24-11-2010, 05:24 PM
(24-11-2010, 05:07 PM)Kalih Nanda Wrote:(24-11-2010, 10:50 AM)Ryzky_Widi Wrote: Melihat jalur KA di JL. Slamet Riyadi, saya jadi inget jalur Trem yang pernah ada di Indonesia dulu. Dimana masih ada sikap toleransi antar pengguna kendaraan. Seperti foto dalam thread ini, untung masinisnya masih punya toleransi, KA-nya dihentikan, kalau ndak, bisa hancur tuh mobil.
Sebaiknya ditulis plang larangan 'Dilarang berhenti atau parkir kendaraan di sepanjang ReL, kalau tidak silahkan ambil kendaraan anda di bengkel terdekat' :hahaha: Atau denda sesuai UU perkeretaapian tentang siapapun yang menghalangi perjalanan KA.
dijalan Slamet Riyadi kan udh ada banyak tanda Dilarang Parkir Di Sepanjang Rel
Tetapi faktanya sampai sekarang masih banyak pengemudi yang nekad memarkir mobilnya di sepanjang jalur rel itu (sepertinya perlu ada penertiban).
Parahnya lagi, sebagian besar dari orang yang berada di sekitar jalan itu justru mendiamkan saja meskipun mereka tahu jalur itu dipakai untuk KA feeder WNG-PWS dan KA wisata Jaladara, dan banyak juga pengemudi luar kota Solo yang menganggap jalur itu adalah jalur mati (kalau dilihat sekilas fotonya sepertinya mobil yang parkir itu bukan berasal dari dalam kota SLO).
CMIIW.


![[Image: 2r56iya.jpg]](http://i56.tinypic.com/2r56iya.jpg)