08-11-2010, 08:50 PM
(08-11-2010, 06:23 PM)bagus70 Wrote:(08-11-2010, 11:48 AM)B 30 S Wrote: Coba teman teman perhatikan odong2 rangkas/merak.
Padahal okupansi mbludak apalagi primetime, input besar dari Babarandek. Jalur gemuk buat petugas nakal. tapi sampai saat ini tetep jadi anak tiri.
gerbong sudah "dibakar", tapi masih juga kayak gitu lagi.
ditambah lagi lokpen BB yang udah uzur.
Dimana perhatiannya PT.KA terhadap jalur ini ???
Jalur ke daerah Banten itu bagaikan simalakama. Ditutup, nantinya diprotesi, dipertahankan takutnya malah menyuburkan praktek negatif seputar KA (bayar diatas, pendekar nggak mau bayar, kondektur lebih senang terima aritan daripada karcis, dsb).
Mungkin jalan tengahnya adalah jalur KA ini lebih diprioritaskan untuk KA barang seperti halnya Divre III.
betul,
kalau okupansi semata-mata dilihat hanya dari JUMLAH PENUMPANG,memang tinggi.
Tapi harus dibandingkan kembali antara JUMLAH PENUMPANG dengan JUMLAH PENDAPATAN KARCIS yang masuk
nah jalur Merak belum masuk ke kriteria itu,
apalagi,
maaf sebelumnya,
jalur ini adalah jalur yang sangat 'susah diatur'
(ingat Tragedi Bintaro dan perilaku penumpangnya)
693-5073-893-673
