaan yang mengerikan...
CMIIW
akibat menyepelekan,sering begini neh di indonesia, tapi alhamdulliah sekarang sudah kembali dilakukan pengecekan rem, btw ada yg punya foto2 PLH cipendeuy ?


