03-12-2010, 11:48 PM
DITJEN PERKERETAAPIAN BOROS
12 Maret 2010, Pos Kota
sumber:
http://bataviase.co.id/node/128913
GAMBIR (Pos Kota) - Serikal Pekerja PT Kereta Api (SPKA) menuding Direktorat Perkeretaapian Kementerian Perhubungan hobi menghamburkan uang untuk membeli barang bermutu rendah.
"Ditjen Perkeretaapian selalu beli barang bermutu rendah sehingga membebani PT KA dalam perawatannya," kata Ketua Umum SPKA, Sri Nugroho, kepada wartawan, kemarin.
Nugroho mencontohkan rendahnya barang PT. Kereta Api Indonesia (Persero) seperti pembangunan rel kereta di Sumatra Selatan. Kondisinya banyak yang bengkok dan hancur, bahkan beberapa rel amblas, sebab waktu pembangunannya tanahnya tidak dikeraskan.
"Anehnya, proyek KA di Sumsel itu akan dipaksakan diserahkan Kementerian Perhubungan ke PT Kereta Api untuk dioperasikan, kami akan tolak," papar Nugroho.
Demikian juga proyek pintu lintasan KA otomatis di Klaten Jateng. Tapi sekarang tidak berfungsi sama sekali hingga terjadi kecelakaan dan menewaskan 14 orang.
Selain itu juga tiket otomatis KA di Jabotabek yang diresmikan Presiden SBY, ternyata sekarang juga mangkrak tak digunakan. "Masih banyak yang lain seperti pembelian rel, Holec bekas dan lain-lain," katanya, (dwi/us/o)
12 Maret 2010, Pos Kota
sumber:
http://bataviase.co.id/node/128913
GAMBIR (Pos Kota) - Serikal Pekerja PT Kereta Api (SPKA) menuding Direktorat Perkeretaapian Kementerian Perhubungan hobi menghamburkan uang untuk membeli barang bermutu rendah.
"Ditjen Perkeretaapian selalu beli barang bermutu rendah sehingga membebani PT KA dalam perawatannya," kata Ketua Umum SPKA, Sri Nugroho, kepada wartawan, kemarin.
Nugroho mencontohkan rendahnya barang PT. Kereta Api Indonesia (Persero) seperti pembangunan rel kereta di Sumatra Selatan. Kondisinya banyak yang bengkok dan hancur, bahkan beberapa rel amblas, sebab waktu pembangunannya tanahnya tidak dikeraskan.
"Anehnya, proyek KA di Sumsel itu akan dipaksakan diserahkan Kementerian Perhubungan ke PT Kereta Api untuk dioperasikan, kami akan tolak," papar Nugroho.
Demikian juga proyek pintu lintasan KA otomatis di Klaten Jateng. Tapi sekarang tidak berfungsi sama sekali hingga terjadi kecelakaan dan menewaskan 14 orang.
Selain itu juga tiket otomatis KA di Jabotabek yang diresmikan Presiden SBY, ternyata sekarang juga mangkrak tak digunakan. "Masih banyak yang lain seperti pembelian rel, Holec bekas dan lain-lain," katanya, (dwi/us/o)
RF spoor_jadul, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.

