02-10-2010, 06:35 PM
(02-10-2010, 09:02 AM)raditiya Wrote: Kenapa KA yang harus mengalah?
bukankah kemacetan disana terjadi karena jumlah yang sudah terlampau banyak.
Kalau memindahkan stasiun berarti juga menambah biaya untuk membangun sarana dan prasarana, serta menambah biaya hidup warga bogor dan sekitarnya yang menggantungkan hidup dengan jasa KA.
Kata teman2 saya yang kuliah di Bogor sampai menjuluki Bogor sebagai surganya angkot :p
Kalo soal kenapa KA yg harus ngalah; permasalahan utamanya adalah ANGKOT. coba aja ente maen ke Sta. BOO pas jam sibuk trus liat di luar pekarangan Sta. BOO pasti ngerti kenapa ...........
soalan sarana prasarana; tanah buat bikin Sta. & fasilitas pendukung udah siap tinggal dibikin aja (kata orang pemkab Bogor)
tinggal nanti masalah yg timbul adalah Banyak ANGKOT yg ngetem disekitaran Sta. Cilebut belon ditambah ojek. ya.... jadinya macet lagi deh.....
, ga percaya maen aja ke sta Cilebut trus liat deh di luarnya.....Selain dijuluki kota hujan, Bogor juga dijuluki kota angkot
kita ambil contoh trayek 03 Baranangsiang - Bubulak, tahun 2004 data jumlah angkutan resmi yg melayani trayek ini sebanyak 1000 armada belon yg ga resmi alias armada ga terdaftar
kita ambil contoh trayek 03 Baranangsiang - Bubulak, tahun 2004 data jumlah angkutan resmi yg melayani trayek ini sebanyak 1000 armada belon yg ga resmi alias armada ga terdaftar
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA
walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya



