26-12-2010, 03:43 PM
Stasiun favorit saya berdasarkan kenangan:
1. GAMBIR tapi yg tempo dulu sebelum dirombak total. Suka karena desainnya klasik, sepurnya banyak, kalo mau berangkat ato masuk bisa liat view bagus. PJL nya juga banyak, pokoknya seru dulu naik dari Gambir. Kalo sekarang mah Gambir gak ada bagus2nya. Sebel liat Gambir sesudah dirombak. Kenangannya, gambir stasiun pertama saya naik kereta pertama kali. Masih inget kalo mau naik kereta pagi ke Purwokerto musti dateng jam 2 ato 3 pagi buat antri karcis. Naik kereta malem juga sama aja, antri juga berjam2. Kereta pertama saya dari Gambir adalah kereta kelas ekomoni tapi lupa namanya.
2. PURWOKERTO dulu dan sekarang. Tiap pulang ada yang berubah. Stasiun ke 2 yang saya datangi saat pulang ato mudik lebaran. Kalo gak salah pertama kali saya datang di Stasiun Purwokerto, desainnya masih sama kayak di film kereta api terakhir. Dulu di sepur deket dipo banyak di parkir loko uap dan gerbong jadul, sinyal juga masih mekanik. Sekitar tahun 90an tuh loko2 uap yang biasa mangkal di deket dipo udh pada lenyap. GMR-PWT tahun 80an-90an terutama sebelum jalur ganda CKP-CN naik ekonomi bisa semalaman coz tiap stasiun pasti brenti. Kalo bisnis Fajar Utama YK biasa smp PWT jam 3an sore. Purwojaya jam 2an sore.
3. KROYA. Stasiun ke 3 yang saya datangi tahun 80an waktu mau nengok almarhum kakek di Cilacap. Naik ekonomi jam 12 siang sampe Kroya besok paginya.
4. CILACAP. Stasiun wajib kunjung tiap ke rumah pak de. Deket sama rumah pak de di jalan pisang, jalan kaki sampe. Stasiun kecil nan sepi.
5. PASARSENEN. Pertama kalinya berangkat dan turun kereta di PSE karena gak dapet kereta yg berangkat dan turun di Gambir. Suka karena PSE ramai dan relnya banyak juga ada pasar deket rel.
6. JAKARTAKOTA. Pertama kalinya naik KRD ke Tambun untuk nengok mantan pacar. Pulang dari Tambun naik KRD turun JAKARTAKOTA nyambung KRL turun di Sawahbesar. Sepurnya banyak dan rame.
7. BEKASI. Naik KRL pertama kali dari Bekasi-Jakartakota karena ketinggalan KRD terakhir dari Tambun ke Jakartakota.
8. MANGGARAI. Dari kecil udh suka tiap kali lwt MRI. Sepurnya banyak, weselnya banyak, keretanya banyak. Pertama kali ke MRI waktu anter mantan pacar pulang ke Bekasi naik KRL.
9. SURABAYA PASARTURI. Pertama kalinya naik Anggrek malam dan turun di SBI. Perjalanan pertamaku sendirian tahun 2004 ke Surabaya buat nengok pacar yg lagi sakit. Suka SBI karena ini Stasiun kecil tapi juga salah satu stasiun utama. Juga karena di SBI lah pertama kalinya aku menginjakan kaki di Kota Pahlawan. Tempat pertama juga naik Gumarang dan Sembrani.
10. SURABAYA GUBENG. Pertama kalinya naik Bima dan turun di SGU. Waktu itu aku pulang sendirian, sedih ninggalin pacar coz aku harus pulang ke Jkt. Di kereta ngelamun terus mengingat semua kenangan dan menantikan aku kembali kembali lagi.
