02-10-2010, 08:41 PM
mudah-mudahan tidak terjadi..terutama pada KRL dengan penumpang padat, dan petak sinyal yang rapat-rapat.
heran juga, masinis dan asisten berdua bisa salah baca sinyal.
dan heran juga, kereta mau disalip, sekian lama wesel masih terpasang ke jalurnya Senja Utama. Seharusnya cukup banyak waktu yg dibutuhkan Argo anggrek untuk menyalip, sehingga cukup banyak waktu untuk mengeset wesel ke jalur yang benar.
terakhir... Mengapa tidak ada mekanisme mencegah masinis/PPKA yang melakukan kesalahan, tidak ada peringatan kedua. Andai masinis melanggar sinyal, tidak ada sinyal yang kedua. Andaikata wesel salah setting, tidak ada yang memperingati PPKA.
heran juga, masinis dan asisten berdua bisa salah baca sinyal.
dan heran juga, kereta mau disalip, sekian lama wesel masih terpasang ke jalurnya Senja Utama. Seharusnya cukup banyak waktu yg dibutuhkan Argo anggrek untuk menyalip, sehingga cukup banyak waktu untuk mengeset wesel ke jalur yang benar.
terakhir... Mengapa tidak ada mekanisme mencegah masinis/PPKA yang melakukan kesalahan, tidak ada peringatan kedua. Andai masinis melanggar sinyal, tidak ada sinyal yang kedua. Andaikata wesel salah setting, tidak ada yang memperingati PPKA.
