01-12-2010, 07:52 AM
(01-12-2010, 07:25 AM)stasiunkastephanie Wrote: Sebenarnya yg membuat beberapa titik diturinkan taspatnya kan ndak lain & ndak bukan karena di titik itu banyak sekali perlintasan sebidang tanpa palang pintu, sehingga jalur tsb. sangat berpotensi rawan kecelakaan antara kendaraan darat dg KA. Contohnya:
- Lintas SBI-SMT.
- Lintas SGU-KTS.
- Lintas SLO-YK-KTA.
- Lintas CN-BKS.
dsb. (dan sangat buuaaannnnyyyaaakkkkk)
Oleh karena itu, supaya taspat kereta ditingkatkan lagi, solusinya adalah:
- Memasang palang pintu di semua perlintasan sebidang (baik jalan kecil/jalan besar).
- Membangun overpass & underpass.
dsb. (dan sangat buuaaannnnyyyaaakkkkk)
Kalo itu semua dilaksanakan, insya Allah, kecelakaan akan berkurang, & taspat akan meningkat, amin.
Bukannya kebijakan penurunan taspat muncul setelah PLH Cireks di Telagasari ya?jadi bukan karena banyaknya perlintasan sebidang.