1. GAMBIR tapi yg tempo dulu sebelum dirombak total. Suka karena desainnya klasik, sepurnya banyak, kalo mau berangkat ato masuk bisa liat view bagus. PJL nya juga banyak, pokoknya seru dulu naik dari Gambir. Kalo sekarang mah Gambir gak ada bagus2nya. Sebel liat Gambir sesudah dirombak. Kenangannya, gambir stasiun pertama saya naik kereta pertama kali. Masih inget kalo mau naik kereta pagi ke Purwokerto musti dateng jam 2 ato 3 pagi buat antri karcis. Naik kereta malem juga sama aja, antri juga berjam2. Kereta pertama saya dari Gambir adalah kereta kelas ekomoni tapi lupa namanya.
2. PURWOKERTO dulu dan sekarang. Tiap pulang ada yang berubah. Stasiun ke 2 yang saya datangi saat pulang ato mudik lebaran. Kalo gak salah pertama kali saya datang di Stasiun Purwokerto, desainnya masih sama kayak di film kereta api terakhir. Dulu di sepur deket dipo banyak di parkir loko uap dan gerbong jadul, sinyal juga masih mekanik. Sekitar tahun 90an tuh loko2 uap yang biasa mangkal di deket dipo udh pada lenyap. GMR-PWT tahun 80an-90an terutama sebelum jalur ganda CKP-CN naik ekonomi bisa semalaman coz tiap stasiun pasti brenti. Kalo bisnis Fajar Utama YK biasa smp PWT jam 3an sore. Purwojaya jam 2an sore.
3. KROYA. Stasiun ke 3 yang saya datangi tahun 80an waktu mau nengok almarhum kakek di Cilacap. Naik ekonomi jam 12 siang sampe Kroya besok paginya.
4. CILACAP. Stasiun wajib kunjung tiap ke rumah pak de. Deket sama rumah pak de di jalan pisang, jalan kaki sampe. Stasiun kecil nan sepi.
5. PASARSENEN. Pertama kalinya berangkat dan turun kereta di PSE karena gak dapet kereta yg berangkat dan turun di Gambir. Suka karena PSE ramai dan relnya banyak juga ada pasar deket rel.
6. JAKARTAKOTA. Pertama kalinya naik KRD ke Tambun untuk nengok mantan pacar. Pulang dari Tambun naik KRD turun JAKARTAKOTA nyambung KRL turun di Sawahbesar. Sepurnya banyak dan rame.
7. BEKASI. Naik KRL pertama kali dari Bekasi-Jakartakota karena ketinggalan KRD terakhir dari Tambun ke Jakartakota.
8. MANGGARAI. Dari kecil udh suka tiap kali lwt MRI. Sepurnya banyak, weselnya banyak, keretanya banyak. Pertama kali ke MRI waktu anter mantan pacar pulang ke Bekasi naik KRL.
9. SURABAYA PASARTURI. Pertama kalinya naik Anggrek malam dan turun di SBI. Perjalanan pertamaku sendirian tahun 2004 ke Surabaya buat nengok pacar yg lagi sakit. Suka SBI karena ini Stasiun kecil tapi juga salah satu stasiun utama. Juga karena di SBI lah pertama kalinya aku menginjakan kaki di Kota Pahlawan. Tempat pertama juga naik Gumarang dan Sembrani.
10. SURABAYA GUBENG. Pertama kalinya naik Bima dan turun di SGU. Waktu itu aku pulang sendirian, sedih ninggalin pacar coz aku harus pulang ke Jkt. Di kereta ngelamun terus mengingat semua kenangan dan menantikan aku kembali kembali lagi.
![[Image: 00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg]](http://i1118.photobucket.com/albums/k620/nearistudiosoerabaia/00031_Iansbiggrandma_1Oktober2008_NEW320x240.jpg)
Murtini
Lahir: Purwokerto, 12 Desember 1950
Wafat: Jakarta, 17 Juli 2012
Selamat jalan mama. Kelak kita akan bertemu kembali.
Semboyan 40, 41, mama aman berangkat.
