14-12-2010, 02:43 PM
(12-12-2010, 10:47 PM)pandoE_29 Wrote:(24-08-2010, 08:12 AM)asep_0907 Wrote:(22-08-2010, 04:17 PM)sepur_lori Wrote:(22-08-2010, 04:09 PM)Penjelajah Wrote:(22-08-2010, 03:44 PM)bagus70 Wrote: Oya, saya jadi ingat. Inilah yang menyebabkan jalur Kedungjati-Ambarawa ditutup. Kalau nggak salah lokasi jembatan ini dekat eks stasiun Beringin.
Padahal beberapa tahun sebelum roboh, jalur ini sempat dilewati loko CC200 dan D301.
Berarti jalur Yogya-Semarang itu ditutupnya karena jembatan roboh ya?
Yup.. Jembatan yang rusak (retak) karena lahar dingin Gunung Merapi. (Salah satu) penyebab yang sama memang, gara² jembatan rusak.
Masa lahar dingin Merapi bisa sampai ke daerah Ambarawa-Bringin? Kan tdk ada sungai dari Merapi yg alirannya ke utara (setau saya lho)
Diawal pembangunannya, jalur Kedungjati-Ambarawa yang diresmikan tahun 1873 untuk keperluan militer bukan untuk penumpang atau angkutan hasil bumi. Pemerintah Belanda meminta kepada NIS untuk membangunnya karena pada waktu itu ABR adalah pusat militer Belanda. Tetapi karena banyaknya pemberontakan didaerah-daerah, maka Pemerintah Belanda meminta lagi NIS untuk meneruskan pembangunan hingga Secang-Magelang-Yogyakarta serta Secang-Parakan. Tujuan waktu itu supaya pusat militer di Purworejo dan Magelang bisa conect dengan pusat militer ABR. Nah sebab dibuatnya jalur bergerigi karena pada waktu itu NIS lagi kesulitan finansial sehingga untuk membuat terowongan tidak ada biaya.
tetapi sebenernya Belanda juga mengoperasikan angkutan penumpang dan pertanian hanya rutenya cuma ABR-KDJ Pp. Jadi angkutan tersebut di nomor kesekiankan. Pada tahun 1967 jalur Magelang-ABR ditutup menyusul ABR-KDJ alasan selain karena kejadian alam (jalur ABR-KDJ karena jembatan tempuran kena banjir bandang sedangkan ABR-MGL-YK karena jembatan kali krasak kena banjir lahar dingin), sebab lainnya ialah karena waktu itu inpeksi 5 PNKA Semarang sedang mengalami krisis pengadaan sukucadang buat armada-armadanya.
wassalam
asep
namanya kalo g salah jembatan tempuran..
skedar info gambar aja dari "langit"
sbnere thu delta kali tuntang ma g tau yang satune,
mnurutku g ad hubungane ma merapi
Maaf, salah ingat. Kang Asep benar. Yang harusnya tak maksud banjir lahar dingin itu Kali Krasak, bukan Jembatan Tempuran.
![[Image: 4860986383_7d35fd903e_b.jpg]](http://farm5.static.flickr.com/4100/4860986383_7d35fd903e_b.jpg)


)

