27-12-2010, 07:55 AM
(25-12-2010, 09:22 AM)ahmadi Wrote:Menurut saya kalau mau lewat selatan, rasanya berat. Pertama JKT-BOO, padat sama KRL. Apa KCJ mengijinkan?Jalur gemuknya dilewati KA lain. Kedua BOO-SI-CJ-PDL seperti yang kita ketahui sarana rel dan jembatannya masih terbatas pada lok BB/KRD.Ditambah tanjakannya sekitar 30-35% permil dan radius tikungannya yang tajam. Dulu Belanda bangun BD-JKT via CKP tujuannya potong jalan. Lewat selatan dianggap terlalu memutar, lebih lama. Tapi kalau soal okupansi jangan diragukan.
Apa tidak sebaiknya mengoptimalkan yang sudah ada. Seperti Patas Purwakarta, diperpanjang sampai BD. Tinggal menyesuaikan jadwal.
yang dibold ini sepertinya udah terealisasi..
jam setengah 9 odong2 purwakarta berangkat PSE, nyampe PWK jam setengah 1..
sekitar jam 1an argo mandra berangkat PWK ke CBT..
CMIIW

![[Image: 9544964954_75d165f289_z.jpg]](http://farm4.staticflickr.com/3700/9544964954_75d165f289_z.jpg)